Telset.id – Bocoran spesifikasi Samsung Galaxy S27 Ultra mengejutkan publik: baterai dikabarkan tembus lebih dari 6.000mAh, sebuah lompatan besar setelah tujuh tahun Samsung mempertahankan kapasitas 5.000mAh di jajaran Ultra sejak Galaxy S20 Ultra.
Kabar ini datang dari tipster Debayan Roy di platform X, yang merilis sejumlah spesifikasi untuk model flagship mendatang tersebut. Menurut Roy, Galaxy S27 Ultra akan membawa panel OLED yang lebih baik, chipset anyar, dan RAM LPDDR6 terbaru. Namun, sorotan utama jatuh pada baterai yang tercatat “>6,000mAh.”
Jika bocoran ini akurat, ini akan menjadi perubahan paling signifikan dalam sejarah baterai seri Galaxy S Ultra. Selama tujuh generasi—dari Galaxy S20 Ultra hingga Galaxy S26 Ultra—Samsung konsisten menggunakan baterai 5.000mAh. Meskipun efisiensi chipset meningkat setiap tahun, keputusan untuk tidak menambah kapasitas fisik baterai kerap dianggap sebagai kelalaian, terutama saat kompetitor mulai membenamkan baterai silikon karbon hingga 10.000mAh.
Perbandingan spesifikasi antara Galaxy S27 Ultra dan Galaxy S26 Ultra menunjukkan peningkatan di hampir semua lini. Berikut tabel perbandingannya:
| Spesifikasi | Galaxy S27 Ultra | Galaxy S26 Ultra |
|---|---|---|
| Layar | 6,9″ LTPO OLED, panel M16 | 6,9″ LTPO OLED, panel M14 |
| Prosesor | Snapdragon 8 Elite Gen 6 (2nm) | Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3nm) |
| RAM | LPDDR6 | LPDDR5X |
| Kamera | 200MP (wide), 50MP (ultrawide), 50MP (periscope telephoto) 5x optical | 200MP (wide), 50MP (ultrawide), 50MP (periscope telephoto) 3x optical |
| Baterai | >6.000mAh | 5.000mAh |
| Pengisian Daya | Qi2 | 60W kabel, 25W nirkabel |
| Material | Bingkai aluminium, USB 3.2, IP68 | Bingkai aluminium, USB 3.2, IP68 |

Kombinasi chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 fabrikasi 2nm dengan RAM LPDDR6 disebut akan membuat Galaxy S27 Ultra jauh lebih efisien dan bertenaga dibanding pendahulunya. Peningkatan efisiensi ini, ditambah baterai lebih besar, berpotensi menghadirkan daya tahan yang jauh lebih lama.
Selain baterai, Roy juga mengklaim Galaxy S27 Ultra akan mendukung pengisian daya nirkabel Qi2. Fitur ini sempat dirumorkan untuk Galaxy S26 Ultra namun tidak terealisasi.
Samsung Pertimbangkan Pendingin Cair
Tidak hanya baterai, laporan dari publikasi Korea Sisa Journal e mengungkap bahwa Samsung sedang menjajaki penggunaan sistem pendingin cair (liquid cooling) di seri Galaxy S27. Ini adalah teknologi yang jarang ditemukan di ponsel, meskipun RedMagic 11 Pro yang dirilis Desember 2025 sudah mengadopsinya.
Terakhir kali Samsung menggunakan pendingin cair adalah di Galaxy Note 9 yang dirilis tahun 2018. Sistem ini memanfaatkan cairan (biasanya air) yang disegel di dalam perangkat untuk membuang panas dengan cepat.
“Pendingin udara lebih cepat tetapi membuat ponsel lebih berat,” ujar Park Min, peneliti senior Samsung, dalam sebuah seminar di Korea. “Karena pendingin cair menggunakan kipas pendingin memiliki masalah kebisingan dan banyak keterbatasan lain, kami fokus pada pendingin cair dan mempertimbangkan arah untuk memaksimalkan kinerja melalui struktur yang terhubung langsung ke AP.”
Park juga mencatat bahwa Apple sudah mulai mengajukan paten sistem pendingin aktif, dan Samsung berusaha kompetitif dalam hal pembuangan panas. “Saya yakin komersialisasi tidak lama lagi,” kata Park.
Baca Juga:
Galaxy S27 Ultra dijadwalkan rilis pada awal 2027. Jika bocoran ini akurat, Samsung akhirnya menjawab kritik penggemar yang selama bertahun-tahun menanti peningkatan baterai di lini flagship-nya.





Komentar
Belum ada komentar.