Telset.id – Apple dilaporkan masih belum menentukan pilihan warna untuk iPhone Ultra, ponsel lipat pertamanya. Situasi ini mengulangi pola yang sama seperti saat peluncuran iPhone 17 Pro tahun lalu, di mana varian hitam atau abu-abu gelap tidak tersedia.
Menurut laporan dari PhoneArena pada Jumat (5/6/2026), pembocor Weibo Instant Digital mengklaim bahwa ada kemungkinan nyata iPhone Ultra tidak akan hadir dalam versi hitam. Informasi ini memang belum dikonfirmasi, namun menunjukkan adanya kebingungan di internal Apple terkait opsi warna perangkat flagship mereka.
Keputusan soal warna ini menjadi krusial mengingat jadwal produksi yang sudah mendekati. Apple dijadwalkan mengumumkan ponsel lipatnya pada awal September, dengan peluncuran satu atau dua minggu setelahnya. Artinya, produksi massal harus segera dimulai dalam waktu dekat.
“Memiliki pertanyaan soal pilihan warna yang masih terbuka di tahap akhir pengembangan perangkat adalah hal yang menonjol. Terlebih untuk perangkat jenis baru seperti ini, keterlambatan seperti itu bahkan lebih mengejutkan,” tulis jurnalis Ilia Temelkov dalam laporannya.
Opsi Warna Terbatas
Rumor tentang warna iPhone Ultra selama beberapa bulan terakhir relatif konsisten, mengindikasikan bahwa pilihan warna akan terbatas. Instant Digital sendiri sebelumnya mengklaim bahwa perangkat ini hanya akan hadir dalam dua warna, salah satunya putih.
Jika tidak ada versi hitam, pembocor tersebut mengatakan akan ada opsi biru yang bisa menjadi varian gelap untuk model ini. Namun, laporan lain dari bulan lalu menyebutkan bahwa perangkat ini mungkin hadir dalam tiga warna: silver, putih, dan indigo, sekali lagi tanpa varian hitam.
Satu-satunya warna yang hampir pasti muncul adalah putih. Selain dari beberapa laporan, kita juga telah melihat foto dari apa yang disebut sebagai iPhone Ultra putih, yang dibagikan oleh pembocor terkenal Ice Universe.

Keputusan Apple untuk menawarkan iPhone Ultra dalam jumlah warna terbatas sebenarnya bukan hal yang mengejutkan. Pada 2017, iPhone X hanya tersedia dalam hitam dan putih, atau yang disebut Apple sebagai Silver dan Space Gray. Saat itu, keputusan ini nyaris tidak diperhatikan karena semua orang fokus pada desain baru dan poni di bagian atas layar.
Namun, situasi berbeda terjadi tahun lalu. iPhone 17 Pro hanya hadir dalam Silver, Cosmic Orange, dan Deep Blue, tanpa opsi abu-abu gelap atau hitam. Hal ini memicu protes keras dari penggemar Apple. Beberapa pengguna Reddit menyebut pilihan warna itu norak, sementara yang lain mengatakan Apple seharusnya memecat orang yang menyetujuinya.
Diskusi tersebut dengan cepat tertutup oleh laporan goresan terlihat bahkan pada unit display di Apple Store. Kemudian ada kontroversi #colorgate, di mana iPhone 17 Pro Max berwarna oranye berubah menjadi warna yang menyerupai rose gold. Namun, masalah-masalah ini tidak menghentikan Apple untuk mendominasi pasar smartphone global.
Baca Juga:
Dampak pada Keputusan Pembelian
Meskipun pilihan warna mungkin tampak sepele, keputusan ini bisa mempengaruhi sebagian konsumen. Beberapa penggemar setia Apple mungkin kecewa jika varian hitam favorit mereka tidak tersedia. Namun, seperti yang dicatat dalam laporan, “Apple mungkin akan sangat senang jika ‘masalah’ iPhone Ultra yang dibicarakan semua orang setelah peluncurannya adalah soal pilihan warna.”
Ini berarti bahwa jika masalah terbesar yang dihadapi Apple hanyalah soal warna, maka segala sesuatu lainnya pada perangkat tersebut berfungsi sesuai harapan. Hal ini memungkinkan orang untuk fokus pada detail-detail kecil yang sebagian besar merupakan masalah selera pribadi.
Bagi konsumen yang ingin mengaktifkan proteksi pendengaran di perangkat Apple mereka, atau yang penasaran dengan cara menghubungkan iPhone ke PC untuk pesan iMessage, keputusan warna mungkin tidak terlalu mempengaruhi pengalaman penggunaan sehari-hari.
Yang jelas, waktu terus berjalan. Publik menunggu keputusan final Apple soal warna iPhone Ultra. Semakin cepat keputusan ini diumumkan, semakin baik bagi konsumen yang ingin segera memesan perangkat revolusioner ini.
Dari sisi implikasi, situasi ini menunjukkan bahwa Apple masih bergulat dengan identitas desain untuk lini produk barunya. Meskipun warna mungkin bukan faktor penentu kesuksesan, konsistensi dan kejelasan dalam pengambilan keputusan tetap penting, terutama untuk produk pertama dalam kategori baru.





Komentar
Belum ada komentar.