Telset.id – Samsung menghadirkan fitur penyelamat jiwa pada Galaxy Watch 8 melalui platform SmartThings Pro. Fitur ini dirancang untuk memperingatkan pekerja di luar ruangan sebelum gelombang panas ekstrem menjadi berbahaya, dengan memanfaatkan data detak jantung dan suhu lingkungan secara real-time.
Pengumuman ini dirilis pada 6 Juli 2026, di tengah gelombang panas bersejarah yang melanda Amerika Serikat bagian tengah dan timur. Lebih dari 230 juta orang berada di bawah peringatan panas, menjadikan fitur ini sangat relevan. Samsung mengumumkan peningkatan pada Heat Stress Management System di dalam SmartThings Pro, platform keselamatan B2B yang diluncurkan pada September 2025.
Sistem ini memasangkan Galaxy Watch 8 dengan koneksi LTE untuk memantau detak jantung dan aktivitas pekerja, dikombinasikan dengan data suhu dan kelembaban di lokasi. Teknologi ini dikembangkan bersama Kementerian Ketenagakerjaan dan Tenaga Kerja Korea Selatan serta Universitas Nasional Incheon, kemudian diverifikasi secara klinis di Samsung Seoul Hospital.
Chanwoo Park, Wakil Presiden Samsung Electronics’ B2B Integrated Offering Center, menyatakan dalam pengumuman resmi: “Kami telah memajukan solusi kami untuk memungkinkan manajemen stres panas yang proaktif dengan mencerminkan pedoman Kementerian Ketenagakerjaan dan Tenaga Kerja serta kebutuhan manajemen stres panas di lokasi industri.”
Fitur ini menjadi krusial mengingat data menunjukkan klaim cedera terkait panas di industri Korea Selatan melonjak dari 25 kasus pada tahun 2021 menjadi 71 kasus pada tahun 2025. Pekerja konstruksi menyumbang hampir setengah dari seluruh kasus dalam periode tersebut.
Bagaimana Sistem Peringatan Panas Bekerja
Sistem peringatan ini mengikuti ambang batas panas resmi Korea Selatan secara otomatis. Pada suhu 33°C (91°F), sistem mengeluarkan peringatan panas dan memperpendek shift kerja di luar ruangan. Saat suhu mencapai 35°C (95°F), peringatan bahaya panas dikeluarkan dengan jeda kerja pukul 14.00 hingga 17.00. Pada suhu 38°C (100°F), peringatan parah dikeluarkan dan semua pekerjaan dihentikan kecuali untuk keadaan darurat.
Saat ini, fitur ini hanya diterapkan di satu lokasi: lini produksi Pyeongtaek baru milik Samsung. Pemilik Galaxy Watch 8 lainnya tidak akan mendapatkan fitur ini melalui pembaruan perangkat lunak biasa. Ini masih berupa proyek percontohan yang terbatas pada lingkungan industri tertentu.
Samsung belum mengumumkan kapan fitur ini akan tersedia untuk publik. Namun, dengan meningkatnya frekuensi gelombang panas setiap tahun, banyak pengamat menginginkan versi yang lebih sederhana untuk mencapai Galaxy Watch 9 saat dirilis nanti.
Baca Juga:
Dampak Lebih Luas dari Gelombang Panas Global
Fitur ini tidak hanya relevan untuk Amerika Serikat. Otoritas kesehatan New Jersey telah mengaitkan setidaknya 25 kematian dengan gelombang panas bulan ini. Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara terpisah mengaitkan lebih dari 1.300 kematian di Eropa dengan gelombang panas serupa sejak akhir Juni 2026.
Urgensi ini menjelaskan mengapa Samsung bergerak cepat mengembangkan solusi ini. Data menunjukkan bahwa cedera terkait panas di tempat kerja bukan lagi masalah kecil, melainkan ancaman serius yang membutuhkan respons teknologi.
Pengguna Apple Watch Series 11 atau Pixel Watch saat ini tidak memiliki akses ke model peringatan panas personal seperti ini. Baik Apple maupun Google belum memiliki fitur serupa yang terintegrasi dengan platform keselamatan tempat kerja.
Meskipun masih terbatas pada proyek percontohan, langkah Samsung ini menunjukkan arah baru dalam penggunaan teknologi wearable untuk keselamatan kerja. Dengan dukungan institusi medis dan pemerintah, fitur ini berpotensi menyelamatkan banyak nyawa di masa depan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang produk Samsung lainnya, simak artikel tentang Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra yang siap bersaing dengan iPhone Fold.
Selain itu, perkembangan terbaru tentang Samsung Galaxy Z Fold 8 juga menunjukkan komitmen Samsung dalam menghadirkan inovasi.
Di sisi lain, industri semikonduktor juga menghadapi tantangan dengan adanya krisis RAM yang melibatkan Samsung, SK Hynix, dan Micron.
Fitur peringatan panas pada Galaxy Watch 8 ini menjadi bukti bahwa teknologi wearable tidak hanya untuk gaya hidup, tetapi juga dapat menjadi alat penyelamat jiwa yang efektif di tengah perubahan iklim global.





Komentar
Belum ada komentar.