📑 Daftar Isi

Ilustrasi iPhone 18 Pro dengan chip Apple A20 Pro terbaru

Bocoran Die A20 Pro Ungkap Chip 2nm untuk iPhone 18 Pro

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Bocoran foto die chip A20 Pro muncul dari Weibo, menunjukkan desain ulang besar.
  • Chip diklaim dibangun dengan proses 2nm TSMC untuk iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra.
  • Spek yang terungkap: GPU 7-core (terbesar Apple), CPU 4+2 core, cache L2 lebih besar, dan memori LPDDR5X 96-bit.
  • Die tidak menampilkan blok NPU/ISP, diduga NPU untuk AI akan lebih besar.
  • Galaxy S26 Ultra dan Z Fold 8 dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 saat ini unggul tipis atas A19 Pro.
  • iPhone 18 Pro Max dan iPhone Ultra dijadwalkan rilis 9 September.

Telset.id – Bocoran terbaru memperlihatkan foto die chipset Apple A20 Pro yang diklaim akan menjadi otak dari iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra. Foto ini menjadi sorotan karena chip tersebut disebut akan dibangun dengan proses fabrikasi 2nm milik TSMC, menandai lompatan signifikan dari generasi sebelumnya.

Kabar ini datang dari pengguna Weibo bernama “White rice fried white rice” (terjemahan mesin) yang mengunggah gambar die dan analisis tata letaknya. Berdasarkan laporan tersebut, chip ini mengalami desain ulang besar-besaran. Informasi ini penting karena performa chip adalah faktor kunci yang menentukan kemampuan gaming, grafis, dan kecerdasan buatan pada perangkat flagship Apple berikutnya.

Bocoran ini muncul di tengah antisipasi publik terhadap acara Apple yang dijadwalkan pada 9 September mendatang. Baik iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, maupun iPhone Ultra disebut akan diperkenalkan pada acara tersebut, bersamaan dengan setidaknya tujuh perangkat lainnya.

Spesifikasi yang Terungkap dari Die A20 Pro

Analisis dari foto die tersebut mengungkapkan beberapa perubahan signifikan dibandingkan chip A19 Pro. Berikut adalah poin-poin utama yang diklaim menjadi fitur baru dari chip ini:

  • GPU 7-core, yang jika akurat akan menjadi GPU terbesar yang pernah digunakan Apple.
  • Konfigurasi CPU dengan 4 core efisiensi dan 2 core performa.
  • Cache L2 sebesar 8MB untuk core efisiensi, meningkat dari 6MB pada A19.
  • Cache L2 sebesar 16MB untuk core performa, sama dengan A19 Pro.
  • Antarmuka memori LPDDR5X 96-bit.

Alleged Apple A20 Pro die

Pada tingkat paling dasar, GPU yang lebih besar dan cache memori yang lebih banyak seharusnya menghasilkan performa gaming, grafis, dan kecepatan keseluruhan yang lebih baik pada iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Ultra. Meski begitu, perlu dicatat bahwa analisis tata letak dari bocoran ini masih bersifat spekulatif, karena pengunggahnya mengaku mencoba beberapa skema sebelum menemukan yang dianggap “paling masuk akal”.

Menariknya, die tersebut tidak memiliki blok NPU atau ISP yang diberi label. Hal ini penting karena NPU akan bertanggung jawab atas fitur-fitur kecerdasan buatan (AI). Diduga, blok NPU tersebut akan berukuran lebih besar juga, yang kemungkinan menjadi alasan mengapa posisi CPU bergeser dibandingkan dengan A19 Pro.

Perbandingan dengan Chip Android Terbaru

Apple memiliki pesaing utama, Samsung, yang telah menggunakan chip Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang bertenaga. Baik Galaxy S26 Ultra maupun Galaxy Z Fold 8 disebut-sebut sebagai pusat multitasking yang kuat berkat chip Qualcomm tersebut.

Snapdragon 8 Elite Gen 5 chipset

Dalam pengujian internal yang dilakukan, kedua perangkat Samsung tersebut terbukti sangat kuat dan mampu mengungguli iPhone 17 Pro Max yang menggunakan chip A19 Pro, terutama dalam pengujian multicore dan benchmark grafis. Data benchmark menunjukkan hasil yang cukup ketat, di mana Galaxy S26 Ultra dan Galaxy Z Fold 8 unggul tipis atas iPhone 17 Pro Max.

Apple dan Samsung memang kerap bergantian memimpin dalam hal performa setiap kali generasi baru dirilis. Meskipun saat ini Galaxy S26 Ultra dan Z Fold 8 berada di depan, selisihnya tidak terlalu besar. Jika A20 Pro sekuat yang terlihat dari bocoran ini, maka iPhone 18 Pro Max dan iPhone Ultra diprediksi akan mampu menyamai atau bahkan melampaui kemampuan Samsung dan Qualcomm.

Kedua iPhone tersebut dijadwalkan meluncur pada acara Apple pada 9 September. Selain itu, bocoran lain juga menyebutkan bahwa iPhone Ultra diprediksi mendukung MagSafe dan harganya bisa menembus puluhan juta rupiah. Bagi pengguna yang penasaran dengan ekosistem Apple, ada juga berbagai trik tersembunyi yang bisa dieksplorasi dari aplikasi bawaan iPhone.

Kehadiran chip 2nm ini menjadi kunci persaingan Apple di pasar flagship. Jika bocoran ini akurat, peningkatan dari sisi GPU dan cache akan memberikan dampak langsung pada pengalaman pengguna, terutama bagi mereka yang kerap bermain game berat atau mengedit video. Ini adalah perkembangan yang patut dinantikan pada ajang peluncuran resmi nanti.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.