šŸ“‘ Daftar Isi

Epic Games Launcher V2 storefront baru dengan desain modern dan rekomendasi personal

Epic Games Siapkan Launcher V2, Kecepatan 5 Kali Lipat

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Epic Games mengumumkan Launcher V2 di ajang Unreal Fest dengan peta jalan 12 bulan
  • Kecepatan cold boot 5x lebih cepat dan restore dari system tray 6,5x lebih cepat
  • Storefront didesain ulang dengan rekomendasi personal berdasarkan selera pengguna
  • Fitur baru: profil pemain, ulasan manual game, patch notes developer, notifikasi update
  • Roadmap tiga tahap: Up First (instalasi Fortnite, cross-region gifting, beta privat), Up Next (beta publik), On Deck (kontroler universal, API developer, storefront baru)
  • Third-party communities menjadi fitur paling menarik yang setara dengan Steam Forums
  • Angka kecepatan diuji dengan spesifikasi ekstrem: Threadripper 32-core, RTX A6000, RAM 128GB

Telset.id – Setelah mengakui bahwa peluncurnya kurang kompetitif dibanding Steam, Epic Games akhirnya membeberkan peta jalan pengembangan Epic Games Launcher V2 di ajang Unreal Fest. Platform yang akan dirilis dalam 12 bulan ke depan ini dijanjikan hadir dengan kecepatan hingga 5 kali lebih cepat dan segudang fitur baru yang menyamai layanan Valve.

Dalam pengumuman yang disampaikan pada 18 Juni 2026, Epic Games mengonfirmasi bahwa mereka sedang membangun ulang toko dari awal. Hasilnya, pengguna akan merasakan storefront yang didesain ulang secara personal — rekomendasi game berdasarkan selera dan gaya bermain masing-masing individu. Halaman game juga akan menampilkan lebih dari sekadar harga, judul, dan sampul.

Perubahan paling krusial justru terletak pada performa. Epic Games Launcher V2 diklaim mampu membuka 5 kali lebih cepat saat cold boot, dan memulihkan dari system tray 6,5 kali lebih cepat. Namun, perlu dicatat bahwa angka ini berasal dari pengujian menggunakan spesifikasi ekstrem: prosesor AMD Threadripper 32-core, GPU RTX A6000, dan RAM 128 GB — bukan hardware konsumen pada umumnya.

Selain kecepatan, Epic Games akhirnya akan menambahkan profil pemain yang lengkap dengan avatar dan aktivitas game. Fitur ini membuka jalan untuk direct messages (DM), voice chat yang lebih baik, serta party independen dari game. Pengguna juga bisa menulis ulasan manual untuk game, menggantikan sistem rating bintang yang selama ini ada.

Developer akan mendapatkan kemampuan untuk menambahkan patch notes langsung di dalam toko, didukung sistem notifikasi baru yang memberitahu pemain tentang pembaruan yang bertepatan. Semua perubahan ini menjadi bagian dari upaya Epic mengejar ketertinggalannya dari Steam.

Baca Juga:

Peta Jalan Tiga Tahap

Epic membagi roadmap pengembangan ke dalam tiga kategori: Up First, Up Next, dan On Deck. Kategori pertama mencakup fitur yang akan hadir paling awal, termasuk instalasi terpecah (chunked installation) untuk Fortnite, cross-region gifting, dan beta privat Epic Games Launcher V2.

Kategori Up Next akan menghadirkan beta publik peluncur baru untuk semua pengguna, bersama dengan berbagai peningkatan yang telah disebutkan sebelumnya. Sementara itu, fitur seperti dukungan kontroler universal — setara dengan toolset ekstensif milik Steam — baru akan debut menjelang akhir periode 12 bulan tersebut.

API baru yang dirancang membantu developer memahami basis pemain juga akan menjadi bagian dari pembaruan ini. Storefront yang didesain ulang sepenuhnya juga masuk dalam jadwal On Deck, sehingga pengguna tidak perlu mengharapkannya dalam beberapa bulan ke depan.

Fitur yang mungkin paling menarik adalah third-party communities. Jika diimplementasikan dengan benar, fitur ini bisa berguna seperti Steam Forums. Semua perubahan ini, baik besar maupun kecil, akan bergabung membentuk Epic Games Launcher V2 yang utuh.

Jika jadwal ini dapat dipercaya, dalam setahun ke depan kita akan melihat EGS yang jauh lebih kompetitif dan kokoh dibanding sebelumnya. Steam memang platform yang hebat, tetapi persaingan selalu penting untuk mendorong inovasi. Terlepas dari apa yang Anda rasakan tentang Epic, upaya perusahaan untuk membangun ulang peluncurnya pada akhirnya menguntungkan konsumen.

Sebelumnya, Epic Games juga telah merinci strategi Gen AI di Unreal Engine 5.8 dan UE6. Sementara itu, CEO Epic Games Tim Sweeney sempat menyindir harga Steam Deck yang dinilai terlalu mahal untuk kapal pesiar.

Dengan berbagai pembaruan ini, Epic Games Store yang sudah tampil lebih modern dari Steam secara visual akan semakin unggul. Namun, yang benar-benar akan membuat perbedaan adalah kecepatan mendasar dan rasa kurasi yang ditawarkan. Tanpa itu, tampilan modern saja tidak akan cukup untuk menarik pengguna setia Steam.

Komentar

Belum ada komentar.