Pernahkah Anda merasa siklus peluncuran smartphone belakangan ini terasa begitu cepat, namun inovasi yang ditawarkan terkesan “jalan di tempat”? Perasaan deja vu ini mungkin akan kembali menghampiri Anda saat melihat bocoran terbaru dari lini menengah Samsung. Raksasa teknologi asal Korea Selatan ini tampaknya sedang mempersiapkan amunisi terbarunya untuk tahun depan, dan detail lengkap mengenai dua jagoan mereka, Galaxy A37 dan Galaxy A57, akhirnya terkuak ke publik.
Bagi Anda yang mengikuti perkembangan teknologi, seri Galaxy A5x dan A3x adalah tulang punggung penjualan Samsung di segmen menengah. Mereka menawarkan keseimbangan antara fitur premium dan harga yang masih masuk akal. Namun, bocoran spesifikasi terbaru yang beredar mengindikasikan bahwa Samsung mungkin mengambil pendekatan yang sangat “aman” untuk siklus kali ini, dengan fokus pada penyempurnaan estetika ketimbang lonjakan performa yang drastis.
Laporan terbaru telah mengungkap “jeroan” lengkap dari kedua perangkat ini, memberikan gambaran jelas tentang apa yang bisa kita harapkan. Dari perubahan chipset hingga profil desain yang semakin ramping, mari kita bedah satu per satu apakah Galaxy A Series terbaru ini layak dinantikan atau sekadar penyegaran minor dari pendahulunya.
Perombakan Dapur Pacu: Exynos Mengambil Alih
Perubahan paling mencolok tahun ini terletak di jantung pemrosesan. Samsung dikabarkan melakukan transisi strategi chipset yang cukup menarik. Untuk Galaxy A37, Samsung disebut-sebut akan beralih menggunakan Exynos 1480. Langkah ini menggantikan penggunaan Snapdragon 6 Gen 3 yang sebelumnya tertanam pada Galaxy A36. Pergantian ini diprediksi akan memberikan peningkatan performa yang moderat untuk tugas sehari-hari, meski mungkin memicu perdebatan di kalangan penggemar setia Snapdragon.
Sementara itu, “kakaknya”, Galaxy A57, juga mengikuti jejak serupa dengan mengadopsi Exynos 1680, menggantikan Exynos 1580 yang ada pada Galaxy A56. Ini adalah langkah evolusioner yang wajar, menjanjikan efisiensi daya yang lebih baik dan manajemen suhu yang lebih optimal. Tampaknya, strategi chipset Samsung kali ini benar-benar berfokus pada ekosistem in-house mereka untuk menekan biaya sekaligus mengoptimalkan integrasi software.
Dalam hal memori, kedua perangkat ini dilaporkan memiliki opsi yang identik. Anda akan disuguhkan pilihan RAM 6GB atau 8GB, serta penyimpanan internal 128GB atau 256GB. Namun, ada satu detail yang mungkin mengecewakan bagi sebagian pengguna: laporan tersebut menyebutkan tidak adanya ekspansi microSD. Jika ini benar, Anda harus bijak memilih varian penyimpanan sejak awal pembelian.
Baca Juga:
Desain Lebih Ramping dan Layar Familiar
Jika Anda berharap ada revolusi di sektor layar, Anda mungkin harus menurunkan ekspektasi. Baik Galaxy A37 maupun A57 dikabarkan tetap mempertahankan layar AMOLED 6,7 inci dengan refresh rate 120Hz. Secara visual, pengalaman menatap layar tidak akan jauh berbeda dari generasi sebelumnya—tetap tajam, jernih, dan mulus, yang memang sudah menjadi standar emas Samsung di kelas ini.
Namun, perubahan fisik yang signifikan terjadi pada dimensi bodi, khususnya pada Galaxy A57. Perangkat ini dirumorkan hadir dengan profil yang lebih tipis dan ringan. Dengan dimensi sekitar 161,5 x 76,9 x 6,9mm dan bobot 192g, Galaxy A57 lebih tipis dibandingkan Galaxy A56 yang memiliki ketebalan 7,4mm. Bagi Anda yang mengutamakan kenyamanan genggaman dan estetika modern, pemangkasan ketebalan ini tentu menjadi nilai tambah tersendiri.
Untuk Galaxy A37, dimensinya tercatat sebesar 162,9 x 78,2 x 7,4mm dengan berat sekitar 196g. Samsung juga menyiapkan palet warna yang menarik. Galaxy A37 akan hadir dalam varian Charcoal, Graygreen, Lavender, dan White. Sementara Galaxy A57 menawarkan nuansa yang sedikit lebih premium dengan opsi Awesome Gray, Icyblue, Lilac, dan Navy.
Sektor Kamera: Peningkatan Minor
Di departemen fotografi, Samsung tampaknya menganut prinsip “jika tidak rusak, jangan diperbaiki”. Kamera utama 50MP tetap menjadi andalan di kedua perangkat. Namun, ada sedikit tweak pada Galaxy A37, di mana sensor ultra-wide diprediksi naik kelas dari 8MP menjadi 12MP. Ini adalah kabar baik bagi Anda yang gemar memotret pemandangan luas dengan detail yang lebih tajam. Kamera depan 12MP juga disiapkan untuk kebutuhan swafoto.
Pada Galaxy A57, konfigurasi kamera tampaknya tidak banyak berubah dari pendahulunya. Anda akan menemukan kamera utama 50MP, kamera ultra-wide 12MP, dan kamera makro 5MP. Di bagian depan, sensor 12MP siap mengakomodasi panggilan video dan vlogging ringan. Meski spesifikasi perangkat kerasnya terlihat mirip, kita bisa berharap adanya peningkatan dari sisi pemrosesan gambar berkat ISP baru pada chipset Exynos anyar tersebut.
Kapasitas baterai pada kedua model ini juga diprediksi tetap bertahan di angka 5.000mAh. Angka ini masih menjadi standar industri yang aman untuk penggunaan seharian penuh. Dengan kombinasi prosesor yang lebih efisien dan kapasitas baterai yang besar, daya tahan perangkat ini seharusnya tidak menjadi isu. Kehadiran dua model ini nantinya akan melengkapi Jajaran A Series lainnya yang sudah lebih dulu dirumorkan.
Secara keseluruhan, bocoran ini mengisyaratkan bahwa Samsung tidak melakukan perubahan radikal tahun ini. Fokus mereka tampaknya lebih pada penyempurnaan desain fisik menjadi lebih ergonomis dan peningkatan efisiensi dapur pacu. Bagi pengguna model tahun lalu, mungkin ini bukan alasan kuat untuk upgrade. Namun bagi Anda yang masih menggunakan seri A yang lebih lawas, Galaxy A57 dan A37 menawarkan paket lengkap yang semakin matang.

