šŸ“‘ Daftar Isi

Apple Watch menampilkan layar fitur kesehatan dengan ikon detak jantung dan tidur

Apple Perluas Fitur Kesehatan Apple Watch & AirPods ke 160+ Negara

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Apple resmi memperluas fitur kesehatan Apple Watch dan AirPods Pro ke lebih dari 160 negara
  • Fitur sleep apnea mendeteksi gangguan pernapasan saat tidur dengan algoritma akselerometer
  • Fitur hipertensi menggunakan sensor detak jantung optik untuk mendeteksi pola mencurigakan
  • Fitur hearing test dan hearing aid tersedia untuk AirPods Pro 2 dan AirPods Pro 3
  • Perangkat yang mendukung: Apple Watch Series 9, 10, 11, Ultra 2, Ultra 3 dengan watchOS 26

Telset.id – Apple resmi memperluas jangkauan sejumlah fitur kesehatan penting pada Apple Watch dan AirPods Pro ke lebih dari 160 negara dan wilayah di seluruh dunia. Langkah ekspansi besar-besaran ini diumumkan langsung oleh Greg Joswiak, SVP of Marketing Apple, melalui unggahan di platform X.

Dalam pernyataannya, Joswiak menegaskan komitmen perusahaan terhadap sektor kesehatan pengguna. ā€œApple Health is integral to users’ lives, and we’re expanding important features globally. I’m thrilled we offer them in 160+ countries and regions,ā€ tulisnya. Pernyataan ini menjadi konfirmasi resmi bahwa fitur-fitur yang sebelumnya terbatas di Amerika Serikat kini dapat diakses oleh pengguna di berbagai belahan dunia.

Ekspansi ini mencakup beberapa fitur andalan yang dirancang untuk memantau dan mendeteksi potensi masalah kesehatan secara proaktif. Berdasarkan laporan dari Android Headlines, fitur-fitur tersebut meliputi deteksi sleep apnea, hipertensi, hingga kemampuan hearing test dan hearing aid pada AirPods Pro.

Fitur Deteksi Sleep Apnea dan Hipertensi

Salah satu fitur yang diperluas adalah notifikasi sleep apnea. Fitur ini memanfaatkan algoritma pada Apple Watch untuk mendeteksi gangguan pernapasan saat tidur. Sleep apnea sendiri merupakan kondisi di mana pernapasan terganggu saat tidur, yang dapat dipengaruhi oleh konsumsi alkohol, infeksi saluran pernapasan atas, posisi tidur, hingga konsumsi obat-obatan tertentu.

Apple Watch menggunakan akselerometer untuk mendeteksi perubahan posisi tubuh yang mendadak dan mengaitkannya dengan gangguan pernapasan. Agar algoritma dapat bekerja optimal dan memberikan analisis yang akurat, pengguna diwajibkan memakai jam tangan pintar ini setidaknya selama 10 malam dalam periode 30 hari.

Selain itu, fitur notifikasi hipertensi juga menjadi bagian dari ekspansi ini. Fitur ini memanfaatkan sensor detak jantung optik (optical heart-rate sensor) pada Apple Watch untuk mencari pola tertentu pada detak jantung pengguna. Jika terdeteksi pola yang mencurigakan, perangkat akan memberikan peringatan dini.

Fitur hipertensi ini didukung pada sejumlah model Apple Watch terbaru, termasuk Apple Watch Series 9, Series 10, Series 11, Apple Watch Ultra 2, dan Apple Watch Ultra 3. Semua perangkat tersebut harus menjalankan watchOS 26 atau versi yang lebih baru.

Fitur Pendengaran pada AirPods Pro

Apple juga menghadirkan fitur kesehatan pendengaran yang terintegrasi dengan AirPods Pro. Dua fitur utama yang diperluas adalah Hearing Test dan Hearing Aid. Kedua fitur ini membutuhkan perangkat AirPods Pro 2 atau AirPods Pro 3.

Fitur Hearing Test bekerja dengan memutar nada dan frekuensi tertentu pada level suara yang bervariasi. Pengguna diminta mengetuk layar jika mendengar suara tersebut. Di akhir tes, sistem akan menampilkan hasil yang menunjukkan tingkat kehilangan pendengaran secara keseluruhan dalam satuan desibel (dB), serta memberikan rekomendasi langkah selanjutnya.

Sementara itu, fitur Hearing Aid menawarkan kemampuan sebagai alat bantu dengar setara klinis (clinical-grade Hearing Aid) untuk kasus kehilangan pendengaran ringan hingga sedang. Fitur ini juga dilengkapi dengan Media Assist yang berfungsi meningkatkan kejernihan suara saat mendengarkan musik, menonton video, atau melakukan panggilan telepon.

Pengguna dapat mengatur fitur ini melalui menu Hearing Assistance pada perangkat mereka. Proses penyebaran fitur-fitur ini sedang berlangsung secara bertahap, sehingga pengguna disarankan untuk memeriksa aplikasi Apple Health secara berkala guna melihat ketersediaan di wilayah masing-masing.

Ekspansi global ini menandai langkah signifikan Apple dalam menjadikan perangkat wearable-nya sebagai alat pemantau kesehatan yang lebih inklusif. Dengan jangkauan yang kini mencakup lebih dari 160 negara, jutaan pengguna Apple Watch dan AirPods Pro di luar Amerika Serikat dapat menikmati akses ke teknologi deteksi dini yang sebelumnya hanya menjadi hak eksklusif pasar Amerika.

Komentar

Belum ada komentar.