Telset.id – Riot Games resmi menunda kehadiran fitur voice chat tim di League of Legends yang sebelumnya dijanjikan hadir pada patch 26.20. Keputusan ini diumumkan hanya dua pekan setelah Riot menyatakan bahwa fitur tersebut akan tersedia untuk region tertentu pada Oktober 2026. Penundaan ini membuat para pemain League of Legends harus kembali menunggu tanpa tenggat waktu yang jelas, setelah sebelumnya sempat berharap fitur yang telah lama diminta itu akhirnya bisa digunakan.
Kabar penundaan ini disampaikan langsung oleh tim pengembang League of Legends melalui media sosial. Pengumuman tersebut dipisahkan dari catatan patch resmi yang dirilis pada hari yang sama. Dalam pernyataannya, tim dev menyebut bahwa keputusan ini diambil demi memenuhi standar kualitas yang layak diterima komunitas.
“Kami mengumumkan Team Voice akan hadir di NA/OCE pada Patch 26.20, tetapi kami mengambil keputusan untuk menundanya demi memenuhi standar kualitas yang layak Anda dapatkan. Belum ada target patch baru yang bisa kami bagikan, tetapi kami menjadikan ini prioritas untuk diselesaikan dengan benar,” tulis League of Legends Dev Team (@LoLDev) pada 22 September 2026.
Alasan Penundaan Voice Chat Belum Dijelaskan
Hingga pengumuman tersebut, Riot Games tidak memberikan alasan resmi di balik penundaan fitur voice chat tim ini. Studio hanya menyatakan bahwa penundaan dilakukan untuk memenuhi standar kualitas yang diinginkan. Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai aspek teknis maupun non-teknis yang menyebabkan mundurnya jadwal peluncuran.
Meski demikian, muncul sejumlah kemungkinan yang dikaitkan dengan penundaan ini. Salah satunya adalah persoalan moderasi. League of Legends dikenal sebagai game dengan reputasi perilaku buruk di dalam permainan, meskipun Riot telah berupaya memperbaiki citra tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Kemungkinan lain yang disebutkan adalah pendekatan awal Riot dalam membuat voice chat tidak menjadi sarana perilaku negatif, seperti mewajibkan tingkat Honor minimum untuk membuktikan riwayat perilaku baik pemain, diduga tidak berjalan sesuai rencana. Selain itu, konsep “voice skin” yang memungkinkan pemain mengubah suara mereka di hadapan rekan satu tim juga disebut berpotensi menimbulkan masalah.

Sebelumnya, kabar kehadiran fitur ini sempat menjadi angin segar bagi para pemain. Fitur voice chat tim diumumkan akan hadir di region tertentu pada patch 26.20 yang dijadwalkan rilis Oktober 2026. Pengumuman itu disambut positif oleh komunitas yang sudah lama menantikan opsi komunikasi suara langsung di dalam permainan. Sayangnya, harapan tersebut tidak bertahan lama setelah pengumuman penundaan muncul.
Penundaan ini juga menandai bahwa fitur yang telah ditunggu selama 17 tahun oleh sebagian pemain League of Legends belum menemukan titik terang kapan akan benar-benar hadir di dalam game. Riot menegaskan bahwa mereka masih terus mengerjakan implementasi fitur tersebut, meski tanpa jadwal pasti.
Baca Juga:
Dampak bagi Pemain dan Prioritas Riot Games
Bagi para pemain, penundaan ini berarti fitur voice chat tim belum bisa digunakan dalam waktu dekat. Pemain di region NA/OCE yang semula menjadi target peluncuran pertama harus kembali menunggu tanpa kepastian jadwal. Riot hanya menyebut bahwa penyelesaian fitur ini menjadi prioritas mereka.
Keputusan Riot untuk menunda fitur yang sudah dijanjikan menunjukkan bahwa perusahaan lebih memilih menahan peluncuran dibandingkan merilis fitur yang belum memenuhi standar. Hal ini sejalan dengan sejumlah langkah Riot dalam mengelola produk dan layanannya, termasuk penyesuaian pada sistem anti-cheat mereka. Sebelumnya, Riot juga sempat menghentikan Vanguard boot-time agar muat sesuai permintaan pengguna.
Riot Games juga pernah menghadapi situasi serupa ketika harus menunda pembaruan Valorant akibat serangan siber yang menargetkan perusahaan. Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa Riot tidak selalu dapat memenuhi jadwal yang telah diumumkan ketika menghadapi kendala di luar kendali mereka.
Meski penundaan ini mengecewakan, Riot menegaskan bahwa mereka masih mengerjakan implementasi voice chat tim untuk League of Legends. Tidak ada informasi mengenai patch pengganti atau tanggal baru yang bisa dijadikan acuan oleh para pemain. Untuk saat ini, komunitas hanya bisa menunggu pengumuman selanjutnya dari tim pengembang.
Keputusan ini menjadi pengingat bahwa fitur yang telah lama diminta komunitas tidak selalu dapat hadir sesuai jadwal yang diumumkan. Riot memilih untuk menahan peluncuran demi memenuhi standar kualitas, meskipun harus mengecewakan pemain yang sudah menantikan fitur tersebut sejak lama.





Komentar
Belum ada komentar.