📑 Daftar Isi

Debut Box Office The Death of Robin Hood Anjlok, Rekor Terburuk Hugh Jackman

Debut Box Office The Death of Robin Hood Anjlok, Rekor Terburuk Hugh Jackman

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Film terbaru Hugh Jackman, The Death of Robin Hood, mencatat debut box office domestik terendah dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data per Sabtu pagi, film yang dirilis pada 19 Juni 2026 ini diproyeksikan hanya meraup USD 2,5 juta dari 1.762 bioskop selama akhir pekan pembukaannya.

Angka tersebut menempatkan The Death of Robin Hood di posisi ke-9 tangga box office domestik. Pencapaian ini bahkan lebih rendah dibandingkan film horor Leviticus dari NEON yang hanya tayang di 1.076 bioskop. Film garapan sutradara Michael Sarnoski, yang sebelumnya dikenal lewat Pig dan A Quiet Place: Day One, ini gagal menarik minat penonton di tengah persaingan ketat dengan film-film besar lainnya.

Debut ini menjadi yang terburuk bagi Hugh Jackman sejak film fiksi ilmiah Reminiscence pada 2021. Saat itu, Reminiscence hanya meraup USD 1,9 juta dari 3.265 bioskop. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa Reminiscence dirilis di tengah kondisi pandemi yang masih membebani industri perfilman dan juga tersedia secara streaming di HBO Max pada hari yang sama.

Perbandingan dengan Film Hugh Jackman Lainnya

Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut adalah perbandingan debut beberapa film Hugh Jackman yang dirilis di lebih dari 1.000 bioskop sepanjang dekade ini:

  • Reminiscence (2021) – Debut USD 1,9 juta, total global USD 16,4 juta
  • Deadpool & Wolverine (2024) – Debut USD 211,4 juta, total global USD 1,338 miliar
  • Song Sung Blue (2025) – Debut USD 7,1 juta, total global USD 58,2 juta
  • The Sheep Detectives (2026) – Debut USD 15,1 juta, total global masih dalam perhitungan

Selain Reminiscence, film Hugh Jackman terakhir yang memiliki debut lebih rendah dari The Death of Robin Hood adalah film thriller erotis Deception pada 2008. Film tersebut debut dengan USD 2,3 juta dari 2.001 bioskop dan akhirnya meraup USD 17 juta secara global.

Yang menarik, The Death of Robin Hood tidak mendapatkan dampak positif dari kesuksesan The Sheep Detectives yang baru-baru ini dirilis. Film komedi misteri tersebut justru mencatat debut domestik terbaik Jackman untuk film non-Marvel sejak Pan pada 2015 dan telah meraup lebih dari USD 120 juta secara global.

Prospek Keuangan yang Suram

Pertanyaan besarnya kini adalah apakah The Death of Robin Hood mampu mencapai titik impas. Film ini dilaporkan memiliki biaya produksi sebesar USD 20 juta, yang berarti titik impasnya diperkirakan mencapai USD 45 juta. Dengan debut yang sangat rendah, prospek untuk mencapai angka tersebut tampaknya sangat sulit.

Ditambah lagi, respons awal dari penonton juga tidak terlalu menggembirakan. Film ini hanya meraih skor 69 persen di Rotten Tomatoes Popcornmeter dan mendapatkan nilai C+ di CinemaScore. Angka-angka ini menunjukkan bahwa kecil kemungkinan film ini akan mendapatkan dorongan signifikan dari rekomendasi mulut ke mulut.

Film yang diangkat dari balada Inggris Modern Awal “Robin Hood’s Death” ini dibintangi oleh Hugh Jackman sebagai karakter utama Robin Hood. Ia didukung oleh deretan pemeran berbakat seperti Jodie Comer (Killing Eve, 28 Years Later), Noah Jupe (A Quiet Place, Hamnet), Murray Bartlett (The White Lotus, The Last of Us), dan Bill Skarsgård (It, Nosferatu).

Kegagalan ini tentu menjadi pukulan telak bagi Jackman, yang baru saja menuai kesuksesan besar dengan Deadpool & Wolverine pada 2024. Film tersebut mencatat debut domestik sebesar USD 211,4 juta dan total pendapatan global mencapai USD 1,338 miliar. Jika Anda tertarik dengan perjalanan karir Jackman, Anda bisa membaca artikel tentang anak 10 tahun selamatkan X-Men 2.

Meskipun masih ada kemungkinan film ini bisa bertahan di bioskop dalam beberapa pekan ke depan, data awal menunjukkan bahwa The Death of Robin Hood kemungkinan besar akan menjadi salah satu kegagalan box office terbesar di tahun 2026. Film ini juga menjadi pengingat bahwa popularitas seorang bintang tidak selalu menjamin kesuksesan sebuah film. Bagi Anda yang ingin mencari tontonan alternatif, simak rekomendasi film Disney+ Hotstar yang bisa dinikmati.

Situasi ini juga menunjukkan betapa pentingnya strategi pemasaran dan kualitas film dalam menarik penonton. Di tengah persaingan ketat dengan film-film seperti Toy Story 5 yang tayang di 4.425 bioskop dan Disclosure Day di 3.824 bioskop, The Death of Robin Hood gagal bersaing meskipun memiliki nama besar Hugh Jackman di dalamnya.

Kegagalan ini juga menjadi pelajaran berharga bagi industri perfilman bahwa sekadar mengandalkan nama besar seorang aktor tidak lagi cukup untuk menjamin kesuksesan box office. Faktor seperti kualitas cerita, strategi rilis, dan timing menjadi semakin krusial dalam menentukan nasib sebuah film di pasar yang semakin kompetitif.

Komentar

Belum ada komentar.