📑 Daftar Isi

Anker MindBase di atas meja samping di ruang tamu

Anker MindBase Resmi Hadir, AI Hub Lokal untuk Keamanan Rumah

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️6 menit membaca
Bagikan:
  • Anker MindBase adalah AI hub pertama Anker yang diluncurkan di IFA 2026 dengan LLM on-device untuk pemrosesan rekaman kamera keamanan secara lokal
  • Mendukung penyimpanan hingga 48TB, chip AI khusus, pencarian bahasa alami, dan ringkasan peristiwa tanpa biaya langganan
  • Berfungsi sebagai Matter controller dengan Matter 1.5, mendukung 40+ kategori perangkat, serta kompatibel dengan HomeKit Secure Video, Alexa, Google Home, dan Home Assistant
  • MindBase mendukung 16 kamera nirkabel, 4 kamera kabel, dan 34 sensor termasuk Smart Security Shield dengan radar ganda 180 derajat
  • Produk pendukung baru: Eufy TrackLight Cam S1, Video Doorbell S4 (US$299,99), Window Camera E10 (US$70), dan Fall Detection Sensor
  • Anker menyatukan semua sub-merek menjadi satu identitas dengan 22 produk baru di IFA 2026

Telset.id – Anker mengumumkan langkah besar di ajang IFA 2026 dengan menyatukan seluruh sub-mereknya, termasuk Eufy dan Soundcore yang selama ini dikenal luas, menjadi satu identitas tunggal: Anker. Keputusan ini menandai perubahan strategi branding besar-besaran yang akan memengaruhi pengguna di seluruh dunia.

Lima sub-merek yang sebelumnya berdiri sendiri kini secara resmi diakui sebagai bagian dari Anker. Founder sekaligus CEO Anker Innovations, Steven Yang, menjelaskan alasan di balik perubahan ini.

“Category brands made sense when categories were separate. They no longer are. One brand, one promise – Ultimate Innovation, now unified across everything we make,” ujar Steven Yang.

Dengan penyatuan ini, Anker akan mengelompokkan produknya ke dalam dua kategori utama, yaitu Anker for You dan Anker for Home. Kedua kategori ini akan menjadi payung bagi seluruh lini produk yang sebelumnya tersebar di berbagai sub-merek.

A wide shot of Messe Berlin with an IFA 2026 badge

22 Produk Baru Diperkenalkan di IFA 2026

Bersamaan dengan pengumuman penyatuan merek, Anker juga memperkenalkan 22 produk baru dalam penampilannya di IFA 2026. Produk-produk tersebut mencakup berbagai kategori, mulai dari headphone, earbuds, power bank, charger, hingga perangkat smart home.

Beberapa produk yang paling menonjol dalam jajaran produk baru ini antara lain:

  • Anker eufy Robot Vacuum Omni E35 – robot vacuum dengan HydroJet 2.0 Self-Cleaning Roller Mop dan daya hisap 35.000Pa
  • Anker Soundcore AeroClip 2 dan AeroClip 2 Pro – earbuds dengan chip THUS AI untuk perekaman suara, transkripsi, dan ringkasan percakapan
  • Anker MagGo Power Bank Pro 2 – power bank nirkabel dengan kipas pendingin internal pertama di dunia
  • Anker Robot Lawn Mower S2 Max – robot pemotong rumput pertama yang dikembangkan sepenuhnya secara in-house

Anker MagGo Power Bank Pro 2 menjadi sorotan karena klaimnya sebagai “power bank nirkabel tercepat dan terdingin di dunia”. Perangkat ini juga disebut sebagai “power bank magnetik pertama dengan kipas pendingin internal”. Menurut Anker, power bank ini mampu mengisi daya iPhone 17 Pro hingga 50 persen hanya dalam 25 menit.

The Anker MagGo Power Bank Pro 2 on the back of three smartphones

Sementara itu, Robot Lawn Mower S2 Max menawarkan operasi sepenuhnya otonom tanpa memerlukan kabel pembatas atau RTK, serta dilengkapi lengan pemotong yang dapat diperpanjang secara otomatis.

Anker MindBase: AI Hub Lokal untuk Rumah Otonom

Dari 22 produk yang diumumkan, Anker MindBase menjadi produk yang paling menarik perhatian. Ini merupakan AI hub pertama dari Anker yang diharapkan dapat menghadirkan “rumah otonom sejati” bagi penggunanya. Hub ini dijuluki sebagai “central brain for the home” yang tidak hanya berfungsi untuk kamera keamanan Eufy, melainkan juga sebagai solusi konektivitas seluruh rumah dengan komputasi on-device dan penyimpanan lokal.

Anker MindBase berfungsi menghubungkan perangkat Anker dan perangkat kompatibel Matter di seluruh rumah ke dalam satu sistem. Hub ini juga bekerja bersama platform seperti Apple HomeKit, Amazon Alexa, dan Google Home. Anker menyatakan bahwa MindBase akan menjadi Matter controller yang menjalankan Matter 1.5 dan mendukung lebih dari 40 kategori perangkat Matter, termasuk lampu, sensor, dan sistem HVAC.

Bagi pengguna yang sudah memiliki banyak produk Anker, mulai dari robot vacuum Eufy hingga stasiun daya SOLIX, Anker MindBase bisa menjadi upgrade yang menarik. Namun, perlu dicatat bahwa pasar smart home hub saat ini sudah cukup ramai dengan kehadiran pemain seperti Google Nest dan Amazon Echo.

Anker menggunakan apa yang disebutnya TrueSmart Agent untuk menghadirkan kecerdasan lokal di berbagai area rumah melalui agen AI khusus. Keamanan menjadi use case pertama, namun perusahaan berencana menambahkan agen energi untuk daya rumah, agen kebersihan untuk robot vacuum, dan lainnya di masa depan.

Dengan penyimpanan lokal yang dapat diperluas hingga 48TB dan chip AI khusus, MindBase dapat memproses rekaman secara langsung untuk fitur AI canggih, termasuk pencarian bahasa alami di seluruh rekaman dan ringkasan peristiwa tanpa biaya bulanan. Anker juga menjanjikan smart alerts untuk pengenalan wajah, deteksi orang, mobil, hewan peliharaan, dan orang asing.

The Anker MindBase on a side table in a living room

Privasi Menjadi Fokus Utama MindBase

MindBase dirancang dengan LLM yang dikembangkan sendiri oleh Anker dan berjalan on-device, yang menurut perusahaan dapat memproses rekaman tanpa meninggalkan rumah pengguna. Pendekatan ini menjawab kekhawatiran privasi yang sempat menimpa Eufy beberapa tahun lalu ketika mengklaim kameranya terenkripsi end-to-end padahal tidak selalu demikian. Sejak saat itu, Eufy telah merombak sistemnya dengan fokus pada penyimpanan lokal dan enkripsi end-to-end.

MindBase mendukung 16 kamera nirkabel dan empat kamera kabel, bersama dengan 34 sensor. Ini termasuk sensor Smart Security Shield baru yang menggunakan radar ganda 180 derajat untuk mendeteksi pergerakan. Anker menyatakan sensor ini akan bekerja dengan kredensial digital yang tersimpan di ponsel anggota rumah tangga untuk mengenali teman dan keluarga serta mengurangi notifikasi yang tidak perlu.

Juru bicara Eufy Security, Janet Jin, mengungkapkan kepada The Verge bahwa mereka berencana mengintegrasikan kamera pihak ketiga yang kompatibel dengan Matter. MindBase juga memiliki Wi-Fi dual-band, Bluetooth, Thread, dan Zigbee serta akan bekerja dengan Apple HomeKit Secure Video, artinya kamera yang terhubung dapat bekerja dengan sistem smart home Apple. Hub ini juga dapat terhubung ke Amazon Alexa, Google Home, dan Home Assistant.

Produk Keamanan Baru yang Mendukung MindBase

Salah satu produk pertama yang dirancang untuk bekerja dengan MindBase adalah Anker Eufy TrackLight Cam S1 yang akan menjadi bagian dari Anker MindBase Security Kit. Anker menyebut ini sebagai kamera active-deterrence dengan lampu pelacak otomatis, deteksi radar ganda 180 derajat, dan resolusi 4K.

Anker juga mengumumkan bahwa MindBase akan mendukung berbagai kamera keamanan yang sudah ada, seperti eufyCam S4. Video doorbell kabel Eufy S4 yang baru diluncurkan minggu ini juga akan kompatibel dengan MindBase. Doorbell ini dibanderol US$299,99 dan memiliki bidang pandang panorama 180 x 180 derajat, pelacakan AI dengan zoom otomatis, serta perekaman berkemampuan 3K.

Keunikan lain dari S4 adalah “pengalaman mobile imersif yang terinspirasi virtual reality (VR)”. Fitur ini menampilkan rekaman panorama di aplikasi Eufy sehingga pengguna dapat melihat sekeliling scene dengan menggerakkan smartphone mereka. S4 memiliki penyimpanan onboard 64GB, mendukung Wi-Fi 6, dan menggunakan kombinasi radar serta PIR untuk deteksi gerakan.

Eufy Window Camera E10 product image

Sebuah kamera jendela seharga US$70 juga akan hadir akhir tahun ini. E10 dirancang untuk orang-orang yang tidak dapat memasang kamera keamanan di luar ruangan dan menempel di bagian dalam jendela untuk merekam dengan night vision warna penuh. Kamera ini memiliki deteksi orang dan suara on-device.

Eufy Fall Detection Sensor product image

Anker juga memperkenalkan sensor deteksi jatuh mmWave baru. Eufy Fall Detection Sensor yang belum diumumkan harga dan tanggal rilisnya ini dapat dipasang di dinding atau langit-langit untuk mendeteksi jatuh dan akan secara otomatis memulai pemeriksaan suara setelah jatuh terdeteksi atau ketidakaktifan berkepanjangan. Sensor ini mendukung komunikasi dua arah dan fitur self-monitoring tanpa memerlukan langganan.

Daftar Lengkap Produk Anker di IFA 2026

Berikut adalah daftar lengkap 22 produk yang diumumkan Anker selama IFA 2026:

  • Anker MindBase
  • Anker MindBase Security Kit
  • Anker Soundcore AeroClip 2 Pro
  • Anker Soundcore AeroClip 2
  • Anker Soundcore Space 2 Pro
  • Anker Soundcore Liberty Buds 2
  • Anker Sleep 4
  • Anker Sleep 4 Pro
  • Anker SleepLab
  • Anker SleepLab Pro
  • Anker MagGo Power Bank Pro 2
  • Anker Laptop Charger Pro
  • Anker MagStand Charging Station
  • Anker Eufy TrackLight Cam S1
  • Anker Eufy Video Doorbell S4
  • Anker Eufy Smart Security Shield
  • Anker Eufy NVR Security System E50
  • Anker Eufy Window Camera E10
  • Anker Eufy Fall Detection Sensor
  • Anker Eufy Robot Vacuum Omni E35
  • Anker Robot Lawn Mower S2 Max
  • Anker SOLIX Solarbank Max

Daftar produk tersebut menunjukkan cakupan ekosistem Anker yang sangat luas, mulai dari perangkat audio, pengisian daya, keamanan rumah, hingga solusi energi. Penyatuan merek ini diharapkan dapat memperkuat posisi Anker sebagai satu kesatuan ekosistem yang saling terhubung.

Bagi pengguna yang tertarik dengan produk Anker lainnya, beberapa perangkat terbaru seperti Anker Zolo Power Bank dan Anker Nano 45W Charger juga telah hadir di pasar. Sementara itu, teknologi AI yang digunakan Anker juga sejalan dengan perkembangan pemanfaatan AI dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi yang ingin memperluas ekosistem pengisian daya, Anker Nano Power Bank ultra-tipis juga menjadi pilihan menarik. Sementara untuk solusi energi rumah, Anker Solix E10 bisa menjadi pertimbangan.

Dengan penyatuan merek dan peluncuran 22 produk baru ini, Anker menunjukkan komitmennya untuk membangun ekosistem perangkat yang lebih terintegrasi. Langkah ini juga menjadi sinyal bahwa industri smart home semakin bergerak menuju solusi yang lebih menyeluruh, di mana berbagai perangkat dari satu merek dapat bekerja sama secara mulus.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.