Telset.id – Epic Games resmi merilis Epic Games Launcher baru yang diklaim dikembangkan lewat pendekatan vibe coding, dan mengklaim proses startup-nya 46% lebih cepat dibanding Steam. Launcher versi preview ini sudah bisa diunduh sekarang untuk Windows, macOS, dan Linux, meski Epic sendiri belum merekomendasikannya bagi pengembang proyek Unreal serta pemain kompetitif Fortnite dan Rocket League.
Peluncuran ini menjadi sorotan karena Epic mengumumkan pivot besar ke arah AI hanya sehari sebelum launcher baru diperkenalkan. CEO Epic Games Tim Sweeney menyebut perusahaan sedang bergerak menjadi AI-first company, dengan penekanan bahwa tujuannya bukan menggantikan manusia, melainkan membuat tiap tim bisa membangun lebih banyak dan lebih baik. Pernyataan itu ia sampaikan lewat unggahan di X pada 12 Oktober 2026.
Keputusan Epic mempromosikan launcher baru sebagai hasil vibe coding menuai kritik. Pasalnya, perusahaan baru saja melakukan pemutusan hubungan kerja besar-besaran pada Maret 2026 yang memangkas 1.000 karyawan. Epic juga sempat mengurangi jumlah pegawai hingga seperempat dari 4.000 karyawan yang tersisa setelah PHK sebelumnya pada 2023. Alih-alih menyoroti kerja keras para engineer yang tersisa, Epic justru merayakan pendekatan vibe coding dalam pengumuman resminya.
Klaim Performa dan Fitur Baru
Epic mengklaim launcher baru ini “jauh lebih cepat dan lebih responsif” dibanding versi lama, dengan startup 46% lebih cepat dari Steam saat cold start, serta 14% lebih cepat ketika dipulihkan dari system tray. Namun, angka 14% itu hanya mencakup selisih 0,06 detik. Pengujian dilakukan oleh Keywords Studios berdasarkan lima tes di 13 platform Windows, dan Epic tidak menyertakan detail performa launcher baru dibandingkan versi lamanya.
Selain kecepatan, launcher baru menghadirkan sejumlah fitur yang sebelumnya identik dengan Steam. Ada halaman khusus untuk tiap game di library, halaman unduhan terpadu, serta fitur collections untuk mengelompokkan koleksi game ke dalam kategori berbeda. Epic mengeklaim library barunya “30x lebih cepat”, meski tidak memberikan penjelasan rinci soal metrik tersebut.
Launcher ini juga memungkinkan pengguna mengakses game yang terpasang di komputer melalui launcher Valve langsung dari antarmuka Epic. Dukungan Linux menjadi yang pertama bagi Epic Games Launcher, dengan syarat minimal Ubuntu 22.04 LTS, Fedora 43, atau Debian 12. Untuk Windows, sistem yang didukung adalah Windows 10 dan 11, sedangkan macOS membutuhkan versi 12 atau lebih baru.
Baca Juga:
Sejumlah fitur masih belum lengkap. Menu sosial baru kini mengikuti pengguna dari store ke library tanpa opsi untuk ditutup atau diubah ukurannya. Epic juga mengakui “fitur sosial tertentu dan opsi manajemen akun” belum tersedia di launcher baru, dan perusahaan menyatakan sedang mengejar feature parity dengan versi lama.
Status launcher baru masih dalam fase preview, yang secara praktis merupakan open beta. Epic membuka akses unduhan bagi siapa saja dan tengah mengumpulkan masukan sebelum merilis versi stabil. Perusahaan juga mengarahkan pengembang proyek Unreal serta pemain kompetitif Fortnite dan Rocket League untuk tetap memakai launcher lama, tanpa menjelaskan alasan di balik rekomendasi tersebut.
Di sisi lain, launcher baru ini belum menyelesaikan krisis identitas yang dialami Epic Games Store selama bertahun-tahun. Tidak ada fitur atau keunggulan di sini yang belum tersedia di Steam atau GOG. Epic berpeluang menjadikan pengalaman baru ini sebagai fondasi untuk membangun fitur pembeda, tetapi hal itu belum terwujud dalam versi preview saat ini.
Pengumuman launcher ini juga bersinggungan dengan rangkaian persoalan hukum Epic di platform lain. Perusahaan tengah berselisih dengan Apple terkait aturan distribusi aplikasi, dan kasus tersebut bahkan berlanjut ke Mahkamah Agung AS. Langkah Epic mendorong ekosistem launcher sendiri di tengah tekanan regulasi itu menambah dimensi baru pada posisinya sebagai penantang dominasi platform besar.
Bagi pengguna, launcher baru Epic Games Launcher preview sudah tersedia untuk diunduh sekarang. Mereka yang ingin mencoba bisa langsung mengakses landing page resmi Epic, sementara pengguna yang bergantung pada stabilitas untuk kerja produksi atau bermain kompetitif sebaiknya menunggu versi stabil dan tetap memakai launcher lama sampai Epic menutup celah fitur yang masih hilang.





Komentar
Belum ada komentar.