Telset.id – Samsung akhirnya mengonfirmasi bahwa Galaxy Ring 2 sedang dalam pengembangan. Kabar ini menjadi angin segar bagi pengguna yang menantikan generasi penerus smart ring pertama Samsung tersebut.
Konfirmasi ini disampaikan langsung oleh Hon Pak, Senior Vice President dan Head of Digital Health Team Samsung, dalam wawancara eksklusif dengan Forbes. “We are working on the next generation. I can tell you that,” ujar Pak, menegaskan bahwa perusahaan asal Korea Selatan itu tidak tinggal diam di tengah persaingan smart ring yang semakin ketat.
Pengumuman ini muncul tak lama setelah Oura Ring 5 hadir di pasaran. Dibanding pendahulunya, Oura Ring 5 disebut 40% lebih kecil dengan daya tahan baterai yang lebih lama, meski dibanderol dengan harga lebih tinggi. Persaingan di segmen ini memang semakin sengit dalam dua tahun terakhir.
Fokus pada Software, Bukan Sekadar Hardware
Saat pertama kali merilis Galaxy Ring, Pak menggambarkannya sebagai “pendekatan yang komprehensif dan sederhana” untuk kesehatan dan tidur. Kini, ia ingin mengembangkan konsep tersebut lebih jauh, baik dari sisi hardware maupun software.
Jika melihat desain Oura Ring 5 yang lebih ramping, bukan tidak mungkin Samsung akan mengadopsi pendekatan serupa untuk Galaxy Ring 2. Perbaikan kenyamanan dengan bodi yang lebih kecil namun tetap tangguh menjadi salah satu spekulasi yang masuk akal.
Selain itu, Samsung bisa saja menghilangkan tonjolan sensor kontak kulit di bagian dalam ring, seperti yang dilakukan Oura. Di sisi lain, peningkatan daya tahan baterai juga menjadi prediksi kuat, termasuk kemungkinan penggunaan baterai solid-state.
Namun, perubahan terbesar mungkin tidak akan datang dari sisi hardware. “If you look at the comparison of other rings, regardless of the competitor, the sensors are not that different right now,” kata Pak, seraya menambahkan “It’s really about what services you create on the top layer. It’s really the software differentiation that you see.”

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa diferensiasi utama Galaxy Ring 2 akan terletak pada integrasi software yang lebih dalam. Samsung berencana membangun ekosistem yang lebih terhubung untuk membantu pengguna mendapatkan metrik yang lebih akurat dan pemahaman yang lebih baik tentang kebiasaan kesehatan mereka.
Alih-alih hanya mengandalkan data dari Galaxy Ring 2, Samsung akan menggabungkan data tersebut dengan perangkat lain dalam jaringannya melalui aplikasi Samsung Health. Ini bisa mencakup Galaxy Watch, smartphone, hingga perangkat rumah pintar SmartThings. Bagi pengguna yang sudah mendalami ekosistem Samsung, ini tentu menjadi kabar yang sangat positif.
Baca Juga:
Dukungan iOS: Game Changer untuk Galaxy Ring 2
Salah satu kelemahan terbesar Galaxy Ring generasi pertama adalah ketidakmampuannya bekerja dengan perangkat iOS. Sementara pesaing seperti Oura mendukung iOS, Samsung justru menutup akses bagi pengguna iPhone. Hal ini memberikan alasan kuat bagi pengguna non-Android untuk memilih wearable Oura.
Namun, situasi ini tampaknya akan berubah. Pak memberikan kode yang sangat kuat mengenai kemungkinan dukungan iOS untuk Galaxy Ring 2. “I’m smiling but I can’t say anything,” ujarnya sambil tersenyum, saat ditanya mengenai hal tersebut.
Pernyataan ini menjadi indikasi paling jelas bahwa Samsung akhirnya akan membuka akses Galaxy Ring untuk pengguna iPhone. Jika benar terealisasi, dukungan iOS akan menjadi kejutan terbesar dalam persaingan smart ring, memberikan alasan lebih bagi pengguna non-Android untuk beralih ke Galaxy Ring.
Meskipun belum ada pengumuman resmi mengenai tanggal peluncuran, spekulasi mulai mengarah ke ajang Galaxy Unpacked 2026. Acara tahunan Samsung ini biasanya menjadi panggung bagi peluncuran lini Galaxy S terbaru, termasuk kemungkinan seri Galaxy S26. Apakah Samsung juga akan memperkenalkan Galaxy Ring 2 di acara yang sama? Waktu yang akan menjawab.

Dalam ekosistem Samsung yang terus berkembang, kehadiran Galaxy Ring 2 dengan dukungan iOS dan integrasi software yang lebih dalam bisa menjadi langkah strategis untuk memperluas pangsa pasar. Samsung Display juga terus berinovasi dengan mengembangkan teknologi layar terkini untuk perangkat masa depan, seperti yang terlihat pada pengembangan layar 40.000 nits untuk headset XR.
Selain itu, Samsung juga diketahui tengah mempersiapkan berbagai perangkat lipat terbaru. Bocoran terbaru mengungkapkan detail mengenai case Galaxy Z Fold 8 yang mengindikasikan desain yang lebih matang.
Dengan segala bocoran dan konfirmasi yang ada, Galaxy Ring 2 diprediksi akan menjadi salah satu wearable paling dinantikan di tahun 2026. Kombinasi antara peningkatan software, kemungkinan dukungan iOS, dan desain yang lebih baik menjadi daya tarik utama bagi konsumen.





Komentar
Belum ada komentar.