Telset.id ā Hisense kembali menghadirkan inovasi di pasar smartphone dengan memperkenalkan Hisense A10, sebuah perangkat Android yang mengusung layar E Ink sebagai layar utama dan dilengkapi layar LCD warna yang dapat dilepas. Konsep dual-screen ini menawarkan fleksibilitas baru bagi pengguna yang menginginkan perangkat untuk membaca dan produktivitas.
Berdasarkan laporan dari X dan Weibo yang dikutip dari Engadget, Hisense A10 hadir dengan layar sentuh E Ink berukuran 6,13 inci sebagai layar utama. Layar ini dirancang menyerupai kertas, mirip dengan e-reader seperti Kindle Scribe, dan difokuskan untuk aktivitas membaca serta mencatat. Sementara itu, layar tambahan berupa LCD warna yang dapat menempel secara magnetis di bagian belakang perangkat. Keunikan utamanya adalah layar ini bersifat opsional; pengguna dapat membeli perangkat utama tanpa layar tambahan tersebut.
Hisense A10 diperkirakan akan mendukung konektivitas 5G dan menjalankan sistem operasi Android 16. Ini menunjukkan bahwa Hisense tidak hanya berfokus pada inovasi layar, tetapi juga memastikan perangkatnya memiliki spesifikasi yang mumpuni untuk penggunaan sehari-hari. Perangkat ini bukan yang pertama di kelasnya. Sebelumnya, Bigme, merek asal China lainnya, telah meluncurkan kampanye crowdfunding untuk HiBreak Dual 2 yang juga memiliki layar E Ink sebagai layar utama dan LCD warna di bagian belakang. Bahkan, layar E Ink pada HiBreak Dual 2 bisa berwarna hitam-putih atau berwarna.
Menurut informasi dari Good E Reader, Hisense A10 kemungkinan akan ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Gen 3. Dari segi harga, perangkat ini diperkirakan akan dijual mulai dari $590. Harga tersebut kemungkinan besar untuk perangkat utama dengan layar E Ink saja, dan pengguna harus mengeluarkan biaya tambahan jika ingin mendapatkan layar LCD yang dapat dilepas.
Sayangnya, Hisense A10 kemungkinan besar tidak akan tersedia di pasar Amerika Serikat. Namun, pengguna yang tertarik mungkin bisa mengimpornya dari platform e-commerce China. Bagi Anda yang penasaran dengan teknologi E Ink dan layar yang dapat dilepas, perangkat ini bisa menjadi pilihan yang menarik.
Baca Juga:
Kehadiran Hisense A10 menunjukkan bahwa Hisense terus berinovasi di luar produk televisi mereka. Sebelumnya, Hisense telah menunjukkan komitmennya terhadap teknologi layar melalui proyek Hisense RGB MiniLED yang digunakan untuk VAR Piala Dunia 2026. Inovasi ini membuktikan bahwa Hisense mampu menghadirkan solusi teknologi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari hiburan rumah tangga hingga perangkat mobile.
Selain itu, Hisense juga telah merilis berbagai produk lain yang menargetkan segmen pasar berbeda. Misalnya, Remote Khusus Anak Hisense yang dirancang untuk memberikan pengalaman menonton yang aman bagi anak-anak. Produk-produk ini menunjukkan bahwa Hisense serius dalam mengembangkan ekosistem perangkat yang beragam.
Dengan hadirnya Hisense A10, Hisense seolah ingin memberikan alternatif bagi pengguna yang lelah dengan layar smartphone konvensional yang terlalu terang dan melelahkan mata. Layar E Ink pada perangkat ini menawarkan pengalaman membaca yang lebih nyaman, mirip dengan membaca buku fisik. Ini bisa menjadi solusi bagi para pembaca berat, pelajar, atau profesional yang sering menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar.
Namun, perlu dicatat bahwa konsep dual-screen dengan layar E Ink dan LCD bukanlah hal yang sepenuhnya baru. Bigme telah lebih dulu meluncurkan HiBreak Dual 2 dengan konsep serupa. Meski demikian, pendekatan Hisense dengan layar yang dapat dilepas memberikan nilai tambah tersendiri. Pengguna tidak harus selalu membawa layar LCD tambahan jika tidak diperlukan, sehingga perangkat tetap ringan dan portabel.
Dari segi spesifikasi, penggunaan chipset Snapdragon 8 Gen 3 menunjukkan bahwa Hisense A10 bukanlah perangkat kelas bawah. Chipset ini adalah prosesor flagship yang mampu menangani berbagai tugas berat, termasuk gaming dan multitasking. Ini berarti, meskipun layar utamanya adalah E Ink yang hemat daya, perangkat ini tetap memiliki performa yang mumpuni.
Harga $590 untuk perangkat utama terbilang kompetitif, terutama jika dibandingkan dengan e-reader premium yang harganya bisa mencapai $300-$400. Dengan harga tersebut, pengguna mendapatkan smartphone Android lengkap dengan layar E Ink yang dapat digunakan untuk membaca, mencatat, dan menjalankan aplikasi Android.
Sayangnya, ketidaktersediaan di pasar AS menjadi kendala bagi konsumen di luar China. Namun, bagi penggemar teknologi di Indonesia, perangkat ini mungkin bisa diimpor melalui platform e-commerce seperti AliExpress atau Taobao. Meski demikian, perlu diingat bahwa perangkat impor mungkin tidak mendukung frekuensi jaringan 4G/5G di Indonesia secara penuh.
Secara keseluruhan, Hisense A10 adalah perangkat yang menarik bagi mereka yang mencari alternatif dari smartphone konvensional. Dengan layar E Ink yang nyaman di mata dan kemampuan untuk menambahkan layar LCD warna, perangkat ini menawarkan fleksibilitas yang unik. Meskipun bukan untuk semua orang, Hisense A10 jelas menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan bagi para pembaca berat dan pengguna yang menginginkan pengalaman digital yang lebih sehat.





Komentar
Belum ada komentar.