Telset.id β Lenovo secara mengejutkan merilis konsol game genggam retro bernama Lenovo G02 di pasar China. Perangkat ini dibanderol dengan harga sekitar 63 dollar AS atau setara Rp 1 jutaan, menawarkan alternatif murah bagi penggemar game klasik.
Kehadiran Lenovo G02 tergolong tidak biasa. Perangkat ini tidak diumumkan secara resmi secara global, meski tercantum di situs resmi Lenovo China dan muncul dalam kemasan berlogo Lenovo. Meski menggunakan merek Lenovo, perusahaan menegaskan bahwa G02 bukan bagian dari lini produk global resminya.
Lenovo menyebut, perangkat ini diproduksi melalui perjanjian lisensi merek regional yang hanya ditujukan untuk pasar China. βOleh karena itu, produk yang dikembangkan melalui perjanjian ini mungkin berbeda dari produk Lenovo yang dijual melalui saluran resmi,β ungkap pihak Lenovo dikutip dari Toms Hardware, Senin (25/5/2026).
Spesifikasi dan Fitur Lenovo G02
Lenovo G02 mengusung konsep konsol retro yang ditujukan untuk memainkan game klasik. Perangkat ini ditenagai chipset Rockchip RK3326 dengan CPU quad-core Arm Cortex-A35 hingga 1,5 GHz dan GPU Mali-G31 MP2. Chip tersebut dikenal cukup mumpuni untuk menjalankan game konsol lawas seperti NES, SNES, Sega Genesis, hingga PlayStation 1, meski terbatas untuk platform yang lebih berat seperti Nintendo 64 atau PSP.
Dari sisi memori, perangkat ini dibekali RAM 1 GB dan penyimpanan internal 4 GB, yang dapat diperluas melalui kartu microSD hingga 1 TB. Lenovo G02 juga menjalankan sistem operasi berbasis Linux 64-bit yang mendukung lebih dari 30 emulator game.
Untuk tampilan, G02 dilengkapi layar IPS berukuran 4,5 inci dengan resolusi 1.024 x 768 piksel dan rasio aspek 4:3, yang umum digunakan untuk game retro. Perangkat ini juga dibekali baterai berkapasitas 4.000 mAh yang diklaim mampu memberikan waktu bermain hingga enam jam dalam sekali pengisian daya.
Secara desain, G02 hadir dengan bodi plastik ringan dengan bobot sekitar 258 gram. Perangkat ini dilengkapi tombol fisik lengkap serta stik analog dengan pencahayaan RGB, memberikan sentuhan modern pada perangkat bergaya klasik tersebut.

Posisi di Pasar Konsol Retro
Dengan harga yang relatif terjangkau, Lenovo G02 menjadi alternatif baru di segmen konsol retro. Perangkat ini juga bersaing dengan produk sejenis seperti Anbernic RG40XXV yang memiliki desain dan fungsi serupa, namun dibanderol dengan harga lebih tinggi.
Fenomena konsol retro memang tengah menjadi tren di kalangan gamer yang ingin bernostalgia dengan game-game lawas. Sebelumnya, ada juga inovasi menarik seperti Pixel 8 Rusak Layar Disulap Jadi Konsol Game Retro yang memanfaatkan smartphone bekas menjadi perangkat gaming klasik.
Selain itu, persaingan di segmen handheld gaming juga semakin ketat dengan kehadiran pemain baru seperti OnePlus yang dikabarkan mengembangkan perangkat serupa. Informasi mengenai Bocoran Desain OnePlus Handheld menunjukkan bahwa pasar konsol genggam semakin kompetitif.
Baca Juga:
Meski hanya dipasarkan di China, kehadiran Lenovo G02 menunjukkan bahwa merek besar pun mulai melirik segmen konsol retro yang selama ini didominasi oleh pemain seperti Anbernic dan Miyoo. Dengan harga Rp 1 jutaan, perangkat ini menawarkan nilai tambah bagi kolektor atau gamer yang ingin merasakan kembali sensasi bermain game klasik.
Namun, perlu dicatat bahwa Lenovo tidak memberikan dukungan penuh untuk perangkat ini karena statusnya sebagai produk lisensi regional. Konsumen di luar China harus mempertimbangkan aspek garansi dan ketersediaan aksesori jika tertarik membeli perangkat ini secara impor.
Bagi penggemar game retro, Lenovo G02 bisa menjadi pilihan menarik berkat spesifikasi yang cukup mumpuni untuk menjalankan berbagai emulator. Dukungan microSD hingga 1 TB juga memungkinkan pengguna menyimpan ribuan game klasik dalam satu perangkat.
Keputusan Lenovo untuk merilis konsol retro melalui skema lisensi ini mengindikasikan strategi perusahaan untuk menguji pasar tanpa harus menginvestasikan sumber daya besar. Jika respons pasar positif, bukan tidak mungkin Lenovo akan merilis versi global dengan spesifikasi yang lebih ditingkatkan di masa mendatang.





Komentar
Belum ada komentar.