Mari kita bedah dari sektor visual terlebih dahulu. Xiaomi Redmi Note 14 5G tampil modern dengan punch-hole minimalis dan layar AMOLED 6.67 inci yang super terang (peak brightness mencapai 2100 nits, siap menantang terangnya matahari khatulistiwa). Sebaliknya, Samsung Galaxy A26 5G secara mengejutkan masih mempertahankan desain 'Water Drop Notch' pada layar Super AMOLED 6.7 incinya. Di tahun 2026, poni jadul ini tampak seperti artefak museum. Namun, jangan remehkan durabilitas Samsung; ia datang dengan sertifikasi IP67 yang membuatnya sanggup bertahan di kedalaman air 1 meter selama 30 menit, sementara Xiaomi hanya menawarkan perlindungan cipratan air biasa yang membuat Anda harus panik saat hujan deras tiba.
Di sektor dapur pacu, terjadi plot twist yang menarik bagi para pemuja angka benchmark. MediaTek Dimensity 7025 Ultra (6nm) pada Redmi Note 14 hanya mampu mencetak skor Antutu SoC sebesar 310.293 (CPU 255.864, GPU 54.429). Sementara itu, Exynos 1380 (5nm) milik Samsung melesat dengan total skor Antutu device mencapai 756.465 dan skor SoC 381.081 (CPU 292.643, GPU 88.438). Secara praktis, GPU Mali-G68 MP5 pada Samsung jauh lebih siap diajak bermain game kompetitif dibanding GPU IMG BXM-8-256 milik Xiaomi yang megap-megap. Sayangnya, Samsung membatasi varian standar ini pada RAM 6GB LPDDR4X, sedangkan Xiaomi menawarkan fleksibilitas hingga RAM 12GB untuk kebutuhan multitasking agresif Anda.
Sektor kamera menyajikan ironi teknologi yang menggelitik. Redmi Note 14 memamerkan sensor utama 108 MP dengan OIS. Angka yang besar, bukan? Namun, keterbatasan ISP pada chipset Dimensity 7025 Ultra membatasi perekaman videonya hanya pada resolusi 1080p di 30fps. Sungguh pemborosan sensor yang luar biasa. Di sisi lain, Samsung Galaxy A26 mengandalkan sensor ISOCELL 50 MP dengan OIS yang jauh lebih optimal, mampu merekam video hingga resolusi 4K dan slow motion hingga 480 fps. Untuk kamera pendukung, keduanya sama-sama menyertakan lensa makro 2 MP yang tidak berguna selain untuk memperbanyak jumlah lubang di bodi belakang, serta lensa ultrawide (8 MP pada Xiaomi vs 5 MP pada Samsung yang kualitasnya pas-pasan).
Urusan daya dan konektivitas, Xiaomi memimpin dalam hal kepraktisan harian. Baterai 5110 mAh miliknya didukung pengisian cepat 45W, membuat pengisian daya Samsung yang hanya 25W terasa seperti siput berjalan (apalagi boks Samsung terkenal ramah lingkungan alias tanpa kepala charger). Xiaomi juga masih berbaik hati mempertahankan lubang jack audio 3.5mm dan FM Radio untuk Anda yang belum move-on ke TWS. Namun, Samsung membalasnya dengan fitur konektivitas modern seperti dukungan eSIM dan stabilitas Wi-Fi yang lebih matang, meskipun Anda harus merelakan hilangnya lubang audio legendaris tersebut.
Terakhir, mari bicara tentang masa depan. Samsung Galaxy A26 meluncur dengan Android 15 dan komitmen pembaruan OS serta keamanan selama 6 tahun! Ini adalah standar luar biasa yang menjamin ponsel Anda tetap relevan hingga tahun 2031. Sementara itu, Xiaomi Redmi Note 14 yang masih menggunakan Android 14 (HyperOS) hanya dijanjikan 2 kali pembaruan OS major. Di tahun 2026 ini, membeli ponsel yang masa dukungannya hampir habis tentu bukan keputusan bijak. Jadi, meski Samsung menyiksa mata Anda dengan poni waterdrop-nya, otak Anda akan berterima kasih karena memilih sistem operasi yang jauh lebih aman, bertenaga, dan tahan lama.
๐ Pilihan Terbaik
574K

Samsung Galaxy A26 5G
Rp 4.799.000
Harga pasar
โกAntutu: 574K
๐พ6GB / 128GB
๐ท50 MP + 5 MP + 2 MP
Kelebihan dan Kekurangan
Xiaomi Redmi Note 14 5G
โ
Kelebihan
- Desain layar punch-hole modern dengan bezel tipis, jauh lebih estetik dibanding kompetitornya
- Layar AMOLED sangat terang dengan peak brightness mencapai 2100 nits, nyaman di bawah terik matahari
- Pengisian daya cepat 45W dengan kapasitas baterai sedikit lebih besar (5110 mAh)
- Masih mempertahankan 3.5mm headphone jack dan slot microSD untuk fleksibilitas penyimpanan
- Kamera utama 108 MP dilengkapi dengan OIS untuk stabilitas foto
โ Kekurangan
- Perekaman video sangat mengenaskan, dikunci pada resolusi 1080p@30fps saja (tidak mendukung 4K)
- Dukungan pembaruan software pelit, hanya dijanjikan hingga 2 kali peningkatan OS Android
- Performa chipset Dimensity 7025 Ultra kalah bertenaga dibanding Exynos 1380 milik Samsung
- Tidak ada sertifikasi ketahanan air IP67, hanya perlindungan cipratan air standar
Samsung Galaxy A26 5G
โ
Kelebihan
- Dukungan software luar biasa hingga 6 tahun untuk OS dan pembaruan keamanan, investasi jangka panjang terbaik
- Sertifikasi IP67 untuk ketahanan air dan debu, sanggup bertahan meski tidak sengaja tercebur
- Performa chipset Exynos 1380 lebih bertenaga (skor Antutu SoC 381k vs 310k milik Redmi)
- Mendukung perekaman video resolusi 4K yang tajam dan fitur modern seperti eSIM
โ Kekurangan
- Desain layar 'Water Drop Notch' purba di tahun 2026 yang merusak estetika ponsel modern
- Kecepatan pengisian daya lambat hanya 25W dan dijual tanpa kepala charger di dalam boks
- Tidak memiliki 3.5mm headphone jack untuk pengguna earphone kabel
- Varian RAM standar hanya 6GB LPDDR4X, terasa pas-pasan untuk multitasking berat
Rekomendasi
Samsung Galaxy A26 5G
Meskipun Samsung menguji kesabaran kita dengan mempertahankan poni waterdrop peninggalan masa purbakala dan kecepatan cas 25W yang lambat, Galaxy A26 5G adalah pilihan yang jauh lebih logis di tahun 2026. Dengan dukungan update OS selama 6 tahun (dimulai dari Android 15), sertifikasi tahan air IP67 yang kokoh, performa grafis Exynos 1380 yang jauh lebih superior (Antutu device mencapai 756.465), serta kemampuan merekam video 4K, ia mengubur Redmi Note 14 5G yang tragisnya terkunci di resolusi video 1080p dan hanya mendapat 2 kali update software.
Skor: 83/100




