PUBG Mobile jadi “Biang Kerok” Hasil Ujian Siswa Jeblok

PUBG Mobile

Telset.id, Jakarta – PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) Mobile menjadi salah satu game paling populer di India. Namun, kepopuleran PUBG Mobile menimbulkan masalah bagi para siswa di Jammu and Kashmir Students Association, karena menjadi penyebab hasil ujian siswa menjadi turun.

PUBG Mobile dinilai menjadi salah satu penyebab hasil ujian siswa jeblok, terutama saat ujian yang digelar untuk kelas X dan XII.

Menurut laporan NDTV, seperti dilansir Telset.id pada Senin (21/01/2019), organisasi siswa tersebut akhirnya meminta gubernur Jammu and Kashmir, Satya Pal untuk memblokirnya.

{Baca juga: Xiaomi Rilis Game Pesaing PUBG dan Fortnite}

Bahkan, Jammu and Kashmir Students Association menyamakan PUBG Mobile dengan obat terlarang karena menjadi game yang sangat adiktif.

“Game itu harus segera dilarang supaya ujian siswa tak lagi buruk,” kata Wakil Kepala, Raqif Makhdoomi.

“Kecanduan game tersebut lebih mengkhawatirkan dibandingkan kecanduan obat terlarang. Kami melihat anak-anak memakai ponsel dan bermain 24 jam dan tidak melakukan apapun,” imbuhnya.

{Baca juga: 3 Trik Memenangkan Pertempuran di Map Vikendi PUBG}

Sampai sekarang, Tencent sebagai publisher PUBG Mobile belum merespons permasalahan tersebut. Sebelumnya, isu pemblokiran PUBG Mobile memang telah merebak di India.

Tahun lalu misalnya, sebuah konten viral mengungkapkan bahwa game itu diblokir di Mumbai. Namun ternyata, konten tersebut adalah berita palsu.

{Baca juga: PUBG akan Jadi Game Terlarang di Mesir}

Selain India, Mesir juga sedang mempertimbangkan untuk melarang game PUBG. Anggota parlemen Mesir menganggap bahwa PUBG berbahaya, karena mengandung hasutan kekerasan.

Salah satu buktinya dilaporkan oleh media lokal Mesir yang menyatakan bahwa seorang murid di Provinsi Iskandariyah di Mesir Utara membunuh sang guru akibat kecanduan game PUBG.  (BA/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here