Embargo Dicabut, ZTE Langsung Tancap Gas di IFA 2018

Telset.id, Jakarta – ZTE sempat mengalami masa-masa sulit selama beberapa bulan. Perusahaan asal China itu terkena larangan menerima pasokan komponen dari Amerika Serikat (AS). Sekarang, ZTE pelan tapi pasti kembali.

Kabar baiknya, pascasanksi embargo dari AS, ZTE mulai berproduksi dan dikabarkan akan menghadirkan ponsel anyar.

Menurut rencana, ponsel tersebut bakal diperkenalkan pada ajang IFA 2018 di Berlin, Jerman, akhir Agustus 2018.

Pada gelaran IFA 2018, tak hanya ZTE, produsen lain ponsel di dunia akan unjuk pamer ke publik. Tentu saja, momen itu bakal dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperlihatkan bahwa ZTE telah kembali ke medan persaingan.

Baca juga: “Dimusuhin” AS, Operasional ZTE Terancam Berhenti

Menurut Ubergizmo, Senin (20/8/2018), sebuah undangan yang beredar di internet menunjukkan bahwa ZTE Axon 9 kemungkinan akan nongol pada IFA 2018. Sayang, belum ada bocoran lebih lanjut tentang ponsel baru tersebut.

Seperti diketahui, ZTE, telah menjadi lakon selama berbulan-bulan setelah mendapat embargo dari pemerintah AS sejak April 2018 lalu. Drama tak kunjung usai karena ZTE seketika limbung akibat kebijakan itu.

Baca juga: Trump dan Xi Jinping Janji Bantu ZTE agar Kembali Beroperasi

Tak ingin masalah berkepanjangan, akhirnya Presiden China, Xi Jinping, dan Presiden AS, Donald Trump, membuat kesepakatan. Lewat obrolan santai di antara keduanya, Trump bersedia mengubah keputusannya terhadap ZTE.

Trump menyatakan akan mencabut larangan bagi ZTE dengan sejumlah syarat. Di antaranya, ZTE bersedia membayar denda, mengganti staf maupun direksi, serta tak berkeberatan berada di bawah pengawasan ketat otoritas AS.

Juli 2018, Senat AS menambahkan klausul baru dalam UU Otorisasi Pertahanan Nasional. Artinya, regulasi harus dibahas ulang supaya adanya kesepahaman visi dan misi. Bahkan, Dewan Perwakilan AS sudah menerima salinannya.

Duh! Diembargo AS, ZTE Tak Mampu Perbaiki Toilet Kantor

Melalui perubahan poin aturan, sisa denda ZTE yang harus segera dibayarkan telah diputihkan atau dicabut. Dengan demikian, ZTE bisa kembali beroperasi lagi mulai Agustus 2018. Kabar tersebut ternyata 100 persen sahih. [SN/HBS]

Sumber: Ubergizmo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here