Telset.id β Logitech resmi memperkenalkan jajaran aksesori gaming terbaru di lini Pro, dengan Pro X3 Superstrike Mouse sebagai sorotan utama. Mouse ini diklaim menghadirkan peningkatan presisi, daya tahan baterai hingga 135 jam per pengisian daya, serta sensor Hero 2 yang mampu mencapai resolusi 48K DPI. Peluncuran ini menjadi sinyal bahwa Logitech mempercepat siklus pembaruan produk gaming kelas atasnya, meski sebagian besar peningkatan yang dibawa terbilang inkremental dibandingkan generasi sebelumnya.
Pro X3 Superstrike hadir sebagai penyegaran dari Pro X2 Superstrike yang baru diperkenalkan pada Februari 2026. Alih-alih menyebutnya sebagai penerus sejati, sejumlah pengamat menyebut model baru ini lebih tepat disebut sebagai versi 1.5. Pasalnya, perubahan yang diusung tidak mengubah fondasi teknologi utama, melainkan menyempurnakan sejumlah aspek teknis yang sudah ada.
Teknologi yang paling membedakan Pro X3 Superstrike dari mouse gaming lain adalah penggunaan HITS, sebuah haptic trigger system yang menggantikan microswitch mekanis konvensional. Sistem ini menempatkan aktuator haptic di bawah dua tombol utama, yang berfungsi menurunkan latensi sekaligus memungkinkan pengguna mengatur sensasi klik sesuai preferensi. Sensasi klik bisa dibuat sangat halus, lebih menyentak, atau dimatikan sepenuhnya. Teknologi ini pertama kali debut pada G Pro X2 Superstrike, dan kini diteruskan ke generasi terbaru.
Peningkatan Teknis dan Ketersediaan
Dari sisi spesifikasi, Pro X3 Superstrike membawa sensor yang lebih responsif, daya tahan baterai lebih panjang, serta distribusi bobot yang lebih baik. Mouse ini mendukung polling rate hingga 8.000Hz secara wireless, sementara Pro X2 hanya mampu mencapai kecepatan tersebut saat terhubung melalui kabel USB-C. Baterainya diklaim bertahan hingga 135 jam per pengisian daya, meningkat signifikan dari klaim 90 jam pada Pro X2. Bobotnya pun lebih ringan dua gram di versi AS, yakni 61 gram untuk varian EMEA.
Perubahan lain mencakup sensor Hero 2 dengan batas resolusi lebih tinggi, yakni 48K DPI dibandingkan 44K DPI pada X2, akselerasi maksimum 90G dari sebelumnya 88G, serta kecepatan maksimum 930 IPS dibanding 888 IPS pada X2. Logitech juga menyebut mouse ini memiliki chassis ringan dengan keseimbangan yang presisi. Pro X3 Superstrike tersedia mulai 6 Oktober dengan harga US$199,99 dan hadir dalam pilihan warna pink mencolok atau hitam. Sementara itu, Pro X2 tetap dijual dengan harga US$179,99.
Selain mouse, Logitech memperkenalkan Pro X Control Mousepad yang dibuat dengan kain rajut khusus untuk menghasilkan glide omnidirectional yang seimbang dan kontrol presisi. Mousepad ini juga dilengkapi alas berfriksi tinggi untuk stabilitas. Produk ini dirilis 8 Oktober dengan harga US$60.
Untuk kategori keyboard, ada Pro X2 Rapid Gaming Keyboard yang mengusung magnetic switch custom. Switch ini memungkinkan penyesuaian sensitivitas tombol secara granular. Keyboard tersebut juga mengandalkan teknologi Rapid Trigger yang mengatur ulang tombol tepat saat jari mulai terangkat, membantu memangkas waktu pada setiap input. Keyboard ini terintegrasi dengan sistem Key Priority Logitech yang mendaftarkan input sekunder tanpa harus melepaskan input sebelumnya, fitur yang berguna bagi pemain FPS untuk melakukan strafe dan perubahan arah. Keyboard ini sudah tersedia sekarang dengan harga US$230.
Baca Juga:
Headset Lightspeed dan Strategi Produk
Melengkapi jajaran ini, Logitech menghadirkan Pro X3 Lightspeed Gaming Headset dengan mikrofon 48kHz yang disebut berkualitas studio. Baterainya mampu bertahan hingga 70 jam per pengisian daya, meningkat 40 persen dibandingkan iterasi sebelumnya. Headset ini juga kini dilengkapi 10-band EQ yang dapat diakses melalui software G Hub milik Logitech. Headset tersebut akan tersedia pada 8 Oktober dengan harga US$250.
Keputusan Logitech merilis penerus Pro X2 Superstrike dalam waktu relatif singkat menuai pertanyaan. Peningkatan fitur yang dibawa tergolong kecil, sehingga bagi gamer kasual, tambahan performa ini mungkin tidak terlalu terasa dalam pengalaman bermain sehari-hari. Meski demikian, Logitech tetap mempertahankan model lama di pasaran, sehingga lebih banyak pengguna bisa mencoba sensasi klik berbasis haptic dengan harga lebih terjangkau.
Perlu dicatat, harga Pro X2 sempat turun ke US$129,99 dalam periode promo tertentu. Kondisi ini membuka kemungkinan munculnya penawaran serupa menjelang musim liburan. Bagi konsumen yang mempertimbangkan aksesori gaming baru, perbedaan harga antara kedua generasi mouse ini menjadi faktor penting, terlebih karena peningkatan yang ditawarkan X3 bersifat penyempurnaan, bukan perubahan fundamental.
Langkah Logitech memperbarui lini Pro secara agresif menunjukkan perusahaan terus menjaga posisinya di segmen aksesori gaming premium. Namun, dengan selisih harga US$20 antara Pro X2 dan Pro X3 Superstrike, calon pembeli perlu menimbang apakah peningkatan baterai, sensor, dan polling rate wireless sepadan dengan biaya tambahan. Bagi pengguna yang mengutamakan performa kompetitif, kombinasi polling rate 8.000Hz wireless dan baterai 135 jam menjadi nilai jual utama. Sementara bagi yang baru ingin mencoba teknologi haptic click, Pro X2 yang tetap tersedia bisa menjadi titik masuk yang lebih ramah kantong.
Jajaran aksesori Pro terbaru ini juga menegaskan bahwa Logitech tidak hanya fokus pada perangkat keras, tetapi juga ekosistem software pendukung seperti G Hub. Integrasi 10-band EQ pada headset dan sistem Key Priority pada keyboard menunjukkan pendekatan menyeluruh terhadap kebutuhan gamer kompetitif. Dengan jadwal rilis yang tersebar antara 6 dan 8 Oktober, konsumen memiliki beberapa opsi untuk memilih perangkat mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.
Secara keseluruhan, peluncuran Pro X3 Superstrike dan perangkat pendukungnya memperlihatkan bagaimana Logitech menyempurnakan formula yang sudah terbukti. Meski bukan lompatan besar, pembaruan ini tetap relevan bagi pengguna yang menginginkan performa puncak di lini Pro. Keputusan untuk tetap menjual generasi sebelumnya sekaligus memberi ruang bagi konsumen dengan anggaran lebih terbatas.
[ META_DESCRIPTION]
Logitech merilis Pro X3 Superstrike Mouse dengan baterai 135 jam dan sensor Hero 2 48K DPI, plus keyboard, mousepad, dan headset Pro terbaru.





Komentar
Belum ada komentar.