Pernahkah Anda membayangkan sebuah ponsel gaming yang tidak terasa seperti batu bata di saku celana Anda? Selama ini, stigma ponsel khusus gaming selalu identik dengan desain bongsor, bobot berat, dan estetika yang terlalu agresif. Namun, tampaknya angin segar perubahan sedang berhembus dari arah pabrikan yang justru dikenal paling “brutal” dalam urusan spesifikasi.
Red Magic, sub-brand dari Nubia yang selama ini konsisten menghadirkan ponsel dengan spesifikasi ekstrem tanpa kompromi, kini mulai melirik segmen pasar yang berbeda. Perusahaan tersebut secara resmi telah membagikan teaser perdana yang mengonfirmasi kehadiran perangkat baru bernama Red Magic 11 Air. Langkah ini tentu mengejutkan, mengingat DNA mereka adalah performa maksimal yang biasanya mengorbankan ketipisan bodi.
Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh sebuah ponsel “Air” dari merek yang terbiasa membuat “tank” di dunia smartphone? Berkat informasi dari pembocor ulung Smart Pikachu di media sosial Weibo, kita mendapatkan gambaran yang hampir utuh mengenai jeroan perangkat ini. Bocoran tersebut mengindikasikan bahwa Red Magic tidak sekadar memangkas ketebalan, tetapi tetap mempertahankan performa buas yang menjadi ciri khasnya.
Definisi “Tipis” Versi Red Magic
Penggunaan nama “Air” seringkali diasosiasikan dengan perangkat yang sangat tipis dan ringan, seperti yang pernah dipopulerkan oleh Apple. Namun, definisi tipis menurut standar Red Magic tampaknya sedikit berbeda. Berdasarkan bocoran, Red Magic 11 Air diprediksi memiliki ketebalan 7,85mm dengan bobot sekitar 207 gram. Angka ini mungkin terdengar biasa saja jika dibandingkan dengan rumor iPhone Air yang konon hanya setebal 5,6mm dengan berat 165 gram.
Meski demikian, jika Anda membandingkannya dengan lini Ranking AnTuTu ponsel gaming pada umumnya yang tebal dan berat, dimensi Red Magic 11 Air ini tergolong revolusioner bagi perusahaan tersebut. Ini adalah strategi cerdas untuk menghadirkan ponsel berspesifikasi tinggi yang masih nyaman digunakan sebagai daily driver, bukan hanya sekadar konsol game saku. Bisa dibilang, ini adalah ponsel reguler yang “menyamar” dengan julukan Air karena standar perusahaan yang biasanya merilis ponsel jauh lebih berat.

Performa Buas Snapdragon 8 Elite
Jangan biarkan label “Air” menipu Anda untuk berpikir bahwa performanya dipangkas. Red Magic 11 Air dikabarkan tetap setia pada performa kelas atas dengan membenamkan Chipset Snapdragon 8 Elite. Keberadaan chipset ini bahkan telah terkonfirmasi melalui kemunculannya di platform benchmark Geekbench.
Dalam pengujian tersebut, perangkat ini mencatatkan skor yang impresif: 3.075 poin untuk pengujian single-core dan 9.934 poin untuk multi-core. Angka ini menegaskan bahwa Red Magic 11 Air siap melahap game berat apapun tanpa ampun. Selain itu, bocoran juga menyebutkan bahwa ponsel ini bisa hadir dengan varian RAM hingga 24GB. Kapasitas memori sebesar itu jelas lebih dari cukup untuk multitasking ekstrem maupun menjalankan emulator game yang berat.
Baca Juga:
Layar Luas dan Baterai Raksasa
Sektor visual dan daya tahan baterai juga tidak luput dari perhatian. Perangkat ini dibangun dengan layar OLED seluas 6,85 inci, ukuran yang sangat lega untuk menikmati konten multimedia maupun bermain game kompetitif. Layar besar ini tentu membutuhkan sumber daya yang masif, dan Red Magic menjawabnya dengan spesifikasi baterai yang mencengangkan.
Di balik bodinya yang 7,85mm, tersimpan baterai berkapasitas 7.000mAh. Ini adalah sebuah pencapaian teknik yang luar biasa, mengingat biasanya baterai sebesar itu membutuhkan ruang fisik yang tebal. Tak hanya kapasitas besar, ponsel ini juga didukung pengisian cepat 120W, memastikan Anda tidak perlu menunggu lama saat mengisi daya. Kapasitas ini bahkan mendekati rumor Baterai 8.000mAh yang ada pada seri Pro mereka.
Sistem Pendingin Tetap Prioritas
Salah satu kekhawatiran utama pada ponsel tipis dengan performa tinggi adalah manajemen panas atau termal. Namun, Red Magic tampaknya tidak melupakan akarnya. Laporan menyebutkan bahwa Red Magic 11 Air akan tetap menyertakan sistem pendingin aktif (active cooling system) bawaan untuk menjaga suhu tetap terkendali.
Fitur ini sangat krusial, terutama saat perangkat dipacu menggunakan Snapdragon 8 Elite dalam waktu lama. Kehadiran kipas pendingin internal dalam bodi setipis 7,85mm tentu menjadi nilai jual unik yang membedakannya dari ponsel flagship biasa. Ini menjadikan Red Magic 11 Air sebagai hibrida sempurna antara Smartphone Gaming sejati dan ponsel harian yang elegan.
Dengan kombinasi spesifikasi layar besar, chipset top-tier, baterai monster, dan desain yang lebih manusiawi, Red Magic 11 Air tampaknya siap menjadi penantang serius di pasar smartphone tahun ini. Kita tinggal menunggu peluncuran resminya untuk melihat apakah pengalaman penggunaannya seindah spesifikasi di atas kertas.

