šŸ“‘ Daftar Isi

Ilustrasi iPhone Duo yang diproduksi Foxconn dengan target kiriman naik 44 persen

Apple Naikkan Target Kiriman iPhone Duo 44 Persen Usai Permintaan Tinggi

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Apple menaikkan target kiriman iPhone Duo 44 persen, dari 9,7 juta menjadi 14 juta unit untuk 12 bulan pertama produksi
  • Foxconn dan pembuat komponen menerima instruksi kenaikan target tersebut
  • Output aktual tetap bergantung progres perakitan akibat kendala manufaktur pada assembly, layar, dan engsel
  • Proyeksi pengiriman ponsel lipat global tumbuh 25,7 persen pada 2026 dan 59,1 persen pada 2027
  • iPhone Duo dijual mulai 23 Oktober dengan harga mulai 1.999 dolar AS, stok walk-in terbatas dan maksimal dua unit per orang

Telset.id – Apple dilaporkan menaikkan target pengiriman iPhone Duo sebesar 44 persen setelah permintaan perangkat lipat pertamanya melonjak sejak masa pre-order dibuka pekan lalu. Menurut sumber rantai pasok, Foxconn dan sejumlah pembuat komponen telah menerima instruksi yang mencerminkan kenaikan dari 9,7 juta unit menjadi 14 juta unit untuk 12 bulan pertama produksi.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Apple memperhitungkan penerimaan pasar yang lebih besar dari perkiraan awal terhadap iPhone Duo. Sebelumnya, jadwal pengiriman perangkat ini sempat mundur hingga Januari hanya dalam hitungan jam setelah pre-order dibuka, indikasi awal bahwa permintaan melampaui pasokan yang tersedia.

Kenaikan target kiriman ini juga menjadi bagian dari dinamika bisnis Apple yang lebih luas. Perusahaan tengah menghadapi berbagai tekanan regulasi di sejumlah pasar, seperti yang terlihat dalam langkah Australia Paksa Apple membuka ekosistem iOS, serta dorongan regulator Inggris agar Apple membuka akses NFC iPhone.

Target Naik, Produksi Nyata Masih Bergantung Perakitan

Meski target kiriman dinaikkan, jumlah unit yang benar-benar sampai ke tangan konsumen tidak otomatis bertambah. Sumber yang sama menyebut output aktual tetap bergantung pada progres perakitan, menyusul laporan sebelumnya soal kesulitan manufaktur yang memengaruhi proses assembly, layar, dan engsel iPhone Duo.

Catatan itu memperjelas bahwa pesanan yang lebih besar tidak serta-merta berarti lebih banyak ponsel di toko. Namun, bagi sebagian pemesan yang sudah melakukan pre-order, jadwal pengiriman dilaporkan telah dipercepat.

Sebelumnya, pada Juli, Nikkei Asia melaporkan bahwa Apple meminta pemasoknya memproduksi sekitar 10 juta iPhone lipat pada 2026. Lalu pada September, analis Jeff Pu menyebut hanya 6 juta unit yang akan diproduksi pada tahun ini karena kendala produksi engsel.

Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa proyeksi produksi iPhone Duo telah beberapa kali berubah dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan target menjadi 14 juta unit untuk 12 bulan pertama produksi menjadi target tertinggi yang dilaporkan sejauh ini.

Di sisi lain, permintaan konsumen terhadap perangkat wearable Apple juga tetap menjadi perhatian. Fitur seperti Readiness Score di Apple Watch menunjukkan bagaimana perusahaan terus memperluas kemampuan ekosistem perangkatnya di luar iPhone.

Pasar Ponsel Lipat Diprediksi Tumbuh Dua Digit

Sumber laporan ini memproyeksikan pengiriman ponsel lipat global akan tumbuh 25,7 persen pada 2026 dan 59,1 persen pada 2027, dibandingkan 7,4 persen pada 2025. Kehadiran Apple di segmen ini disebut turut mendorong ekspansi tersebut.

iPhone Duo sendiri dijadwalkan mulai dijual besok, 23 Oktober, dengan harga mulai 1.999 dolar AS di Amerika Serikat. Apple telah memperingatkan keterbatasan stok walk-in pada hari peluncuran dan membatasi pembelian maksimal dua unit per orang.

Kombinasi antara target kiriman yang naik, kendala produksi yang masih berlangsung, dan pembatasan pembelian per pelanggan menunjukkan bahwa ketersediaan iPhone Duo di pasar awal kemungkinan tetap terbatas. Bagi konsumen yang berminat, pernyataan resmi Apple soal stok hari peluncuran menjadi acuan utama sebelum memutuskan untuk membeli langsung di toko.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.