📑 Daftar Isi

Galaxy Buds dengan fitur Hearing Aid bersertifikasi FDA

Galaxy Buds Raih Sertifikasi FDA sebagai Alat Bantu Dengar OTC

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Samsung mendapat izin FDA untuk fitur Hearing Aid pada Galaxy Buds sebagai alat bantu dengar OTC
  • Fitur ditujukan untuk pengguna 18+ dengan gangguan pendengaran ringan hingga sedang, tanpa resep dokter
  • Sistem terdiri dari Hearing Test (SaMD) dan Hearing Aid dengan personalisasi amplifikasi
  • Menggunakan formula NAL-NL2, eliminasi noise, dan beamforming untuk kualitas suara optimal
  • Hadir di Galaxy Buds3 Pro dan Galaxy Buds4 Pro pada Q4 2026 di AS dan pasar terpilih
  • Data pendengaran terintegrasi dengan Samsung Health

Telset.id – Samsung resmi mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) untuk fitur Hearing Aid pada Galaxy Buds. Dengan persetujuan ini, earbuds Galaxy Buds yang kompatibel kini dapat berfungsi sebagai alat bantu dengar over-the-counter (OTC) untuk orang dewasa dengan gangguan pendengaran ringan hingga sedang.

Fitur ini dirancang untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas dan tidak memerlukan resep dokter atau kunjungan klinik. Samsung menyatakan fitur ini dapat membantu orang yang kesulitan mengikuti percakapan di lingkungan bising, dengan menghadirkan dukungan pendengaran dasar langsung ke perangkat yang mungkin sudah mereka miliki.

Izin FDA ini menjadi tonggak penting karena Samsung tidak lagi sekadar meningkatkan kualitas audio, tetapi telah memasuki kategori alat bantu dengar yang diatur regulasi. Langkah ini juga merupakan kelanjutan dari kerja keras Samsung selama beberapa tahun terakhir di bidang ini.

Fitur Hearing Test dan Hearing Aid

Sistem kesehatan pendengaran Samsung menggabungkan dua fitur utama: Hearing Test dan Hearing Aid. Fitur Hearing Test telah terdaftar sebagai Software as a Medical Device (SaMD) dan menggunakan pure-tone audiometry untuk menguji setiap telinga secara terpisah.

Pengguna dapat menyelesaikan tes ini dalam waktu sekitar lima menit melalui pengaturan Galaxy Buds. Samsung menyebut perangkat lunak tersebut menghasilkan audiogram dan mengkategorikan pendengaran sebagai normal atau ke dalam empat tahap gangguan pendengaran: ringan, sedang, berat, dan sangat berat.

Samsung’s hearing aid feature

Fitur Hearing Aid kemudian menggunakan hasil tes tersebut untuk mempersonalisasi amplifikasi suara. Alih-alih sekadar membuat semua suara lebih keras, fitur ini dirancang untuk meningkatkan suara yang sulit didengar pengguna, termasuk frekuensi tinggi, suara dari kejauhan, dan percakapan yang lebih pelan.

Samsung menyebut sistem ini juga menggabungkan fitur seperti eliminasi noise dan beamforming yang dapat membantu mengurangi kebisingan latar belakang dan fokus pada suara yang berasal dari depan pengguna. Perusahaan menggunakan NAL-NL2, formula yang diakui sebagai standar klinis untuk pemasangan alat bantu dengar resep, untuk mempersonalisasi pengalaman sesuai profil pendengaran masing-masing pengguna.

Mendorong Perawatan Pendengaran ke Perangkat Sehari-hari

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Samsung yang lebih luas untuk membuat dukungan pendengaran lebih mudah diakses. Samsung menyebut lebih dari 1,5 miliar orang di seluruh dunia mengalami beberapa tingkat gangguan pendengaran, sementara biaya, stigma, dan akses terbatas ke perawatan profesional dapat mencegah orang menggunakan alat bantu dengar.

Samsung mulai mengeksplorasi kategori ini pada 2020 dengan fitur Personal Sound Amplification di Galaxy Buds+, kemudian mengembangkan sistem Hearing Aid dengan validasi klinis dan kolaborasi yang melibatkan National Acoustic Laboratories dan Samsung Medical Center.

Galaxy Buds 4 Pro

Perusahaan menyatakan informasi terkait pendengaran, termasuk paparan kebisingan dan hasil Hearing Test, juga akan tersedia melalui Samsung Health. Fitur Hearing Aid dan Hearing Test dijadwalkan hadir di Galaxy Buds3 Pro dan Galaxy Buds4 Pro di Amerika Serikat dan pasar tertentu yang disetujui pada Q4 2026.

Bagi Samsung, langkah ini bukan sekadar membuat earbuds lebih keras, tetapi menjadikannya berguna dalam bagian kesehatan sehari-hari yang sering diabaikan orang hingga menjadi masalah. Inovasi ini sejalan dengan komitmen Samsung dalam menghadirkan teknologi yang bermanfaat bagi kesehatan pengguna, seperti yang juga terlihat pada penguasaan pasar DRAM dan rilis memori AI terbaru untuk pusat data.

Dengan sertifikasi FDA ini, Samsung membuka jalan bagi lebih banyak orang untuk mengakses dukungan pendengaran tanpa hambatan biaya dan stigma. Fitur ini juga menunjukkan bagaimana perangkat yang sudah dimiliki banyak orang dapat memiliki peran lebih besar dalam kesehatan mereka sehari-hari.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.