📑 Daftar Isi

Google Pixel Watch 5 dengan tampilan antarmuka Wear OS

Google Uji Status Bar Permanen di Wear OS 7.1 Lewat Emulator Canary

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Google menghadirkan status bar permanen di emulator canary Wear OS 7.1 untuk pengujian awal
  • Status bar menampilkan jam dan ikon status di tepi atas watch face bulat
  • Jam dibuat seragam di seluruh Wear OS dan semua aplikasi
  • Aplikasi Compose dengan API level 35 dan Compose 1.8.0-alpha02 beralih otomatis
  • Status bar hilang saat menggulir dan muncul lagi sekitar dua detik kemudian
  • Emulator berjalan di Android 17 "CinnamonBun", belum tentu masuk rilis stabil Wear OS 7.1

Telset.id – Google tengah menyiapkan perubahan tampilan pada smartwatch Wear OS lewat sebuah status bar yang tidak pernah hilang dari layar. Fitur ini muncul pertama kali dalam build canary emulator Wear OS yang diluncurkan pada Oktober di Android Studio, dan menjadi tambahan paling menonjol dibanding pembaruan sebelumnya.

Status bar tersebut berada di tepi atas watch face bulat, melayang di atas aplikasi apa pun yang sedang terbuka, dan terus menampilkan jam serta ikon status perangkat. Bagi pengguna, ini berarti informasi waktu tetap terlihat meski sebuah aplikasi sedang berjalan penuh di pergelangan tangan.

Langkah Google ini menyasar persoalan sederhana yang sering dialami pemakai smartwatch: membuka aplikasi di Wear OS dan kehilangan jejak waktu karena jam tertutup antarmuka aplikasi. Emulator canary sendiri berfungsi sebagai kanal uji bagi pengembang untuk mencoba fitur dan perubahan desain jauh sebelum Google merilisnya ke perangkat pengguna.

Tampilan Jam yang Seragam di Semua Aplikasi

Google ingin jam pada status bar tampil identik di mana pun. Font, posisi, dan pelat di belakangnya akan dibuat seragam di seluruh Wear OS dan setiap aplikasi yang digunakan. Tujuannya agar perangkat terasa lebih rapi dan konsisten secara visual.

Jika sebuah aplikasi benar-benar membutuhkan seluruh piksel layar, pengembangnya diberi keleluasaan untuk menyembunyikan status bar tersebut. Dengan begitu, aplikasi yang menuntut ruang tampilan penuh tetap bisa berjalan tanpa gangguan elemen tambahan.

Google Pixel Watch 5

Perubahan ini juga menyentuh cara aplikasi menampilkan waktu. Sistem mengambil alih kendali atas jam, sehingga pengguna tidak akan melihat dua waktu berbeda yang saling berebut ruang di layar. Bagi pengembang yang terbiasa menaruh elemen jam sendiri di antarmuka, penyesuaian menjadi konsekuensi yang perlu diperhitungkan.

Cara Kerja Status Bar di Aplikasi Favorit

Aplikasi yang dibangun dengan Jetpack Compose for Wear OS akan beralih ke status bar baru secara otomatis. Syaratnya, aplikasi tersebut menargetkan API level 35 atau lebih tinggi dan berjalan pada Compose 1.8.0-alpha02 atau versi yang lebih baru. Di luar konfigurasi itu, perilaku status bar mengikuti ketentuan yang berlaku.

Status bar akan menyembunyikan diri secara otomatis begitu pengguna mulai menggulir daftar. Ia akan muncul kembali sekitar dua detik setelah pengguliran berhenti. Pola ini menjaga agar konten daftar tetap terbaca lebar tanpa menghilangkan akses ke informasi waktu dalam waktu lama.

Selain itu, notifikasi atau alerts, stepper, serta pemilih waktu dan tanggal yang memenuhi layar juga akan membuat status bar menghilang selama digunakan. Pengembang pun dapat menyembunyikannya pada layar imersif yang memang dirancang untuk pengalaman tanpa distraksi.

Google Pixel Watch 5

Bagi pengguna yang mengikuti perkembangan perangkat wearable, langkah Google ini menambah daftar perubahan yang sedang berjalan di ekosistem perangkat pakai. Sejumlah produsen lain juga tengah menyiapkan perangkat baru di segmen yang berdekatan, seperti yang terlihat pada rencana peluncuran Samsung Intelligent Eyewear yang dijadwalkan hadir di pasar terbatas.

Di sisi lain, persaingan di ranah perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan juga memanas. Meta disebut tengah menyiapkan perangkat anyar lewat Meta Muse Charm, sementara pasar Indonesia sendiri sudah diramaikan oleh produk kelas terjangkau dari Xiaomi. Namun untuk saat ini, perubahan status bar Wear OS masih berada di tahap pengujian awal dan belum menyentuh perangkat pengguna secara luas.

Kapan Fitur Ini Hadir di Smartwatch Anda

Emulator tersebut membawa label Wear OS 7.1 dan berjalan di atas Android 17 dengan nama “CinnamonBun”. Penanda versi ini menunjukkan bahwa sebuah pembaruan baru memang sedang disiapkan. Meski demikian, Google masih menahan fitur status bar di dalam build canary untuk keperluan pengujian awal dan pengumpulan masukan dari pengembang.

Karena posisinya masih di kanal uji, fitur ini belum tentu muncul di rilis stabil Wear OS 7.1. Ada kemungkinan pengguna harus menunggu rilis berikutnya sebelum status bar permanen benar-benar bisa dilihat di pergelangan tangan. Google belum memberikan kepastian jadwal kapan fitur ini akan tersedia untuk publik.

Untuk sementara, yang bisa dipastikan adalah keberadaan status bar permanen di emulator canary Wear OS 7.1 sebagai bahan uji. Bagi pengembang aplikasi Wear OS, masa uji ini menjadi kesempatan untuk menyesuaikan antarmuka, terutama pada aplikasi yang menargetkan API level 35 dan menggunakan Compose 1.8.0-alpha02 atau lebih baru. Bagi pengguna, kepastian kapan jam permanen itu hadir di smartwatch mereka masih menunggu pengumuman resmi dari Google.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.