Telset.id – Audio-Technica resmi memperkenalkan ATH-AWX7000, headphone flagship closed-back yang diklaim perusahaan sebagai “headphone terbaik yang pernah mereka buat”. Headphone ini hadir dengan harga USD 3.799 atau setara puluhan juta rupiah, menjadikannya salah satu produk audio paling mahal di segmen audiophile saat ini.
ATH-AWX7000 menggabungkan pengerjaan kayu Jepang yang difinishing tangan dengan driver berukuran 58mm yang baru dikembangkan. Earcup-nya dibuat dari Kiso cypress, jenis kayu berharga yang secara historis digunakan untuk kuil Shinto dan vihara Buddha. Setiap housing diselesaikan secara manual dengan Echizen lacquer tradisional, yang menonjolkan serat kayu dan diperkirakan akan semakin gelap seiring waktu.
Frame dan slider headphone ini difinishing dengan warna navy kachi-iro, warna yang secara tradisional diasosiasikan dengan samurai. Detail ini menegaskan posisi ATH-AWX7000 bukan sekadar perangkat audio, melainkan objek craftsmanship yang menyasar kolektor dan pengguna audio kelas atas.

Teknologi Driver Hybrid Matrix Diaphragm
ATH-AWX7000 menjadi headphone pertama Audio-Technica yang menggunakan teknologi Hybrid Matrix Diaphragm atau HMD. Diafragma 58mm ini menggabungkan polymer film dengan metal dome, alih-alih mengandalkan satu material tunggal. Menurut Audio-Technica, desain tersebut membantu diafragma mempertahankan bentuknya saat menghadapi tekanan udara tinggi di dalam earcup closed-back.
Teknologi ini dipasangkan dengan proses molding HXDT milik Audio-Technica, yang pertama kali digunakan pada ATH-ADX7000. Proses tersebut dirancang agar diafragma bergerak lebih seragam. Secara praktis, Audio-Technica menjanjikan bass yang lebih kuat dan bersih, dinamika yang lebih baik, serta soundstage yang lebih lebar. Perusahaan mendeskripsikan karakter suaranya sebagai warm dan lush, klaim yang tentu perlu didengar langsung untuk membuktikannya.
Bagi penggemar audio yang mengikuti perkembangan perangkat audiophile, lanskap pasar headphone premium memang terus bergerak. Sejumlah merek besar juga tengah memperluas jangkauan ke segmen pengguna muda, seperti yang terlihat dalam langkah akuisisi Skullcandy oleh Bose. Sementara untuk konten audio, layanan seperti radio lossless gratis kini makin mudah diakses.
Baca Juga:
Spesifikasi Kabel dan Konstruksi
Tidak ada Bluetooth maupun active noise cancellation pada ATH-AWX7000. Headphone ini sepenuhnya merupakan perangkat wired untuk pengguna audiophile. Audio-Technica menyertakan dua kabel detachable eight-braid dengan konektor A2DC. Satu kabel berukuran 2,5 meter dengan konektor balanced four-pin XLR, sedangkan satunya berukuran 3 meter dengan unbalanced cable berujung plug 6,3mm.
Frame magnesium dan slider aluminium membantu menjaga bobot headphone di kisaran 353 gram. Headband dan earpad dilapisi Japanese deerskin. Setiap unit diproduksi di Tokyo dan disertai hard carrying case. ATH-AWX7000 sudah tersedia sekarang dengan harga USD 3.799.

Peluncuran ini mempertegas posisi Audio-Technica di segmen audio premium yang menempatkan craftsmanship dan material tradisional sebagai nilai jual utama. Di sisi lain, industri audio terus bergerak ke arah integrasi teknologi baru, termasuk pemanfaatan AI untuk pengalaman audio personal seperti langkah rekrutmen tim Huxe AI oleh Apple. Ekosistem konten audio pun ikut berkembang, misalnya lewat persiapan fitur audiobook YouTube yang menantang Spotify dan Audible.
Dengan harga USD 3.799, ATH-AWX7000 menyasar pengguna yang menempatkan headphone bukan hanya sebagai alat mendengarkan, tetapi juga sebagai karya seni dan investasi koleksi. Klaim Audio-Technica soal bass yang lebih kuat, dinamika lebih baik, dan soundstage lebih lebar menjadi tolok ukur yang akan diuji langsung oleh para audiophile.





Komentar
Belum ada komentar.