📑 Daftar Isi

Samsung Galaxy S26 Ultra smartphone in blue color.

CXMT Siap Produksi LPDDR6, RAM Flagship Lebih Murah?

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • CXMT hampir menyelesaikan verifikasi R&D untuk LPDDR6, tahap akhir sebelum uji produksi skala kecil
  • Produksi massal ditargetkan dimulai pada paruh kedua tahun ini dengan kecepatan desain hingga 12,8Gbps
  • Harga LPDDR5X melonjak 78-83% pada kuartal kedua akibat permintaan pusat data AI
  • LPDDR6 diperkirakan 20% lebih mahal dari LPDDR5X, awalnya terbatas untuk flagship
  • Samsung dikabarkan mempertimbangkan ulang penggunaan LPDDR6 untuk Galaxy S27 Ultra, Xiaomi siapkan flagship pertama
  • Apple dilaporkan menjajaki penggunaan memori CXMT untuk perangkat di China meski ada penolakan AS
  • Kehadiran CXMT bisa memberi daya tawar lebih kuat bagi produsen ponsel

Telset.id – ChangXin Memory Technologies (CXMT), produsen DRAM terbesar di China, hampir menyelesaikan verifikasi R&D untuk LPDDR6, membuka peluang produksi massal pada paruh kedua tahun ini. Jika berhasil, kehadiran pemasok baru ini berpotensi menekan harga RAM smartphone yang saat ini melonjak tajam akibat permintaan pusat data AI.

Menurut laporan China Business News, CXMT telah menyelesaikan tahap verifikasi R&D LPDDR6, salah satu tahapan teknis besar terakhir sebelum uji produksi skala kecil. Desain memorinya saat ini dikabarkan mencapai kecepatan hingga 12,8Gbps. Kabar ini muncul di tengah kondisi pasar RAM global yang kacau, di mana pusat data AI menyerap kapasitas produksi yang ada, membuat produsen smartphone berebut pasokan memori mobile yang semakin mahal.

Electronics, Hardware, Electronic Chip

TrendForce mencatat harga LPDDR5X melonjak 78% hingga 83% selama kuartal kedua saja, memaksa merek-merek untuk mempertimbangkan kembali volume produksi dan opsi RAM berkapasitas tinggi. Situasi ini membuat kabar kemajuan CXMT menjadi angin segar bagi industri smartphone yang tengah tertekan biaya komponen.

Apa Itu LPDDR6 dan Mengapa Penting?

LPDDR6 adalah generasi berikutnya dari RAM berdaya rendah yang digunakan di dalam smartphone, tablet, dan laptop ultra-tipis. Teknologi ini menawarkan bandwidth lebih besar dan efisiensi yang lebih baik, yang seharusnya membantu multitasking, gaming, pemrosesan kamera, dan menjalankan fitur AI langsung di ponsel.

Namun, teknologi baru ini tidak akan murah. Satu laporan mengklaim LPDDR6 bisa berharga sekitar 20% lebih mahal daripada LPDDR5X, yang mungkin awalnya membatasi penggunaannya hanya pada ponsel flagship mahal. Samsung sendiri dikabarkan telah mempertimbangkan kembali penggunaan LPDDR6 dan penyimpanan UFS 5.0 di dalam Galaxy S27 Ultra karena masalah biaya dan produksi massal. Sementara itu, Xiaomi dilaporkan sedang menyiapkan flagship masa depan yang bisa menjadi salah satu ponsel pertama yang mengadopsi memori baru ini.

Kabar tentang kesiapan CXMT ini menarik untuk disimak, terutama mengingat dinamika industri teknologi China yang terus berkembang. Sebelumnya, China juga telah menetapkan regulasi baru terkait indikator kesehatan baterai EV yang menunjukkan komitmen negara tersebut dalam standardisasi teknologi. Di sisi lain, perkembangan AI China juga terus menjadi sorotan, seperti yang terlihat pada model AI GLM-5.2 yang sukses di tugas keamanan siber.

Dampak Potensial bagi Harga dan Ketersediaan

Pertanyaannya, akankah semua ini membuat ponsel lebih murah? Tidak segera. CXMT masih perlu membuktikan bahwa mereka dapat memproduksi LPDDR6 secara andal, mencapai hasil produksi (yield) yang kuat, dan memproduksi cukup chip untuk memenuhi permintaan merek smartphone besar.

Namun, sudah ada tanda-tanda bahwa pembuat perangkat besar mulai memperhatikan. Apple dilaporkan telah menjajaki penggunaan memori CXMT di perangkat yang dijual di China, meskipun ide tersebut menghadapi penolakan politik dari pemerintah AS.

Yang lebih penting, masuknya pemasok lain ke pasar bisa memberi pembuat ponsel lebih banyak opsi dan daya tawar yang lebih kuat. Namun, manfaat apa pun bagi pembeli akan bergantung pada beberapa faktor, termasuk hasil produksi CXMT, keandalan, skala manufaktur, harga, adopsi pelanggan, dan pembatasan politik seputar pemasok memori China.

Bahkan jika hambatan-hambatan itu teratasi, ponsel yang lebih murah tidak dijamin. Tetapi sumber LPDDR6 baru yang andal pada akhirnya bisa meningkatkan ketersediaan, mengurangi sebagian tekanan harga, dan membantu teknologi ini menjangkau lebih banyak perangkat di luar model flagship paling mahal.

Perkembangan CXMT ini menunjukkan bagaimana lanskap manufaktur teknologi global terus bergeser. Sementara itu, persaingan di pasar otomotif China juga semakin ketat, dengan MG 07 yang menargetkan menjadi sedan terlaris di China. Semua perkembangan ini saling terkait dalam ekosistem manufaktur dan teknologi China yang semakin dominan.

Bagi konsumen, kabar ini setidaknya memberikan harapan bahwa tekanan harga RAM yang sedang berlangsung bisa mereda dalam jangka menengah. Namun, seperti halnya semua perkembangan teknologi, manfaat nyata hanya akan terasa jika CXMT mampu memenuhi janji produksinya dan melewati berbagai hambatan regulasi yang ada.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.