hands-on Asus ZenFone Max Plus M1

Hands-on ZenFone Max Plus M1: Ponsel ā€œBaterai Superā€

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Seri baru di jajaran Asus ZenFone Max resmi diperkenalkan di Indonesia. Bernama Asus ZenFone Max Plus M1, smartphone ini memiliki berbagai hal yang jadi daya tarik, khususnya di sektor baterainya dengan ketahanan yang patut untuk diapresiasi.

Tim Telset.id sendiri hadir di acara peluncuran ZenFone Max Plus M1 dan langsung mendapatkan kesempatan untuk menggunakannya meski dalam waktu yang singkat.

[Baca juga: Baterai Jumbo, ZenFone Max Plus M1 Bisa Hidup Sebulan]

Untuk itu, kali ini kami akan membagikan ulasan singkat soal smartphone tersebut dalam hands-on Asus ZenFone Max Plus M1. Check this out!

Desain

Asus ZenFone Max Plus M1 bisa dibilang membawa bahasa desain Asus ZenFone 4 Max. Itu karena secara ukuran hingga tampilannya di bagian belakang, masih mirip dengan seri pendahulunya tersebut.

Yang membedakan dari ZenFone Max Plus M1 adalah penggunaan desain layar memanjang berukuran 6 inch beresolusi FHD+ dengan aspek rasio 18 : 9 plus bezel yang cukup tipis di tiap sisinya. Dengan desain itu, membuat smartphone terlihat jauh lebih keren dibandingkan ZenFone 4 Max atau mungkin seri smartphone Asus lainnya.

Namun jujur, desain layar memanjang, bezel-less atau fullscreen saat ini terbilang mainstream dan cenderung makin membuat smartphone masa kini lebih ā€œtak bervariasiā€. Karenanya, untuk desain bagian depan dari Asus ZenFone Max Plus M1 kami rasa standar-standar saja.

Seperti yang kami bilang tadi, bagian belakang ZenFone Max Plus M1 hampir 11 12 dengan desain ZenFone 4 Max. Seperti penempatan frame kamera misalnya, kamera ganda ZenFone Max Plus M1 ditempatkan di sisi kiri atas body smartphone yang disandingkan dengan LED Flash. Frame tersebut juga dipercantik dengan adanya garis antena yang seolah ā€œmenembusā€ frame kamera.

Tepat di bagian bawah tengahnya, terdapat sensor sidik jari. Mungkin bisa dibilang inilah satu-satunya pembeda antara desain belakang ZenFone Max Plus M1 dengan ZenFone 4 Max. Karena seperti diketahui, ZenFone 4 Max memiliki sensor sidik jari di bagian depannya, tepatnya pada tombol Home.

Secara overall, memang Asus telah memperbarui desain pada keluarga ZenFone Max dengan pengadopsian layar memanjang dengan aspek rasio 18 : 9. Namun sayangnya, dengan pengadopsian desian tersebut malah membuat ZenFone Max Plus M1 terlihat mirip dengan smartphone lainnya yang mengadopsi desain yang sama seperti Oppo F5, Xiaomi Redmi 5, dan smartphoneĀ sejenis lainnya.

Spesifikasi

Asus ZenFone Max Plus ditenagai oleh prosesorĀ octa-core 1.5GHz MediaTek MT6750T, GPU Mali T860MP2, RAM 4GB, ROM 64GB, baterai berkapasitas 4,130 mAh dan telah berjalan di ataas ZenUI 4.0 berbasis Android 7.0 Nougat.

Yang menarik dari spesifikasi ini adalah kapasitas baterainya yang diklaim tahan hingga 26 hari dalam keadaan stand-by pada jaringan 4G. Bahkan menurut Country Manager Asus Indonesia, Galip Fu, dengan kapasitas tadi, ZenFone Max Plus M1 mampu dipakai menonton video hingga 13 jam, melakukan panggilan telepon selama 26 jam dan browsing internet selama 21 jam non stop.

Masih sisi baterai, dengan menggunakan aplikasi built-in dalam sistem bernama Asus PowerMaster, baterai akan tetap terjaga performanya saat digunakan oleh para penggunanya. Misalnya saja seperti pemantauan temperatur baterai, overvoltage protection, dan lainnya.

ZenFone Max Plus M1 juga telah disematkan teknologi keamanan terkini selain sensor sidik jari yakni Face Unlock. Menurut Galip, kecepatan dan keamanan Face Unlock pada smartphone tersebut menyamai kecepatan dan keamanan dari sensor sidik jari.

Dengan adanya opsi tambahan untuk mengamankan smartphone, pengguna pun dirasa tak lagi harus ribet menjangkau sidik jari menggunakan jarinya ketika tengah mengoperasikan smartphone menggunakan sarung tangan atau barang sejenis lainnya.

Kamera

Asus ZenFone Max Plus M1 membawa kamera ganda di bagian belakang dengan resolusi 16MP lensa normal aperture f/2.0 dengan teknologi PDAF serta PixelMaster 4.0 dan kamera beresolusi 8MP lensa wide-angle 120 derajat yang mampu membantu penggunanya untuk mengambil gambar dengan jangkauan lebih luas.

Saat kami menggunakannya untuk memotret suasana sekitar, hasilnya bisa dibilang hampir menyamai kualitas kamera ZenFone 4 max Pro. Saat memotret menggunakan lensa normal, kualitas gambarnya cukup baik dengan detil dan warna yang bisa dibilang terjaga originalitasnya.

Tapi ketika menggunakan kamera wide-angle. Foto yang dihasilkan boleh dibilang menghasilkan warna yang cukup berlebihan, terkesan terdapat adanya ā€œkabutā€ pada foto dan memiliki kualitas yang jauh tertinggal dibandingkan menggunakan lensa normal, meski memang mampu mengambil banyak objek dalam satu frame.

Memang kami tak menjajal kamera ini di berbagai kondisi, karena kebetulan ruangan yang kami potret memiliki intensitas cahaya yang cukup berlebih karena banyaknya lampu yang menyorot ruangan, seperti pada foto di bawah.

Sedangkan untuk kamera depannya, ZenFone Max Plus M1 mengusung kamera beresolusi 16MP aperture f/2.0 yang telah dilengkapi dengan fitur Beauty, HDR, Selfie Panorama dan juga GIF Animation. Berikut beberapa foto yang kami ambil menggunakan kamera ZenFone Max Plus M1:

Well,Ā bagi Anda yang ingin tahu lebih jelas tentang smartphone dengan baterai super jumbo ini, kami akan mengulasnya lebih mendalam dalam review ZenFone Max Plus M1. Tunggu saja. (FHP/HBS)