Google Pixel 10 Pro XL dipegang memperlihatkan modul kamera belakang

Hasil Jajak Pendapat Pixel 11: Baterai Besar Kalahkan Face Unlock

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Jajak pendapat Pixel 11 dari 611 responden: baterai besar 63,2%, pengisian cepat 25,88%, face unlock minim cahaya 10,92%
  • Pixel 10 punya daya tahan 21 jam browsing web, tapi hanya 5 jam bermain game
  • Pixel 10 dasar mendukung pengisian 30W, Galaxy S26 Ultra sudah 60W
  • Fitur face unlock Project Toscana jadi prioritas paling rendah
  • Google disarankan fokus pada perbaikan fundamental sebelum fitur inovatif

Telset.id – Penggemar Google Pixel justru lebih mendambakan baterai besar dan pengisian cepat ketimbang fitur face unlock di kondisi minim cahaya pada seri Pixel 11. Hasil jajak pendapat yang digelar PhoneArena menunjukkan prioritas pengguna bertolak belakang dengan fokus pengembangan Google.

Jajak pendapat yang melibatkan 611 responden itu menempatkan baterai lebih besar sebagai fitur paling diinginkan dengan perolehan suara 63,2%. Posisi kedua ditempati pengisian daya kabel lebih cepat dengan 25,88%, sementara fitur perbaikan face unlock di kondisi minim cahaya hanya meraih 10,92% suara.

“Kami bertanya apa yang paling Anda inginkan dari seri Pixel 11, dan hasilnya tidak berimbang,” tulis Johanna Romero, Senior News Writer PhoneArena, dalam laporannya pada 29 Juni 2026.

Urutan hasil jajak pendapat tersebut dinilai masuk akal mengingat performa baterai Pixel 10 saat ini. Dalam pengujian PhoneArena, Pixel 10 mencatatkan daya tahan 21 jam pada uji browsing web, namun ketahanan bermain game hanya sekitar lima jam. Artinya, pengguna berat masih merasakan keterbatasan meskipun perangkat sudah dibekali sel baterai hampir 5.000 mAh.

Sementara itu, pengisian daya juga menjadi sorotan. Pixel 10 dasar hanya mendukung pengisian 30W melalui kabel, dan rumor awal menunjukkan Pixel 11 kemungkinan masih mempertahankan kecepatan yang sama. Sebagai perbandingan, Galaxy S26 Ultra sudah mendukung pengisian 60W, dan beberapa ponsel China bahkan menembus 100W.

Baca Juga:

Hasil paling mengejutkan justru datang dari fitur yang menempati posisi terbawah. Perbaikan face unlock di kondisi minim cahaya yang tengah dikembangkan Google dengan nama kode Project Toscana justru menjadi fitur yang paling tidak diinginkan responden.

Memang, fitur face unlock pada Pixel masih menjadi titik lemah karena sistem kamera kesulitan bekerja dalam gelap. Namun, hanya sekitar satu dari sepuluh responden yang menjadikannya prioritas utama. Jika Anda menantikan fitur face unlock ala iPhone sebagai fitur andalan Pixel 11, Anda termasuk minoritas.

“Sebagian besar pemilik Pixel lebih ingin Google mengarahkan upaya pada hal-hal mendasar terlebih dahulu,” tulis Romero.

Pola ini menunjukkan bahwa Google memiliki kebiasaan menyelipkan fitur-fitur khusus yang tidak terlalu dibutuhkan banyak orang. Contohnya adalah kodek audio tersembunyi yang baru saja disematkan ke Android 17. Fitur semacam itu memang menarik, namun bukan yang diminta mayoritas pengguna.

Google Pixel 10 Pro XL held up showing its rear camera bar

Romero menegaskan bahwa baterai lebih besar dan pengisian daya lebih cepat memang terdengar kurang glamor, namun justru menjadi hal yang Anda rasakan setiap hari. Jika ia bisa memberikan masukan langsung ke Google, prioritas Pixel 11 harusnya menempatkan daya tahan dan pengisian daya sebagai fokus utama.

“Simpan hal-hal cerdas setelah fondasinya kokoh,” pungkasnya.

Google Pixel 10 beside its box and a USB-C charging cable

Hasil jajak pendapat ini memberikan gambaran jelas tentang apa yang sebenarnya diinginkan pengguna setia Google Pixel. Meskipun Google mungkin tergoda untuk menghadirkan fitur inovatif seperti peningkatan face unlock, pengguna justru menginginkan perbaikan pada aspek fundamental yang memengaruhi pengalaman sehari-hari.

Bagi pengguna yang masih ragu memilih ponsel Google, penting untuk mempertimbangkan prioritas ini. Jika daya tahan baterai dan kecepatan pengisian adalah hal utama, mungkin menunggu Pixel 11 dengan harapan perbaikan di sektor tersebut adalah keputusan bijak. Sementara itu, Nothing Phone (4b) yang dikonfirmasi pakai Snapdragon bisa menjadi alternatif menarik.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.