ASUS ROG Rayakan 20 Tahun dengan Laptop Dual-Screen dan Kolaborasi Kojima

REKOMENDASI
ARTIKEL TERKAIT

Telset.id – Dua dekade. Itu waktu yang cukup untuk mengubah sebuah visi sederhana menjadi kekuatan yang mendefinisikan ulang sebuah industri. Jika Anda berpikir inovasi di dunia laptop gaming sudah mencapai puncaknya, ASUS Republic of Gamers (ROG) punya jawaban yang mengejutkan. Dalam perayaan 20 tahunnya, ROG tidak sekadar meluncurkan produk baru, tetapi meluncurkan sebuah pernyataan: masa depan komputasi gaming ada di sini, dan dibentuk oleh kolaborasi yang berani serta teknologi layar ganda yang revolusioner.

Acara Media Gathering yang digelar di Jakarta pada 24 Februari 2026 bukan sekadar seremoni. Ini adalah panggung dimana ROG, yang telah konsisten menjadi pemimpin pasar gaming di Indonesia sejak 2015, menunjukkan ototnya. Mereka memamerkan ekosistem paling komprehensif yang ditenagai oleh prosesor dan GPU generasi terbaru, dengan kecerdasan buatan (AI) sebagai jantungnya. Namun, di antara semua pengumuman, dua hal yang paling menyita perhatian adalah evolusi radikal laptop layar ganda dan sebuah kolaborasi yang hampir seperti mimpi bagi penggemar: kerja sama dengan studio legendaris Kojima Productions.

Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia, dengan tegas menyatakan bahwa perjalanan 20 tahun ini berakar pada semangat “For Those Who Dare”. Visi yang dimulai dari motherboard Crosshair pada 2006 kini telah bertransformasi menjadi janji untuk selalu memberikan yang terbaik bagi komunitas. Pertanyaannya, bagaimana janji itu diwujudkan dalam bentuk fisik yang bisa kita sentuh dan rasakan hari ini? Jawabannya ada pada lini produk yang tidak hanya tentang angka benchmark, tetapi tentang pengalaman yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.

ROG Zephyrus Duo GX651: Ketika Dua Layar OLED Bukan Lagi Gimmick

Inovasi layar ganda pada laptop bukanlah hal baru bagi ROG, tetapi generasi terbaru ROG Zephyrus Duo (GX651) membawa konsep ini ke wilayah yang sama sekali berbeda. Bayangkan: dua layar sentuh 16 inci, keduanya berpanel 3K ROG Nebula HDR OLED dengan refresh rate 120Hz. Ini bukan sekadar “secondary display” kecil, melainkan dua kanvas visual utama yang setara. Bagi kreator, ini berarti ruang kerja yang hampir tak terbatas untuk timeline video, layer desain, atau kode pemrograman. Bagi gamer, ini adalah kemewahan untuk memiliki peta game, chat streaming, atau monitor sistem berjalan mulus tanpa perlu mengalihkan pandangan dari aksi utama.

Ditenagai oleh GPU NVIDIA GeForce RTX 5090 laptop dan didinginkan oleh sistem ROG Intelligent Cooling dengan liquid metal, Zephyrus Duo ini dirancang untuk multitasking ekstrem yang didukung AI. Ini adalah jawaban atas tuntutan profesional modern yang menginginkan satu perangkat untuk segalanya: kerja, kreasi, dan bermain, tanpa kompromi. Keberanian ROG dalam mendobrak batas bentuk faktor laptop sekali lagi menempatkan mereka sebagai pionir sejati.

Baca Juga:

Portabilitas Tangguh: Zephyrus G14/G16 dan TUF Gaming A14

Sementara Zephyrus Duo menangani segalanya, lini Zephyrus G14 dan G16 (2026) fokus pada elegan dan mobilitas. Keduanya dibekali prosesor Intel Core Ultra Series 3 dengan NPU berkapasitas 50 TOPS, memungkinkan akselerasi AI lokal yang cepat untuk tugas seperti background blur saat streaming atau optimasi game via NVIDIA DLSS 4. Bagi pengguna AMD, opsi Ryzen AI juga tersedia dengan sertifikasi Copilot+. Layar Nebula HDR dengan kecerahan 1100-nits memastikan visual yang hidup di mana pun.

Di sisi lain, seri TUF Gaming hadir dengan proposisi nilai yang menarik. TUF Gaming A14, misalnya, mengusung prosesor AMD Ryzen AI Max+ 392 dengan desain chiplet “Strix Halo”. Yang menarik, iGPU Radeon 8060S di dalamnya diklaim setara dengan GPU diskrit GeForce RTX 5060. Ini adalah terobosan yang memungkinkan performa gaming AAA dalam bodi yang sangat ringan (1,48 kg) dan tangguh berstandar uji militer AS. Fitur Auto-switch Unified Memory-nya secara pintar mengalokasikan RAM sistem untuk VRAM atau menjalankan model AI besar secara lokal, menjadikannya rekomendasi laptop yang solid untuk mahasiswa dan profesional muda.

Mahakarya Kolaborasi: ROG Flow Z13-KJP Edisi Terbatas

Puncak dari perayaan ini adalah sesuatu yang melampaui spesifikasi teknis. ROG Flow Z13-KJP adalah sebuah artefak budaya pop. Hasil kolaborasi dengan Kojima Productions, perangkat ini dirancang langsung oleh seniman legendaris Yoji Shinkawa, terinspirasi oleh estetika Ludens. Ini adalah perpaduan antara teknologi mutakhir dan storytelling visual yang mendalam. Dijual hanya 50 unit di Indonesia, perangkat ini adalah barang kolektor.

Tapi jangan salah, di balik desainnya yang memukau, tersembunyi kekuatan monster. Sebagai tablet gaming paling powerful di dunia, ia mengusung AMD Ryzen AI Max+ 395, grafis Radeon 8060S, RAM 128GB, dan NPU 50 TOPS. Fleksibilitasnya sebagai tablet, konsol portabel, atau workstation menjadikannya simbol dari visi ROG tentang masa depan perangkat komputasi yang cair dan penuh ekspresi.

Pre-order perangkat eksklusif ini dibuka dari 24 Februari hingga 4 Maret 2026 dengan harga Rp 60.999.000. Pembeli akan mendapatkan paket eksklusif termasuk game Death Stranding 2: On The Beach untuk PC, briefcase, dan berbagai merchandise edisi spesial. Pengiriman unit direncanakan mulai 7 Maret 2026 melalui ASUS Online Store dan jaringan toko eksklusif di berbagai kota.

Dua puluh tahun ASUS ROG adalah cerita tentang keberanian untuk bereksperimen. Dari ROG Phone 3 yang gahar di masanya, hingga laptop dual-screen dan kolaborasi visioner hari ini, semangatnya tetap sama: mendorong batas. Inovasi yang diperkenalkan bukanlah akhir, melainkan pemanasan untuk babak berikutnya. Bagi gamer dan kreator di Indonesia, ini adalah pengingat bahwa masa depan gaming tidak hanya tentang frame rate yang lebih tinggi, tetapi tentang pengalaman yang lebih kaya, lebih personal, dan benar-benar berani.

TINGGALKAN KOMENTAR
Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ARTIKEL TERKINI
HARGA DAN SPESIFIKASI