Telset.id – Apple kembali mempertahankan dominasinya di pasar earbuds nirkabel global sepanjang kuartal pertama 2026. Berdasarkan laporan terbaru Smart Analytics Global (SAG), pangsa pasar Apple mencapai 23 persen, sementara merek miliknya, Beats, menempati posisi ketiga dengan 8 persen.
Laporan tersebut menegaskan bahwa tidak ada pesaing yang mampu menyaingi supremasi Apple di segmen true wireless stereo (TWS). Meskipun angka 23 persen terlihat tidak terlalu besar, fakta bahwa Apple juga menguasai merek ketiga melalui Beats menunjukkan kekuatan pasar yang luar biasa.
AirPods dan Beats Mendominasi Pasar TWS
Data dari SAG mengungkapkan bahwa pangsa pasar Apple di Q1 2026 hampir identik dengan periode yang sama tahun lalu. Canalys sebelumnya mencatat pangsa Apple di Q1 2025 sebesar 23,3 persen, namun angka tersebut sudah termasuk penjualan Beats.
Yang menarik, pangsa 23 persen pada Q1 2026 murni berasal dari keluarga AirPods, tanpa kontribusi Beats. Beats sendiri berdiri sendiri dengan 8 persen, hanya terpaut tiga persen di bawah Xiaomi yang berada di posisi kedua. Pencapaian ini mengalahkan seluruh vendor lain seperti Samsung, Huawei, Sony, Bose, dan merek ultra-budget seperti Boat.
Dominasi Apple semakin terlihat jelas dari sisi pendapatan. Harga tinggi dari AirPods Pro 3 yang populer dan AirPods Pro 2 yang masih bertahan menghasilkan pangsa 44 persen dari total nilai pasar TWS global. Artinya, Apple meraih kurang dari seperempat pengiriman unit, tetapi hampir setengah dari seluruh pendapatan industri dalam periode Januari-Maret 2026.

Samsung dan Tren Open-Ear Earbuds
Posisi Samsung di pasar earbuds nirkabel Q1 2026 tidak jelas, apakah berada di peringkat keempat atau lebih rendah. Namun, perusahaan jelas tidak puas dengan posisinya setelah peluncuran Galaxy Buds 4 dan Buds 4 Pro. Hal ini mendorong Samsung untuk menghadirkan produk baru yang tidak biasa, yaitu Galaxy Buds Able dengan desain open-ear.
Laporan SAG menjelaskan bahwa desain “open hook” dan “open clip” sedang menjadi tren. Produk dalam sub-kategori ini tumbuh sangat pesat, sementara earbuds konvensional stagnan karena desain yang dianggap intrusif dan tidak nyaman. Pertumbuhan ini memang dari basis penjualan yang rendah tahun lalu, namun momentumnya jelas.

Produk seperti Shokz OpenDots dan Huawei FreeClip 2 menjadi contoh sukses tren open-ear ini. Samsung tampaknya ingin memanfaatkan momentum ini dengan Galaxy Buds Able, meskipun hampir mustahil produk tersebut bisa mengalahkan kesuksesan AirPods 4 atau AirPods Pro 3.
Pertumbuhan Pasar TWS Global
Pasar TWS global tumbuh 4 persen pada Q1 2026 dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh produk open-ear, dominasi geografis Apple yang luas, dan penjualan AirPods yang stabil.
Meskipun pertumbuhan 4 persen tidak terlalu signifikan, angka ini lebih baik dibandingkan pasar smartphone dan tablet. Total pengiriman tahun 2026 diperkirakan mencapai 344 juta unit, naik dari 334 juta unit tahun lalu. Angka ini diprediksi terus meningkat menjadi hampir 350 juta unit pada tahun 2027.

Apple diprediksi masih akan menguasai porsi terbesar dari angka-angka tersebut. Dengan portofolio produk yang kuat dan inovasi berkelanjutan, posisi Apple sebagai pemimpin pasar earbuds nirkabel tampaknya tidak akan tergoyahkan dalam waktu dekat.
Baca Juga:
Pasar earbuds nirkabel global terus berkembang, dan Apple tetap menjadi pemain dominan. Sementara itu, tren open-ear memberikan peluang baru bagi vendor lain untuk bersaing, meskipun tantangan untuk menggeser Apple masih sangat besar.





Komentar
Belum ada komentar.