Telset.id – Marvel’s Wolverine akan menghadirkan perubahan besar pada lore X-Men ketika dirilis untuk PlayStation 5 pada 15 September. Game yang dikembangkan Insomniac Games ini resmi berada dalam satu universe dengan Marvel’s Spider-Man, sehingga menghadirkan versi Logan yang sangat berbeda dari yang selama ini dikenal penggemar.
Kabar ini terungkap setelah tim pengembang duduk bersama media dalam sesi wawancara usai penayangan cinematic story trailer di San Diego Comic-Con 2026. Para pemain akan menyaksikan perubahan signifikan pada karakter Wolverine dan mitologi mutan yang selama ini telah mapan di berbagai media.
Game Director Mike Daly menjelaskan bahwa timnya mendapat kesempatan langka untuk membangun ulang dunia Wolverine dari nol. “Tidak seperti kebanyakan karakter superhero mainstream lainnya, Wolverine telah didefinisikan oleh satu penampilan ikonik selama lebih dari satu dekade,” ujar Daly. “Salah satu hal keren yang kami sadari sejak awal adalah kami mendapat kesempatan untuk memperkenalkan ulang dunia Wolverine untuk pertama kalinya.”
Narrative Director Walt Williams menambahkan bahwa timnya sengaja tidak mengadaptasi cerita yang sudah dikenal penggemar. “Setiap kisah Wolverine yang hebat memiliki aspek misteri dan penemuan diri. Jika kami mengadaptasi cerita yang sudah orang kenal, maka mereka tidak akan mendapatkan bagian dari kisah Wolverine yang hebat itu,” jelasnya.
Performa Akting dan Proses Casting
Liam McIntyre yang mengisi suara Logan mengaku membawa pendekatan unik dalam perannya. Pengalamannya di Spartacus mengajarkannya untuk tidak meniru penampilan aktor sebelumnya. “Jika saya mencoba meniru siapa pun, saya hanya akan terlihat seperti tiruan yang pucat. Saya bukan Hugh, saya bukan Cal, saya bukan Steve. Tetapi mereka telah memberi saya panduan luar biasa tentang karakter ini,” kata McIntyre.

Senior Project Director Jess Reiner-Reedand mengungkapkan proses casting yang cukup panjang untuk menemukan pengisi suara Wolverine. “Ada orang-orang yang datang dan membawa suara seperti Wolverine, mereka memakai karakter. Liam datang dan hanya menjadi Logan pada intinya, nuansa Logan, momen-momen tenang, juga banyak geraman dan teriakan,” kenangnya.
Sementara itu, Krizia Bajos yang memerankan Jean Grey mengaku sempat merasa tertekan mengikuti jejak aktor-aktor sebelumnya. Ia secara khusus menyebut penampilan Jennifer Hale di X-Men ’97 sebagai salah satu referensinya. “Ada begitu banyak Jean yang luar biasa, dan saya bertanya: bagaimana saya bisa mengisi posisi ini?” ujarnya.
Bajos akhirnya mendapat dukungan penuh dari tim Insomniac. “Mereka bilang, ‘tebak? Ini sepatu baru dan sepatu itu milikmu. Kami ingin versimu. Kami ingin apa yang kamu bawa ke meja. Kami telah menyusun cerita ini, tetapi terserah kamu untuk menghidupkannya’.”
Creative Director Marcus Smith juga menanggapi keraguan sebagian penggemar mengenai kesiapan Insomniac menangani properti yang lebih gelap. “Kami tidak hanya mengerjakan Spider-Man, tetapi Mike dan saya juga bekerja di Ratchet and Clank Rift Apart sebelumnya. Ada banyak orang yang sangat suka membuat game ramah keluarga,” katanya.
Smith mengaku sempat khawatir apakah tim internalnya mampu menghadirkan nuansa yang berbeda. “Semua orang di tim benar-benar berkumpul dan menggali dan membuat game yang menakjubkan ini. Saya terkejut setiap hari bahwa mereka belum menyadari bahwa saya tidak seharusnya berada di sana!” candanya.
Perubahan besar pada lore ini tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi penggemar yang selama hampir tiga dekade terbiasa dengan penggambaran Wolverine dan X-Men di film-film Fox. Para penggemar komik juga kemungkinan akan memiliki pendapat sendiri tentang bagaimana Insomniac membawa karakter-karakter ikonik ini ke arah baru.
Williams menegaskan bahwa Marvel memberikan kebebasan kreatif yang luas bagi timnya. “Yang hebat dari bekerja dengan Marvel adalah mereka mendorong kami untuk membangun cerita orisinal. Selama kami tetap setia pada karakter, situasinya bisa berubah dan kami bisa membuatnya menjadi milik kami,” pungkasnya.
Dengan berbagai perubahan lore yang dihadirkan, Marvel’s Wolverine tampaknya akan menjadi pengalaman yang benar-benar baru bagi penggemar. Insomniac dan para pemeran jelas telah memberikan upaya terbaik mereka untuk menghadirkan aksi berdarah yang lebih grittier di opsi sensor kekerasan yang tersedia.
Game ini akan menjadi salah satu rilis paling dinantikan di PlayStation 5 tahun ini. Para penggemar yang ingin menikmati cerita orisinal tanpa harus menunggu lama dapat mencoba berbagai game X-Men lainnya yang telah tersedia sebelumnya.





Komentar
Belum ada komentar.