📑 Daftar Isi

Gabe Newell, Bos Valve, bermain Dota 2 di atas kapal pesiar mewahnya

Bos Epic Games Sindir Harga Steam Deck untuk Kapal Pesiar

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Harga Steam Deck varian 1TB naik drastis sebesar USD 300 (Rp 5,3 juta) pada 27 Mei 2026
  • Bos Epic Games, Tim Sweeney, menyindir kenaikan ini dengan menyebutnya untuk membiayai kapal pesiar Gabe Newell
  • Sweeney memposting sindiran satir di X pada 28 Mei 2026 tentang biaya komponen untuk Megayacht
  • Gabe Newell memiliki enam kapal pesiar mewah dengan nilai total USD 1 miliar
  • Kapal terbesar bernama Leviathan sepanjang 111 meter senilai USD 350-500 juta
  • Warganet merespon dengan mengkritik Sweeney untuk fokus pada produk Epic Games Store
  • Kenaikan harga terjadi di tengah persaingan ketat pasar handheld gaming

Telset.id – Harga Steam Deck varian 1TB resmi naik drastis sebesar USD 300 atau sekitar Rp 5,3 juta pada 27 Mei 2026. Kenaikan ini langsung disindir bos Epic Games, Tim Sweeney, yang menyebutnya sebagai cara Valve membiayai kapal pesiar mewah milik Gabe Newell.

Kenaikan harga tersebut membuat PC genggam dengan ruang penyimpanan 1TB melonjak dari harga eceran sebelumnya USD 649 (sekitar Rp 11,5 juta) menjadi harga baru yang jauh lebih tinggi. Langkah Valve ini sontak menuai reaksi dari berbagai pihak, terutama dari kompetitor terbesarnya.

Sindiran Pedas Tim Sweeney

Sehari setelah pengumuman kenaikan harga, tepatnya 28 Mei 2026, Sweeney memposting di X (dahulu Twitter) untuk memberikan dukungan atas keputusan Valve. Namun, dukungan tersebut dibalut dengan kalimat satir yang tajam, merujuk pada koleksi kapal pesiar mewah Gabe Newell.

“Semua orang terlalu keras dalam penilaian mereka. Telah terjadi peningkatan signifikan dalam biaya komponen yang pada akhirnya didanai oleh pengeluaran pelanggan Steam, dan tren ekonomi telah menciptakan gangguan serius dalam rantai pasokan komponen untuk Megayacht,” tulis Sweeney, dikutip dari Dexerto.

Referensi tentang Mega yacht ini bukanlah kebetulan. Newell memang terkenal dengan kecintaannya pada barang-barang mewah, dan perseteruan antara Sweeney dengan Valve sudah berlangsung lama. Sindiran ini pun menjadi viral di kalangan warganet.

Baca Juga:

Koleksi Kapal Pesiar Gabe Newell

Sindiran Sweeney pun mendapat respons beragam dari warganet. Salah satu akun bernama 404oops mengingatkan bos Epic Games untuk fokus pada produknya sendiri. “Daripada ngejek Gaben, bagaimana kalau kamu investasikan duitmu untuk bikin launcher yang nggak jalan kayak sampah dan nggak minta login tiap detik sialan,” tulisnya.

Berdasarkan laporan Premier Boating, setidaknya hingga saat ini Newell memiliki enam kapal pesiar mewah. Nilai keseluruhan kapal ini disinyalir mencapai USD 1 miliar. Dari semuanya, yang terbesar adalah Leviathan, kapal pesiar sepanjang 111 meter yang dibangun oleh Oceanco dan diserahkan pada 2025.

Kapal andalan Newell ini diperkirakan menelan biaya antara USD 350 hingga USD 500 juta. Fasilitas di dalamnya pun sangat mewah, termasuk laboratorium sains mutakhir, rumah sakit, fasilitas spa, dan pusat penyelaman profesional.

Selain Leviathan, Newell juga memiliki Tranquility berukuran 91 meter. Yacht mewah ini bernilai USD 250 juta dan kabarnya saat ini sedang diubah menjadi kapal pendukung untuk Leviathan. Ada juga Rocinante, sebuah kapal pesiar Lürssen sepanjang 79 meter, yang mewakili perpaduan sempurna antara kemewahan dan desain bernilai USD 100 juta.

Dampak Kenaikan Harga Steam Deck

Kenaikan harga Steam Deck varian 1TB sebesar USD 300 ini merupakan lompatan yang signifikan. Dengan harga baru yang mencapai USD 949, konsumen harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan PC genggam andalan Valve. Meskipun Sweeney menyebut kenaikan ini untuk membiayai kapal pesiar, Valve sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan kenaikan harga tersebut.

Perseteruan antara Epic Games dan Valve memang bukan rahasia lagi. Keduanya bersaing ketat di pasar distribusi game digital. Epic Games Store kerap memberikan game gratis untuk menarik pengguna, sementara Steam tetap menjadi platform dominan dengan basis pengguna yang besar. Strategi game gratis Epic ini menjadi salah satu senjata andalannya.

Sementara itu, Hogwarts Legacy gratis di platform mereka menjadi bukti agresivitas Epic Games Store dalam merebut pangsa pasar.

Kenaikan harga Steam Deck ini terjadi di tengah persaingan ketat di pasar handheld gaming. Dengan harga yang semakin mahal, Valve harus berhadapan dengan ekspektasi konsumen yang semakin tinggi terhadap performa dan kualitas produk.

Di sisi lain, penurunan instalasi iOS yang diungkap Epic Games menunjukkan tantangan lain di industri ini.

Apakah kenaikan harga ini akan mempengaruhi penjualan Steam Deck? Atau justru menjadi bumerang bagi Valve? Hanya waktu yang bisa menjawab. Yang jelas, sindiran Tim Sweeney ini berhasil menyoroti isu yang lebih besar tentang bagaimana perusahaan teknologi besar membelanjakan uang pelanggannya.

Dengan koleksi kapal pesiar mewah yang nilainya mencapai USD 1 miliar, Gabe Newell memang menjadi sasaran empuk kritik. Namun, konsumen juga harus cerdas dalam memilih produk dan tidak mudah terpancing oleh drama antar CEO perusahaan game.

Kenaikan harga Steam Deck varian 1TB ini menjadi pengingat bahwa di industri teknologi, keputusan bisnis seringkali tidak terlepas dari gaya hidup para eksekutifnya. Bagi konsumen, yang terpenting adalah mendapatkan produk dengan harga yang wajar dan kualitas yang sesuai.

Apakah Valve akan merespon sindiran ini dengan menurunkan harga? Atau justru akan ada kejutan lain dari Gabe Newell? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.

Gabe Newell, Bos Valve, Main Dota 2 di Kapal Pesiar

Gambar di atas menunjukkan Gabe Newell yang tengah bermain Dota 2 di atas kapal pesiar mewahnya. Momen ini sempat viral beberapa waktu lalu dan menjadi bukti bahwa Newell memang serius dengan hobinya mengoleksi barang-barang mewah.

Dengan segala kontroversi ini, satu hal yang pasti: industri game tidak pernah kehabisan drama. Dari perseteruan antara CEO hingga kenaikan harga yang kontroversial, semuanya menjadi tontonan yang menghibur sekaligus mengundang perdebatan.

Komentar

Belum ada komentar.