Telset.id, Jakarta āĀ Setelah pada bulan September lalu Dell secara resmi mengakuisisi EMC yang merupakan perusahaan solusi TI sepertiĀ storage,Ā cloud, dan lainnya, Dell EMC langsung memusatkan perhatian mereka pada transformasi digital di tahun ini.
Memahami jika transformasi digital memerlukan infrastruktur TI yang kuat, maka pengangkatan tema transformasi digital sebagaiĀ topik utamaĀ di ajang Dell EMC World 2017 yang diselenggarakan beberapa waktu yang lalu di Las Vegas, Amerika Serikat pun dianggap sangat pantas.
āMegatren transformasi digital akan terus meningkat, menegaskan betapa pentingnya untuk memulai perjalanan transformasi TI sekarang,ā kata Catherine Lian, Managing Director, Dell EMC Indonesia.
Karenanya, di ajang tersebut Dell menghadirkan sejumlah produk dan solusi baru yang diklaim memiliki peran untuk membantu proses transformasi digital para pelanggannya, dengan menempatkan TI mereka pada sebuah arsitektur modern sebagai dasar bagiĀ hybrid cloud.
Hal tersebut tentu bermanfaat bagi para pelanggannya karena selain membantu mengelola skala lingkungan TI, juga mampu membantu mengoptimalkan biaya operasional yang selama ini mereka keluarkan hanya untuk TI saja.
Hal itu menurut Catherine, disebabkan karena mereka hanya perlu membayar solusi yang mereka gunakan saja, baik di tingkat komponen maupun di tingkatanĀ data center.
Di kesempatan yang sama, menurut Adir Ginting, Infrastructure Deirector Dell EMC, total ada tiga model solusi yang ditawarkan oleh Dell EMC bagi para pelanggannya. āAda tiga yakniĀ high-end,Ā midrange danĀ unstructured,ā katanya.
Produk dan solusi yang ditawarkan berupaĀ sistem penyimpananĀ all-flash yang menurut Adir sama sekali tidak terdapatĀ spinning diskĀ di dalamnya,Ā softwareĀ keamanan data yang sudah terintegrasi, penyimpanan berbasisĀ software, sistemĀ open networking hingga serverĀ PowerEdge 14G terbaru.
āSemua produk dan solusi ini akan diluncurkan di kuartal ketiga atau sekitar bulan Oktober tahun ini,ā ujar Catherine. (FHP/HBS)




