šŸ“‘ Daftar Isi

Soundcore Space 2 Pro headphone nirkabel dengan chip AI Thus dari Anker

Anker Soundcore Space 2 Pro Hadir dengan Chip AI Thus di IFA 2026

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • Soundcore Space 2 Pro adalah headphone pertama dengan chip AI Thus dari Anker
  • ANC 1,5x lebih kuat dari Space One Pro pada frekuensi 20Hz-2.000Hz
  • Baterai 30 jam dengan ANC aktif atau 60 jam tanpa ANC
  • Harga US$200, mulai dijual 22 September di AS, EU, dan UK
  • Juga hadir Liberty Buds 2 (US$130), AeroClip 2 (US$170), dan AeroClip 2 Pro dengan fitur transkripsi AI
  • Anker RIC Hearing Aids dengan fast charge 5 menit untuk 2 jam pemakaian
  • Sleep Earbuds 4 dan 4 Pro untuk memantau kualitas tidur

Telset.id – Anker resmi memperkenalkan lini besar produk audio terbarunya di ajang IFA 2026, dengan Soundcore Space 2 Pro sebagai produk unggulan. Headphone nirkabel ini menjadi perangkat pertama yang mengusung chip kecerdasan buatan (AI) baru besutan Anker, yaitu chip Thus, yang dirancang untuk meningkatkan kualitas peredaman bising dan pengalaman mendengarkan secara keseluruhan.

Peluncuran ini menandai ekspansi penggunaan chip Thus yang sebelumnya sudah diperkenalkan pada bulan April lalu melalui seri earbuds Liberty 5 Pro. Kini, chip tersebut dibenamkan ke berbagai lini produk audio baru, mulai dari headphone over-ear, earbuds, hingga alat bantu dengar. Soundcore Space 2 Pro akan tersedia mulai 22 September dengan harga US$200 atau sekitar Rp 3 jutaan.

Soundcore Space 2 Pro: Headphone dengan ANC Adaptif yang Lebih Kuat

Soundcore Space 2 Pro menjadi sorotan utama dalam acara IFA 2026 di Berlin. Headphone ini menggunakan chip Thus untuk menggerakkan susunan delapan sensor yang menghasilkan peningkatan pada adaptive active noise cancellation (ANC). Soundcore mengklaim kekuatan ANC pada Space 2 Pro 1,5 kali lebih kuat dibandingkan pendahulunya, Space One Pro, pada rentang frekuensi 20Hz hingga 2.000Hz. Rentang ini mencakup gangguan suara paling umum seperti dengung pesawat dan sistem HVAC, serta percakapan normal di sekitar pengguna.

Selain ANC yang ditingkatkan, chip Thus pada Space 2 Pro juga mendukung pemisahan suara secara real-time selama panggilan telepon. Headphone ini menggunakan enam mikrofon untuk isolasi suara, yang secara virtual menghilangkan suara sekitar dari lingkungan pembicara. Kualitas panggilan ini disebut-sebut sebagai yang terbaik yang pernah ada pada sepasang headphone atau earbuds.

Dari segi daya tahan, Space 2 Pro menawarkan hingga 30 jam pemakaian dengan ANC aktif, atau 60 jam tanpa ANC pada volume 50 persen. Untuk mode panggilan, headphone ini mampu bertahan hingga 20 jam dalam sekali pengisian daya. Soundcore juga membekali Space 2 Pro dengan versi terbaru dari tes preferensi pendengaran HearID yang akan membuat profil suara yang disesuaikan untuk setiap pengguna. Dukungan audio resolusi tinggi via LDAC juga tersedia pada perangkat ini.

Soundcore Space 2 Pro hadir dalam tiga pilihan warna, yaitu abu-abu, putih, dan hitam. Headphone ini akan tersedia di pasar Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Inggris mulai 22 September mendatang.

Selain headphone, Anker juga memperkenalkan Soundcore Liberty Buds 2 yang akan diluncurkan pada tanggal yang sama dengan harga US$130. Earbuds kecil dengan bobot hanya 4,7 gram ini juga menggunakan chip Thus untuk meningkatkan kualitas panggilan dan sistem ANC enam mikrofon. Soundcore menekankan kualitas peredaman bising untuk percakapan telepon pada produk ini. Liberty Buds 2 dilengkapi driver diaphragm kertas wol custom berukuran 9.2mm untuk menghasilkan detail suara yang lebih baik. Tersedia dalam pilihan warna ungu, hitam, dan putih.

Earbuds Clip-on dengan Kemampuan AI dan Alat Bantu Dengar

Anker juga memperbarui lini earbuds clip-on mereka dengan menghadirkan Soundcore AeroClip 2 dan AeroClip 2 Pro. Model dasar AeroClip 2 menjanjikan daya tahan baterai delapan jam dan akan dijual dengan harga US$170 mulai 22 September. Earbuds ini tersedia dalam empat pilihan warna: hitam, merah, putih, dan biru.

Sementara itu, AeroClip 2 Pro membawa kemampuan AI yang lebih mendalam. Menggunakan chip Thus, earbuds ini mampu bertindak sebagai transkripsionis pribadi yang dapat menangkap audio dari rapat online atau panggilan telepon, kemudian mentranskripsikan atau merangkum isinya. Kemampuan ini juga mencakup perekaman interaksi tatap muka, berbeda dengan Liberty 5 Pro Max yang hanya mendukung perekaman pertemuan langsung.

AeroClip 2 Pro dilengkapi driver dual-diaphragm 11mm dan mendukung audio resolusi tinggi LDAC. Daya tahan baterainya mencapai 10 jam pemutaran pada volume 50 persen, dengan total 30 jam jika menggunakan charging case. Pembeli AeroClip 2 Pro akan mendapatkan paket awal transkripsi AI gratis dengan kuota 120 menit per bulan selama 24 bulan, serta opsi berlangganan untuk menambah menit transkripsi. Hingga saat ini, Anker belum mengumumkan tanggal peluncuran dan harga resmi untuk AeroClip 2 Pro, namun diperkirakan akan hadir akhir tahun ini.

Di segmen kesehatan, Anker memperkenalkan Sleep Earbuds 4 dan Sleep Earbuds 4 Pro yang mampu memblokir noise dan menutupi suara dengkuran. Perangkat ini juga memantau biodata seperti tahap tidur dan detak jantung untuk menilai kualitas istirahat pengguna. Bagi mereka yang terbiasa tidur dengan white noise, earbuds ini dapat menyesuaikan secara dinamis untuk memutar suara yang paling efektif. Harga belum diumumkan, namun model dasar akan tersedia pada bulan Oktober dan model Pro menyusul pada November tahun ini.

Terakhir, Anker juga membawa chip Thus ke lini alat bantu dengar. Anker RIC Hearing Aids menggunakan chip AI yang dikombinasikan dengan empat mikrofon untuk mengisolasi pembicara di depan pengguna sambil meredam kebisingan latar belakang. Perangkat ini diklaim memiliki kemampuan fast charge yang impresif, mampu menambah dua jam daya tahan baterai hanya dengan pengisian lima menit. Saat diisi dengan case-nya, pengisian dua belas jam memberikan 36 jam daya tahan baterai.

Dengan jajaran produk yang komprehensif ini, Anker menunjukkan komitmennya untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan ke seluruh lini produk audio mereka. Chip Thus yang menjadi tulang punggung teknologi ini membuka jalan bagi pengalaman mendengarkan yang lebih personal dan adaptif, baik untuk kebutuhan hiburan, produktivitas, maupun kesehatan. Sebagai informasi, Anker juga telah menyatukan semua mereknya di bawah satu nama pada ajang yang sama di IFA 2026.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.