Hands-on Xiaomi Redmi S2

Hands-on Xiaomi Redmi S2, Jagoan Selfie ala Xiaomi

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Xiaomi telah memperkenalkan seri baru lagi di tahun ini untuk pasar Tanah Air. Setelah Xiaomi Redmi Note 5, kini perusahaan asal China itu membawa Xiaomi Redmi S2 bagi para Mi Fans (penggemar gadget Xiaomi) yang menyukai selfie.

Xiaomi Redmi S2 sendiri pertama kali diperkenalkan di China pada 10 Mei lalu. Cukup mengejutkan memang, sebab peluncuran di Indonesia hanya selang beberapa hari setelah peluncuran di China.

Karena biasanya butuh beberapa minggu bagi Xiaomi untuk membawa seri andalannya ke Tanah Air. Salah satu contohnya Xiaomi Redmi Note 5 yang pertama kali diperkenalkan pada bulan Februari dan diluncurkan di Indonesia pada April lalu.

Well, tentu menarik untuk sedikit mengulas smartphone yang dibanderol Rp 2,3 jutaan ini. Karenanya, dalam tulisan kali ini Tim Telset.id akan mengulasnya secara singkat lewat hands-on Xiaomi Redmi S2 berikut ini. Check this out!

Desain

Sebenarnya antara Xiaomi Redmi S2 dengan Redmi Note 5 memiliki beberapa kemiripan satu sama lain, khususnya di bagian desain. Bagaimana tidak, Xiaomi seolah telah ā€œcopy pasteā€ desain bagian depan dan belakang Redmi Note 5 untuk seri Redmi S2.

Di bagian depannya, Redmi S2 seperti tak memiliki desain yang ā€œberkarakterā€. Sebab, dengan mengadopsi desain memanjang dengan layar beraspek rasio 18 : 9, wajah S2 mirip dengan smartphone lain sekelasnya dengan desain yang sejenis.

Bezel di sisi kiri dan kanannya cukup tipis. Sedangkan bezel bagian atas dan bawahnya terbilang cukup tebal untuk smartphone layar 18 : 9.

Sementara bagian belakangnya, seperti yang sudah kami sebut sebelumnya jika desainnya mirip seperti Redmi Note 5. Hal tersebut sangat terlihat di bagian frame kamera yang diposisikan secara vertikal.

Frame kamera itu sendiri cukup menonjol, sehingga akan terasa cukup mengganggu ketika smartphone diletakkan di alas seperti meja, dan lainnya. Karena bukan body yang menjadi penopangnya, melainkan kamera yang menjadi penahan smartphone saat diletakkan.

Beruntung, dalam paket pembelian Xiaomi memberikan softcase bening untuk penggunanya. Sebab, ketika kami memasangkannya dengan softcase, tonjolan frame kamera langsung tak tampak kembali.

Meski mirip dengan Redmi Note 5, namun ada perbedaan yang menurut kami cukup signifikan di antara keduanya. Xiaomi Redmi S2 lebih enak digenggam menggunakan satu tangan karena body-nya yang sedikit lebih ā€œlangsingā€ dan ringan dibandingkan Redmi Note 5.

Satu lagi, garis antena pada Redmi S2 tampak lebih premium dibandingkan Redmi Note 5. Lekukan garis antena yang dipadu dengan warna Gold seperti unit yang kami hands-on ini, membuatnya sedikit memiliki ā€œkarakterā€ berbeda. Keren!

Spesifikasi

Xiaomi Redmi S2 tidak mengusung spesifikasi mid-end yang ā€œmenjurusā€ ke tingkat high-end seperti Redmi Note 5. Karena smartphone ini ditenagai oleh prosesor octa-core 2.0 GHz Snapdragon 625, GPU Adreno 506, RAM 3GB, ROM 32GB, serta baterai berkapasitas 3,080 mAh.

Smartphone tersebut dibekali layar berukuran 5,99 inch dengan resolusi HD+ (720 x 1440 piksel) beraspek rasio 18 : 9. Layar ini bakal menampilkan seluruh konten dan proses yang berjalan di atas sistem operasi MIUI 9 berbasis Android Oreo.

Kami mencoba mengujinya menggunakan AnTuTu Benchmark versi 7 untuk mengetahui besaran performa yang diberikan prosesor ini. Karena hampir sama dengan Xiaomi Mi A1 spesifikasinya, maka skornya pun tak jauh beda dengan smartphone Android One itu yakni 77.613 poin (Xiaomi Mi A1 mencatatkan skor 77.049 poin).

Di bagian kameranya, Redmi S2 sebenarnya menitikberatkan sisi kamera depannya yang diklaim bakal memanjakan penggunanya yang suka selfie.

Redmi S2 menggunakan kamera depan beresolusi 16MP yang sudah disematkan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI). Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk memotret foto dengan efek bokeh sekaligus memperhalus wajah penggunanya.

Kami pun mencoba selfie menggunakan kamera depan Xiaomi Redmi S2. Seperti smartphone selfie pada umumnya, ketika menggunakan fitur Beauty maka wajah akan terlihat lebih halus dibanding kenyataannya.

Ketika fitur tersebut dimatikan, ā€œefek halusā€ pada wajah seakan menghilang, namun hasil fotonya masih berkualitas menurut kami dan pantas untuk diunggah di media sosial, jika diperlukan.

Kamera depan Redmi S2 juga sudah mendukung fitur Depth Effect atau fitur yang mungkinkan pengguna untuk mengambil foto dengan efek bokeh. Foto yang dihasilkan kamera depan smartphone ini cukup baik.

Efek blur yang memisahkan antara objek foto dengan background foto terlihat rapi dan nyaris tak ada cela. Meski perlu diakui, ada sedikit bagian dari foto yang harusnya di-blurkan, malah tidak ter-blurkan oleh sistem Redmi S2.

Sementara untuk kamera belakangnya, Redmi S2 dibekali kamera ganda dengan resolusi masing-masing 12MP dan 5MP yang punya teknologi hampir sama dengan Redmi Note 5, salah satunya teknologi AI yang dapat dimanfaatkan untuk mengambil foto efek bokeh.

Hasil foto yang diambil dari kamera belakang smartphone tersebut juga cukup berkualitas, misalnya saja seperti foto di bawah ini. Warna dan detil dari langit, gunung dan atap perumahan terlihat dengan bagus.

Begitupun ketika foto diperbesar, Anda masih melihat detil dari beberapa objek pada foto, seperti genteng dengan baik.

Tapi yang kami suka sebenarnya mode Potrait pada kamera belakang Redmi S2. Bagaimana tidak, seperti kamera depan smartphone ini, efek blur pada foto yang memisahkan antara objek utama dengan background foto tampak begitu rapi.

Seperti gambar di bawah ini, objek mainan mobil yang berada di depan terlihat dengan begitu jelas. Tapi tiga objek mainan mobil di belakangnya sama sekali tak terlihat jelas karena telah di-blurkan oleh sistem dengan rapi tanpa mengganggu objek utama di bagian depannya.

Berikut hasil foto lainnya yang kami ambil menggunakan kamera belakang Xiaomi Redmi S2:

Bagaimana menurut Anda? Apakah Xiaomi Redmi S2 memang merupakan smartphone yang mumpuni untuk fotografi, khususnya di bagian kamera depannya? (FHP)