PUBG Corp Cabut Hak Tencent atas PUBG Mobile di India

PUBG Mobile India

Telset.id, Jakarta – PUBG Corp, unit perusahaan asal Korea Selatan yang menggawangi game PUBG yang populer, tidak akan lagi memberi Tencent Games hak untuk menerbitkan PUBG Mobile di India.

Pengumuman itu datang seminggu setelah India melarang 118 aplikasi yang sebagian besar berasal dari China, dan PUBG Mobile termasuk di dalamnya. India menerapkan larangan untuk meningkatkan tekanan kepada Beijing atas konflik perbatasan.

“Ke depan, PUBG Corporation akan mengambil semua tanggung jawab penerbitan di dalam negeri,” katanya.

PUBG Corp menyatakan sedang menjajaki cara untuk memberi pengalaman bermain game yang maksimal kepada pengguna India di masa depan.

{Baca juga: Dilarang Main PUBG Mobile, Remaja India Bunuh Diri}

Sayang, seperti dikutip Telset.id dari Reuters, Rabu (9/9/2020), tidak jelas apakah langkah tersebut akan memacu otoritas India untuk mencabut larangan atau tidak. Yang jelas, India geram terhadap kebuntuan diskusi menyoal kasus di perbatasan.

Tencent, yang menjalankan waralaba di India, mengonfirmasi bahwa PUBG Corp akan mengambil tanggung jawab menerbitkan PUBG Mobile di India. “Kerja sama kami dengan PUBG Corp di pasar global tidak terpengaruh,” kata Tencent.

Larangan PUBG Mobile di India, pasar game terbesar oleh pengguna, telah mengejutkan dan membuat marah para gamer. Memanfaatkan peluang itu, perusahaan India dan aktor Bollywood berencana meluncurkan game mobile taktis lokal.

Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi India sebelumnya merilis pernyataan resmi perihal 118 aplikasi yang dilarang dengan alasan “merugikan kedaulatan dan integritas, pertahanan, keamanan, dan ketertiban umum”.

Selain PUBG yang diblokir oleh pemerintah India, ada sejumlah aplikasi dan game populer yang juga “menjadi korban”. Mereka, antara lain, Alipay, Baidu, WeChat Work, PUBG Mobile Lite, WeChat Reading, hingga Arena of Valor (AoV).

{Baca juga: PUBG Mobile, AoV, dan 116 Aplikasi China “Haram” di India}

Aturan ini berlaku untuk platform Android dan juga iOS. Akan tetapi, dalam pernyataan resmi tidak disebutkan kapan pemblokiran ini berlaku.

Pemerintah India pun menegaskan bahwa ratusan aplikasi dan game asal China yang diblokir ini dituduh mencuri dan mentransmisikan data pengguna secara tidak sah ke server yang berlokasi di luar India.

Pusat Koordinasi Kejahatan Dunia Maya India di bawah Kementerian Dalam Negeri telah melaporkan beberapa contoh data pengguna yang dilanggar. Ada juga yang terkait dengan kasus konflik antara India dengan China terkait perbatasan di dekat wilayah Tibet pada Mei lalu. (SN/MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here