Telset.id ā CEO Xiaomi Lei Jun memperingatkan harga smartphone akan terus naik dalam beberapa tahun ke depan di tengah lonjakan harga memori. Ia mengimbau konsumen tidak menunda membeli ponsel baru jika berencana upgrade.
Pernyataan ini disampaikan Lei Jun saat berbicara di peluncuran Xiaomi 17 Max pekan lalu. Menurutnya, kenaikan biaya komponen seperti memori yang terus berlanjut akan membuat harga smartphone semakin mahal di masa depan.
Lei Jun mengatakan pengguna yang rutin mengganti ponsel baru setiap tahun mungkin perlu mempertimbangkan untuk segera upgrade. Ia menjelaskan biaya chip memori diperkirakan akan terus naik setidaknya hingga dua tahun ke depan, sehingga membuat industri smartphone semakin tertekan.
Krisis Memori Dorong Kenaikan Harga
Lei Jun menjelaskan kenaikan harga memori dan penyimpanan sudah mempengaruhi biaya produksi smartphone dan produk elektronik konsumen lainnya. Xiaomi termasuk salah satu vendor ponsel yang memperingatkan publik tentang kenaikan harga memori tahun lalu.
Meskipun demikian, Xiaomi mengatakan pihaknya mencoba mengurangi dampak yang dirasakan pelanggan dengan meningkatkan efisiensi rantai pasok dan melakukan optimasi teknologi internal. Ia menambahkan Xiaomi sedang berupaya untuk menyerap sebagian kenaikan biaya produksi daripada langsung membebankannya kepada konsumen.
Namun, ia juga mengisyaratkan bahwa menjaga harga smartphone tetap stabil mungkin akan menjadi lebih sulit jika biaya memori terus meningkat seperti laju saat ini, seperti dikutip dari Gizmochina, Kamis (28/5/2026).
Prediksi Harga Ponsel Premium Tembus Rp26 Juta
Belum lama ini, Presiden Xiaomi Group Lu Weibing juga memperingatkan hal yang sama dalam livestream di media sosial. Ia memprediksi harga sejumlah ponsel premium dari vendor China akan tembus 10.000 yuan atau sekitar Rp26,2 jutaan pada akhir tahun ini.
Lu Weibing juga mengklaim kenaikan harga memori masih akan berlanjut setidaknya hingga akhir tahun 2027, dan ada kemungkinan semakin molor hingga tahun 2028. Industri smartphone mulai merasakan efek kenaikan harga memori sejak Maret 2025, di mana harga smartphone di China mengalami kenaikan antara 200 sampai 400 yuan karena harga komponen yang lebih mahal.
Kenaikan harga ini tidak hanya terjadi di segmen ponsel. Produsen lain seperti Valve juga menyesuaikan harga perangkat mereka. Bagi yang mencari alternatif hiburan, Harga Terbaru Steam Deck juga mengalami kenaikan signifikan.
Baca Juga:
Kenaikan biaya komponen juga berdampak pada segmen lain. Di pasar gadget premium, Harga Resmi MacBook Pro M5 Pro dan Max di Indonesia menunjukkan tren serupa. Sementara itu, Varian Murah Galaxy Watch Ultra 2026 hadir sebagai opsi bagi konsumen yang ingin menghemat anggaran.
Bagi penggemar gaming, pilihan lain tetap tersedia dengan harga yang kompetitif. Harga Agresif RedMagic 11S Pro Global menjadi bukti bahwa masih ada vendor yang berani menawarkan flagship gaming dengan banderol terjangkau.
Implikasinya, konsumen yang berencana membeli smartphone baru dalam waktu dekat disarankan tidak menunda keputusan. Dengan tren kenaikan yang diprediksi berlanjut hingga 2028, membeli sekarang bisa menjadi langkah yang lebih bijak secara finansial.





Komentar
Belum ada komentar.