Pernahkah Anda membayangkan sebuah smartphone flagship yang bisa bertahan hidup berhari-hari tanpa perlu menyentuh kabel pengisi daya? Di era modern ini, kecemasan akan baterai lemah seringkali menjadi momok, memaksa kita membawa powerbank kemana-mana layaknya tabung oksigen. Namun, tampaknya batasan teknologi baterai akan segera didobrak dengan inovasi yang cukup gila dari salah satu pemain besar industri seluler.
OnePlus, jenama yang dikenal dengan semboyan “Never Settle”, belakangan ini memang sedang agresif. Setelah menutup kuartal keempat tahun 2025 dengan peluncuran OnePlus 15 dan Ace 6T, serta baru saja mengumumkan seri Turbo 6 dan Turbo 6V, mereka tampaknya belum ingin menginjak rem. Pasar Tiongkok menjadi saksi bagaimana agresivitas OnePlus dalam membanjiri segmen high-end dengan variasi chipset Snapdragon yang bertenaga.
Kini, perhatian para pengamat teknologi tertuju pada bocoran terbaru dari tipster kenamaan, Digital Chat Station (DCS). Sebuah perangkat misterius bertenaga MediaTek Dimensity kini tengah dalam tahap rekayasa. Mengingat rekam jejak OnePlus yang kerap menggunakan cip Dimensity untuk seri Ace, besar kemungkinan perangkat yang dimaksud adalah suksesor dari lini tersebut. Apakah ini pertanda kehadiran OnePlus Ace 6 Ultra? Indikasi ke arah sana sangat kuat, terutama melihat spesifikasi “monster” yang mulai terkuak.
Layar Datar dengan Kecepatan Tinggi
Berdasarkan informasi yang dibocorkan oleh DCS, prototipe ponsel yang sedang dikembangkan ini tidak main-main dalam sektor visual. Perangkat ini kabarnya akan mengusung panel OLED LTPS berukuran 6,78 inci. Yang menarik, OnePlus tampaknya mempertahankan desain layar datar (flat) yang kian digemari karena kemudahannya dalam pemasangan pelindung layar dan minimnya risiko sentuhan tidak sengaja.
Resolusi yang ditawarkan mencapai 1.5K, sebuah titik tengah yang manis antara ketajaman Full HD+ dan konsumsi daya Quad HD+. Namun, fitur yang paling mencolok adalah refresh rate yang mencapai 165Hz. Angka ini menjanjikan pengalaman gulir yang sangat mulus, jauh di atas standar 120Hz yang biasa kita temukan pada kompetitor seperti dalam perbandingan Duel Flagship lainnya. Selain itu, desainnya disebut memiliki sudut membulat yang besar serta fitur keamanan biometrik berupa pemindai sidik jari ultrasonik di dalam layar, yang menjanjikan kecepatan dan akurasi lebih baik dibanding sensor optikal biasa.
Revolusi Kapasitas Baterai
Inilah bagian yang paling mengejutkan dan berpotensi mengubah standar industri. DCS menyebutkan bahwa baterai yang sedang diuji coba pada unit rekayasa ini memiliki kapasitas yang sangat masif. Saat ini, kapasitas baterainya sudah berada di angka kepala “8” (8.000-an mAh), namun ekspektasi internal perusahaan menargetkan kapasitas kelas 9.000mAh.
Jika ini terealisasi, OnePlus Ace 6 Ultra akan menjadi salah satu smartphone performa tinggi dengan baterai terbesar di pasaran. Kapasitas sebesar ini biasanya hanya ditemukan pada tablet atau ponsel rugged yang tebal. Namun, OnePlus tampaknya mencoba memadukan performa buas dengan ketahanan daya ekstrem. Ini tentu menjadi antitesis dari tren ponsel tipis seperti yang terlihat pada rumor Ponsel Kompak lainnya, di mana ukuran baterai seringkali dikorbankan demi estetika.
Baca Juga:
Dapur Pacu Dimensity 9500
Berbicara soal performa, perangkat ini dipastikan akan ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 9500. Ada fakta menarik seputar pemilihan cip ini. DCS mengklaim bahwa MediaTek tidak berencana meluncurkan varian “Plus” untuk Dimensity 9500 tahun ini. Sebagai pengingat, varian Plus biasanya adalah versi overclocked dengan kecepatan clock yang lebih tinggi.
Tahun lalu, OnePlus Ace 5 Ultra hadir dengan Dimensity 9400 Plus. Dengan absennya varian 9500 Plus tahun ini, maka penggunaan Dimensity 9500 standar pada calon Ace 6 Ultra ini menjadi sangat masuk akal. Keputusan ini mungkin diambil karena performa dasar Dimensity 9500 sudah dianggap sangat mumpuni, bahkan untuk bersaing dengan Prioritas Berbeda dari kompetitor yang menggunakan cip lain. DCS juga menyebutkan adanya “custom performance tuning”, yang mengindikasikan OnePlus akan melakukan optimalisasi khusus agar cip ini bisa berlari kencang namun tetap efisien.
Prediksi Jadwal Peluncuran
Lantas, kapan kita bisa melihat monster baterai ini di pasaran? Jika kita melihat pola peluncuran sebelumnya, OnePlus Ace 5 Ultra diumumkan pada bulan Mei 2025. Dengan asumsi siklus tahunan yang konsisten, besar kemungkinan OnePlus Ace 6 Ultra akan memulai debutnya sekitar bulan Mei tahun ini.
Kehadiran ponsel ini tentu akan memanaskan persaingan di segmen flagship killer. Kombinasi layar 165Hz, cip Dimensity 9500 yang dioptimalkan, serta baterai yang berpotensi menyentuh angka 9.000mAh adalah proposisi nilai yang sulit diabaikan. Bagi Anda yang mendambakan performa tanpa kompromi daya, perangkat ini layak masuk dalam daftar tunggu. Mari kita nantikan apakah OnePlus benar-benar bisa merealisasikan ambisi baterai raksasa ini dalam bodi ponsel yang tetap ergonomis.

