Telset.id – Meizu menandai comeback-nya di pasar smartphone Indonesia dengan memperkenalkan smartphone entry-level, Meizu M6. Peluncuran smartphone ini merupakan salah satu cara yang dilakukan Meizu untuk dapat bersaing di industri smartphone Indonesia yang memang dikenal “sexy” ini.
Menurut CEO Global Meizu, Guo Wanxi, Meizu M6 dikemas sedemikian rupa agar dapat menarik perhatian konsumen di Indonesia, khususnya anak-anak muda yang memang menjadi target pasar dari merk smartphone asal China itu.
“Meizu M6 Khusus untuk anak muda bukan untuk orang tua,” katanya di acara kerja sama antara Meizu dan JD.id di Jakarta, Jumat (27/04/2018).
Beruntung, Tim Telset.id berkesempatan menjajal langsung smartphone yang dibanderol Rp 999 ribu dengan skema flash sale di e-commerce JD.id tersebut. Nah karenanya, kali ini kami akan mengulasnya secara singkat lewat hands-on Meizu M6. Yuk simak!
Desain

Berbeda dibandingkan smartphone merk lainnya yang diluncurkan belakangan ini yang mengadopsi desain memanjang beraspek rasio 18 : 9, Meizu M6 malah mengusung desain klasik dengan aspek rasio 16 : 9. Smartphone tersebut memiliki bezel cukup tebal di tiap sisinya yang dipercantik dengan adanya tombol Home yang sudah disematkan teknologi mTouch buatan Meizu.
Berkat teknologi itu, Meizu M6 tidak memiliki tiga tombol navigasi kapasitif. Sebab, pengguna hanya harus menekan tombol Home lewat beberapa cara untuk mengontrol navigasi smartphone, mirip seperti tombol Home pada iPhone.
Baca Juga: Comeback di Indonesia, Meizu Luncurkan Meizu M6
Ada tiga cara yang bisa dilakukan penggunanya yakni menyentuh tombol Home untuk kembali, menekan tombol untuk kembali ke halaman utama dan menekan dan menahan tombol untuk mematikan layar smartphone.
Sementara itu di bagian belakangnya, Meizu M6 dibalut oleh body berbahan dasar polikarbonat atau plastik dengan finishing serupa seperti menggunakan bahan dasar metal. Terdapat tiga pilihan warna yang disediakan Meizu, yakni Moon Silver, Frosted Black, dan Passion Blue.
Namun menurut kami, warna yang menarik dan terlihat berbeda adalah Passion Blue, karena membuat smartphone tersebut jauh lebih ekslusif dibandingkan pilihan warna yang lainnya. Apalagi warna itu dipadu dengan adanya logo Meizu yang dibuat dengan motif laser sehingga membuatnya terlihat lebih elegan.

Secara overall, desain Meizu M6 memang sederhana namun tetap menampilkan kesan mewah dan elegan yang dapat menarik perhatian calon konsumennya. Cukup menarik dan terlihat eye-catching untuk sebuah smartphone seharga Rp 999 ribu.
Spesifikasi

Meizu M6 sendiri mengusung layar dengan panel 2,5D berukuran 5,2 inch dengan resolusi HD beraspek rasio 16 : 9. Smartphone ini dibekali prosesor octa-core 1.5GHz MediaTek MT6750, RAM 2GB, ROM 16GB, baterai berkapasitas 3,070 mAh dan sistem operasi Flyme 6.0 berbasis Android 7.0 Nougat.
Dijanjikan CEO Meizu Indonesia, Deen, smartphone itu bakal mendapatkan pembaruan ke Flyme 7.0 berbasis Android Nougat pada tanggal 30 Mei mendatang dengan membawa beberapa penambahan dan perbaikan fitur di dalamnya.
Sebelumnya kami menyebutkan jika Meizu M6 sudah mendukung teknologi mTouch yang menjadikan tombol Home sebagai tombol navigasi untuk menggantikan tiga tombol virtual kapasitif yang biasanya ditemui di berbagai smartphone lainnya.
Baca Juga: Meizu M6 Diklaim Lebih Baik dari Xiaomi Redmi 5A

Yang menarik, selain ditanamkan teknologi mTouch, tombol Home ini juga bertugas sebagai sensor sidik jari yang diklaim memiliki kecepatan unlock selama 0,3 detik saja. Sensor sidik jari itu juga menjadi sistem keamanan tambahan bagi Meizu M6 selain adanya teknologi face unlock yang memanfaatkan kamera depan untuk mengenali wajah pengguna ketika ingin mengaktifkan smartphone.
Di sektor kameranya, Meizu M6 membawa kamera dengan sensor RGBW berukuran 13MP aperture f/2.2 di bagian belakang. Sedangkan untuk kamera depannya beresolusi 8MP aperture f/2.0 yang sudah disematkan teknologi ArcSoft yang mampu mempercantik wajah penggunanya ketika melakukan selfie.

Well, bagaimana menurut Anda? Apakah dengan Meizu M6, Meizu mampu comeback dan bersaing di pasar smartphone Indonesia, khususnya mampu menarik perhatian anak-anak muda atau kaum milenial di Tanah Air? (FHP)






