Commodore Callback 8020 ponsel lipat retro

Commodore Turunkan Harga Callback 8020 Jadi $399 Jelang Preorder

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Commodore turunkan harga Callback 8020 dari $499 menjadi $399
  • Penurunan harga karena penggunaan chip memori post-consumer daur ulang
  • Earphone FiiO kini dijual terpisah sebagai add-on
  • Empat varian warna dapatkan harga baru, Founders Edition tetap
  • Diskon tambahan $50 dengan kode peluncuran pada 30 Juni
  • Preorder dibuka 30 Juni, pengiriman tergantung otorisasi FCC
  • RAM 4 GB dengan prosesor MediaTek Helio G81
  • Krisis memori global dorong harga DRAM naik 90-95%

Telset.id – Commodore secara resmi memangkas harga awal ponsel lipat Callback 8020 menjadi $399, turun dari $499, hanya enam hari sebelum preorder dibuka pada 30 Juni 2026. Langkah ini diambil dengan beralih ke chip memori daur ulang (post-consumer) dan menjadikan earphone bawaan sebagai aksesori opsional.

Keputusan ini memberikan dampak langsung bagi konsumen yang menantikan perangkat retro tersebut. Dengan harga baru, empat dari lima varian warna kini memenuhi syarat untuk banderol $399, sementara edisi Founders Edition berlapis emas 24 karat tetap di harga aslinya. Pendaftaran kode peluncuran pada 30 Juni juga memberikan potongan tambahan $50, sehingga sebagian besar model bisa didapatkan seharga $349 pada hari itu saja.

Commodore mengaitkan harga awal $499 dengan krisis memori global yang mendorong harga DRAM ke rekor tertinggi. Harga kontrak memori melonjak 90% hingga 95% pada kuartal pertama 2026, setelah Samsung, SK hynix, dan Micron mengalihkan produksi ke memori bandwidth tinggi untuk akselerator AI. Akibatnya, kapasitas untuk komponen konsumen berkurang drastis.

Ponsel Callback 8020 membawa RAM 4 GB yang dipasangkan dengan prosesor MediaTek Helio G81, konfigurasi yang tergolong sederhana untuk standar smartphone saat ini. Namun, memori dapat menyumbang 15% hingga 20% dari biaya bahan ponsel kelas menengah, dan produsen Android murah tidak memiliki kontrak pasokan jangka panjang yang melindungi perusahaan seperti Apple dan Samsung dari lonjakan harga.

Dengan memori post-consumer, Commodore mengklaim chip tersebut telah melalui uji tekanan ketat dan dilindungi garansi satu tahun yang sama dengan chip baru. Pembeli yang menginginkan memori pabrikan baru masih bisa memilih upgrade berbayar saat checkout. Sementara itu, monitor in-ear khusus dari FiiO yang sebelumnya disertakan dalam setiap kotak kini dijual sebagai add-on terpisah.

Commodore Callback 8020

Varian BASIC Beige, ProtoPET White, dan SX Silver turun dari $499 menjadi $399. Edisi Starlight transparan bahkan mendapat potongan $150, dari $549 menjadi $399. Edisi Founders Edition 24 karat emas tetap pada harga aslinya, yang dikaitkan Commodore dengan pelapisan emas dan item bundel tambahan.

Preorder dibuka pada 30 Juni melalui situs Commodore, dengan pembeli dikenakan biaya di muka untuk mendanai produksi. Commodore menyatakan pengiriman dimulai musim dingin ini dan preorder akan dikirim dalam waktu enam bulan. Namun, pengiriman tergantung pada perangkat yang lolos otorisasi FCC, yang belum selesai dilakukan.

Langkah Commodore ini menjadi strategi menarik di tengah krisis memori yang masih berlangsung. Vendor lain seperti Framework juga telah memperingatkan kenaikan harga RAM dan SSD hingga 2026. Keputusan menggunakan memori daur ulang menunjukkan bagaimana produsen beradaptasi dengan tekanan rantai pasok tanpa sepenuhnya membebani konsumen.

Bagi penggemar retro, penurunan harga ini membuat Callback 8020 semakin menarik. Ponsel ini menawarkan pengalaman unik dengan sistem operasi berbasis Linux yang tidak memiliki media sosial maupun browser, cocok bagi mereka yang ingin mengurangi gangguan digital.

Dengan harga $399, Commodore Callback 8020 menjadi salah satu ponsel lipat paling terjangkau di pasaran, meskipun dengan spesifikasi yang sederhana. Konsumen yang tertarik disarankan mendaftar kode peluncuran untuk mendapatkan diskon tambahan $50 pada hari preorder.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.