Telset.id – Fenomena menarik terjadi di tengah pertumbuhan pasar smartwatch yang terus meningkat. Sejumlah pengguna mulai mempertanyakan kebutuhan akan perangkat pintar di pergelangan tangan mereka dan beralih ke wearable yang lebih sederhana. Tren ini didorong oleh kelelahan notifikasi dan fitur yang justru membuat pengguna semakin terikat dengan dunia digital.
Menurut laporan dari Engadget pada Juni 2026, sentimen ini muncul dari berbagai forum diskusi seperti Reddit, di mana pengguna mengeluhkan bahwa smartwatch justru membuat mereka semakin sulit lepas dari gadget. “Smartwatch saya membuat saya tetap terikat pada hal-hal yang justru ingin saya hindari,” tulis seorang pengguna Reddit dengan nama RadioAdam. Hal ini menunjukkan bahwa janji awal smartwatch untuk membebaskan pengguna dari ponsel justru tidak terwujud bagi sebagian orang.
Kelelahan Notifikasi dan Fitur
Salah satu alasan utama pengguna beralih adalah kelelahan notifikasi. Getaran di pergelangan tangan setiap kali ada pemberitahuan masuk dinilai lebih mengganggu dibandingkan suara ponsel di saku. Seorang pengguna di subreddit Whoop, NeoMoose, menyatakan, “Saya tidak ingin pergelangan tangan saya berkomunikasi dengan saya sama sekali. Ponsel saya sudah cukup mengganggu.” Meskipun pengguna bisa mematikan notifikasi, banyak yang justru mempertanyakan kegunaan smartwatch jika fitur utamanya dimatikan.
Fitur yang semakin kompleks juga menjadi keluhan. Pengguna Reddit dengan nama Adventurous_Rice_731 mengaku menyesal beralih dari Whoop yang minimalis ke Garmin. “Saya terlalu sering mengecek layar untuk melihat apakah semua repetisi saya tercatat. Saya malah jadi terpaku pada smartwatch bahkan saat menonton TV,” tulisnya. Fenomena ini menunjukkan bahwa terlalu banyak fitur justru bisa mengalihkan fokus dari aktivitas utama.
![]()
Selain itu, akurasi data kesehatan juga dipertanyakan. Perangkat wearable di pergelangan tangan hanya memberikan estimasi melalui algoritma canggih, bukan pengukuran langsung. Hal ini membuat sebagian pengguna merasa data yang diperoleh tidak lebih dari tebakan terdidik, sehingga mereka lebih memilih mendengarkan sinyal tubuh sendiri.
Faktor Ekonomi dan Keamanan
Harga smartwatch yang mahal juga menjadi pertimbangan. Apple Watch Series 11 dibanderol mulai $399, sementara Apple Watch SE yang lebih murah ($249) justru kekurangan fitur kesehatan penting seperti ECG dan pemantauan oksigen darah. Dengan inflasi yang masih tinggi, banyak pengguna mulai mempertanyakan apakah nilai yang ditawarkan sebanding dengan harganya.
Alternatif yang lebih murah seperti Google Fitbit Air seharga $100 atau Nothing CMF Watch 3 Pro menawarkan pelacakan kesehatan dasar dengan harga terjangkau. Fitbit Air bahkan dilaporkan ludes terjual di mana-mana setelah peluncurannya.
Faktor keamanan berkendara juga menjadi perhatian. Sebuah studi menemukan bahwa pengemudi lebih terganggu oleh notifikasi smartwatch dibandingkan ponsel. Melirik ke pergelangan tangan dinilai lebih mengalihkan pandangan dari jalan dibandingkan melirik ponsel yang terpasang di dashboard.
Baca Juga:
Alternatif Wearable yang Lebih Sederhana
Bagi yang ingin tetap melacak kebugaran tanpa gangguan layar, ada beberapa alternatif menarik. Google Fitbit Air adalah fitness band tanpa layar seharga $100 yang baru saja diluncurkan dan langsung laris manis. Whoop, yang menjadi inspirasi produk Google, juga menawarkan pelacakan kesehatan tangguh tanpa layar, meskipun memerlukan langganan mulai $149 per tahun.
Smart ring seperti Oura Ring 5 ($399) dan Samsung Galaxy Ring ($400, sering diskon hingga $300) juga menjadi pilihan populer. Perangkat ini unggul dalam pelacakan tidur dan pemulihan, tanpa layar atau haptik yang mengganggu. Seorang pengguna Reddit, Th3p4l4d1n, mengaku bisa memakai jam tangan mekanis dan tetap hadir di momen berkat Whoop yang memiliki pelacakan latihan otomatis.

Jam tangan analog klasik dari Casio, yang dibanderol mulai $30, juga menjadi opsi bagi yang ingin benar-benar lepas dari layar. Jam tangan ini tidak perlu diisi daya, tidak akan usang dalam beberapa tahun, dan tidak menurunkan rentang perhatian atau meningkatkan tekanan darah.
Gaya dan Substansi
Dari segi gaya, banyak pengguna mengakui bahwa jam tangan analog tetap lebih elegan. Meskipun perusahaan teknologi berusaha membuat smartwatch terlihat menarik, pilihan berbasis gaya sering kali jatuh pada jam tangan klasik. Fitness band tanpa layar juga lebih mudah dipadukan dengan jam tangan lain atau dikenakan di acara formal yang melarang smartwatch.
Bagi yang menginginkan tampilan klasik namun tetap fungsional, ada smartwatch hybrid dari Withings dan Garmin yang menggabungkan desain jam analog dengan fitur pelacakan dasar.

Fenomena ini mencerminkan bahwa tidak semua orang ingin terus berjalan dalam arah yang sama dengan tren pasar. Meskipun pasar smartwatch terus tumbuh, semakin banyak pengguna yang memilih perangkat yang lebih sederhana untuk mengurangi gangguan digital dan lebih fokus pada momen nyata.
Implikasinya, produsen wearable perlu mempertimbangkan kembali strategi fitur mereka. Menambahkan lebih banyak fitur belum tentu menjadi solusi terbaik jika justru membuat pengguna semakin terdistraksi. Keseimbangan antara fungsionalitas dan kesederhanaan bisa menjadi kunci untuk mempertahankan pengguna di masa depan.





Komentar
Belum ada komentar.