šŸ“‘ Daftar Isi

Samsung Galaxy Buds4 Pro dan Buds3 Pro dengan fitur Hearing Test dan Hearing Aid yang telah disetujui MFDS Korea

Galaxy Buds4 Pro dan Buds3 Pro Resmi Jadi Alat Bantu Dengar di Korea

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • Hearing Test dan Hearing Aid Galaxy Buds4 Pro/Buds3 Pro dapat izin alat medis MFDS Korea
  • Hadir lewat update software, rollout Korea mulai awal 2027
  • Hearing Test pakai pure-tone air conduction audiometry, hasil audiogram tujuh level
  • Hearing Aid pakai formula NAL-NL2 untuk dewasa 18+ dengan mild-moderate hearing loss
  • Samsung belum ungkap jadwal ketersediaan di AS meski FDA clearance lebih dulu

Telset.id – Samsung memastikan fitur Hearing Test dan Hearing Aid pada Galaxy Buds4 Pro dan Galaxy Buds3 Pro telah memperoleh persetujuan alat medis di Korea Selatan dari Ministry of Food and Drug Safety (MFDS). Kedua fitur akan hadir lewat pembaruan software, dengan jadwal peluncuran di Korea dimulai awal 2027. Kepastian ini menandai langkah baru Samsung menghadirkan dukungan pendengaran langsung melalui earbuds, setelah pada musim panas sebelumnya fitur Hearing Aid untuk Galaxy Buds memperoleh izin FDA di Amerika Serikat.

Menariknya, meski clearance FDA di Amerika Serikat datang lebih dulu, Samsung belum mengungkap kapan pengguna di AS akan menerima kedua fitur tersebut. Perusahaan hanya menyebut bahwa Hearing Test dan Hearing Aid akan tersedia di Korea lebih dulu melalui pembaruan software pada Galaxy Buds4 Pro dan Galaxy Buds3 Pro. Informasi ini sekaligus menegaskan bahwa ketersediaan fitur kesehatan berbasis earbuds tidak selalu mengikuti urutan izin regulasi antarnegara.

Persetujuan MFDS ini menjadi penting karena Hearing Test dan Hearing Aid diposisikan sebagai fitur dengan basis klinis, bukan sekadar fitur tambahan. Keduanya dirancang untuk membantu pengguna memahami kondisi pendengaran dan mengakses bantuan amplifikasi tanpa harus melalui perangkat khusus yang terpisah. Bagi Samsung, langkah ini memperluas fungsi Galaxy Buds dari perangkat audio menjadi alat pendukung kesehatan pendengaran.

Cara Kerja Hearing Test dan Hearing Aid

Fitur Hearing Test dibangun di atas clinical-grade pure-tone air conduction audiometry. Metode ini memutar nada tunggal pada berbagai frekuensi untuk menemukan suara paling pelan yang masih bisa didengar pengguna, dan pengukuran dilakukan secara terpisah pada masing-masing telinga. Hasilnya berupa audiogram yang mengelompokkan pendengaran ke dalam salah satu dari tujuh level, yaitu normal, slight, mild, moderate, moderately severe, severe, dan profound, lengkap dengan panduan mengenai langkah berikutnya.

Adapun fitur Hearing Aid memanfaatkan audiogram tersebut untuk memperkuat hanya suara-suara yang sulit didengar pengguna. Fitur ini mengandalkan NAL-NL2, formula resep yang dikembangkan oleh National Acoustic Laboratories dari Australia dan digunakan secara luas untuk alat bantu dengar. Hearing Aid ditujukan bagi orang dewasa berusia 18 tahun ke atas yang mencurigai adanya mild hingga moderate hearing loss, dan mereka dapat menyesuaikannya sesuai kebutuhan tanpa bantuan spesialis pendengaran.

Selain itu, insight seperti tingkat paparan kebisingan dan hasil tes juga ditampilkan di aplikasi Samsung Health. Kombinasi pengukuran mandiri, amplifikasi berbasis formula resep, dan pemantauan paparan kebisingan menjadikan ekosistem Galaxy Buds terhubung dengan layanan kesehatan Samsung yang lebih luas, sejalan dengan langkah Samsung menghadirkan Fitur Deteksi Sleep Apnea pada perangkat wearable-nya.

Perjalanan Panjang Fitur Pendengaran Samsung

Kehadiran Hearing Test dan Hearing Aid bukan langkah mendadak. Samsung pertama kali menambahkan fitur personal sound amplification pada Galaxy Buds+ pada 2020, dan pengujian klinis pada 2021 menemukan bahwa fitur tersebut membantu penyandang gangguan pendengaran dalam percakapan sehari-hari. Pengalaman itu menjadi dasar bagi Samsung untuk mengembangkan kemampuan pendengaran yang lebih terukur pada generasi Galaxy Buds berikutnya.

Menurut Park Heon-soo, head of the Digital Health team di MX business Samsung, membangun kedua fitur langsung ke dalam Galaxy Buds memperluas akses terhadap dukungan pendengaran. Pernyataan ini menegaskan posisi Galaxy Buds sebagai perangkat yang menyatukan fungsi audio dan kesehatan dalam satu produk, sejalan dengan strategi Samsung yang juga memperluas jangkauan perangkat lain seperti Samsung Galaxy A38 ke pasar yang lebih luas.

Dari sisi regulasi, persetujuan MFDS melengkapi clearance FDA yang sudah diperoleh fitur Hearing Aid untuk Galaxy Buds di Amerika Serikat pada musim panas. Namun, Samsung belum memberikan keterangan mengenai waktu ketersediaan fitur tersebut bagi pengguna di AS, sehingga jadwal awal 2027 baru berlaku untuk pasar Korea. Perbedaan urutan ketersediaan ini menunjukkan bahwa peluncuran fitur kesehatan berbasis perangkat medis bergantung pada proses persetujuan di masing-masing negara.

Bagi pengguna Galaxy Buds4 Pro dan Galaxy Buds3 Pro di Korea, kedua fitur akan hadir melalui pembaruan software, bukan perangkat baru. Pendekatan ini memungkinkan perangkat yang sudah dimiliki memperoleh kemampuan tambahan tanpa pergantian hardware, sekaligus memperlihatkan bagaimana Samsung memanfaatkan jalur pembaruan software untuk menghadirkan fitur kesehatan, sebagaimana Samsung juga menyiapkan pembaruan pada lini perangkat lain seperti Samsung Galaxy S27+.

Dengan persetujuan MFDS, Hearing Test dan Hearing Aid kini berstatus alat medis di Korea Selatan. Kedua fitur ditujukan untuk pengguna dewasa 18 tahun ke atas yang mencurigai mild hingga moderate hearing loss, dan hasil tes berupa audiogram tujuh level serta panduan tindak lanjut akan tersedia melalui aplikasi yang terhubung dengan Samsung Health. Sementara itu, pengguna di Amerika Serikat masih menunggu kepastian jadwal meski clearance FDA telah lebih dulu diperoleh.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.