📑 Daftar Isi

Perbandingan smartphone POCO F7 Ultra dan Xiaomi Poco X8 Pro Max berdampingan, menampilkan desain layar dan modul kamera

POCO F7 Ultra vs Poco X8 Pro Max: Siapa Raja Flagship Killer 2026?

Terbit:
⏱️8 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dalam pertarungan sengit dua flagship killer ini, POCO F7 Ultra dan Xiaomi Poco X8 Pro Max sama-sama menawarkan performa gila yang bikin smartphone flagship mahal lainnya meringis. Dimulai dari sektor display, F7 Ultra unggul dengan panel AMOLED TCL M9 6,67 inci beresolusi WQHD+ (1440x3200) yang menghasilkan kerapatan piksel 526 ppi—jauh lebih tajam dibanding layar 6,83 inci Poco X8 Pro Max yang 'hanya' 447 ppi. Namun jangan remehkan Poco X8 Pro Max: kecerahan puncaknya mencapai 3500 nits (vs 3200 nits) dan PWM 3840Hz yang lebih ramah mata untuk penggunaan malam hari. Desain keduanya sama-sama premium dengan frame metal, tapi F7 Ultra punya keunggulan IP68 (tahan air penuh) sementara Poco X8 Pro Max hanya IP54—jadi jangan coba-coba berenang pakai yang satu ini ya. Dari sisi performa, keduanya adalah binatang buas. Poco X8 Pro Max ditenagai MediaTek Dimensity 9500s (3nm) dengan skor SoC 1.852.350 (CPU 843.521, GPU 1.008.829), sementara F7 Ultra mengandalkan Snapdragon 8 Elite (3nm) dengan skor SoC 1.990.417 (CPU 894.572, GPU 1.095.845) dan skor Antutu Device total 2.931.492. Secara praktis, F7 Ultra unggul 7-12% di gaming berat seperti Genshin Impact atau Honkai Star Rail dengan frame rate lebih stabil di 60fps. GPU Adreno 830 juga lebih efisien untuk ray tracing, sementara Immortalis-G925 MC12 di Poco X8 Pro Max tetap mumpuni tapi sedikit lebih boros daya. Untuk multitasking, RAM 12GB LPDDR5X di kedua perangkat sama-sama lega, tapi storage UFS 4.1 di F7 Ultra sedikit lebih cepat dari UFS 4.0 di Poco X8 Pro Max. Beralih ke kamera, ini panggung di mana F7 Ultra benar-benar memukau. Konfigurasi triple 50MP (OV50E, OIS) + 32MP ultrawide + 50MP telephoto (2x optical, macro) memberikan fleksibilitas luar biasa—mulai dari landscape 120° hingga close-up macro yang tajam. Poco X8 Pro Max hanya punya dual 50MP (OIS) + 8MP ultrawide yang terasa 'pelengkap' belaka; hasil ultrawide-nya kurang detail dan noisy di malam hari. Untuk video, F7 Ultra mendukung 8K@30fps dan slow motion 1920fps, sementara Poco X8 Pro Max mentok di 4K@60fps dan 960fps. Selfie keduanya 20MP vs 32MP—F7 Ultra lebih unggul untuk vlogging dengan sensor Samsung S5KKD1 yang lebih besar. Baterai adalah medan perang yang kontroversial. Poco X8 Pro Max hadir dengan baterai Si/C 8500 mAh yang bikin powerbank kebingungan—ini bisa bertahan 2 hari pemakaian normal dan 1 hari penuh untuk gaming. Fast charging 100W mengisi 50% dalam 24 menit, plus reverse wired 27W. Sementara F7 Ultra 'hanya' punya 5300 mAh, tapi dengan pengisian 120W yang lebih kencang dan efisiensi chipset yang lebih baik, daya tahannya tetap solid (~63 jam runtime). F7 Ultra juga punya wireless charging (meski tidak disebutkan watt-nya) yang tidak dimiliki Poco X8 Pro Max. Jadi, kalau Anda tipe yang lupa bawa charger, Poco X8 Pro Max juaranya; kalau Anda ingin fleksibilitas charging, F7 Ultra menang. Konektivitas dan software jadi pembeda terakhir. Keduanya mendukung 5G SA/NSA, WiFi 7, dan Bluetooth 6.0, tapi Poco X8 Pro Max unggul dengan aptX HD, LHDC 5, dan navigasi NavIC (untuk pengguna India). F7 Ultra punya NFC, DLNA, dan VoNR yang lebih matang. Untuk software, F7 Ultra menawarkan 6 tahun update OS dan security (Android 16 + HyperOS 3.X), sementara Poco X8 Pro Max tidak menyebutkan komitmen update—ini risiko besar untuk pembeli jangka panjang. F7 Ultra juga sudah tersertifikasi IP68 dan repairability kelas A, jadi lebih awet secara fisik. Kesimpulannya, pilihan bergantung pada prioritas Anda. Jika Anda adalah gamer sejati yang butuh baterai awet dan tidak peduli kamera ultrawide, Poco X8 Pro Max adalah value king dengan harga lebih murah. Namun jika Anda menginginkan paket flagship lengkap—kamera serbaguna, build quality premium, performa GPU terbaik, dan dukungan software panjang—POCO F7 Ultra layak diinvestasikan. Dengan selisih harga sekitar €200, F7 Ultra memberikan nilai lebih yang terasa di setiap aspek penggunaan. Jadi, silakan pilih: mau baterai segede powerbank atau kamera yang bikin foto liburan Anda layak dipajang di galeri?
Xiaomi Poco X8 Pro Max

Xiaomi Poco X8 Pro Max

💾[object Object] / 256GB
📷50 MP
🏆 Pilihan Terbaik
2.8M
POCO F7 Ultra

POCO F7 Ultra

Rp 6.999.000
Harga pasar
Antutu: 2.8M
💾12GB / 256GB
📷50 MP + 32 MP + 50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Xiaomi Poco X8 Pro Max

✅ Kelebihan
  • Baterai monster 8500 mAh (Si/C) dengan pengisian 100W, mampu bertahan hingga 2 hari pemakaian berat
  • Chipset MediaTek Dimensity 9500s (3nm) dengan skor Antutu SoC 1.852.350, sangat kencang untuk gaming kelas atas
  • Layar AMOLED 6,83 inci dengan refresh rate 120Hz, kecerahan puncak 3500 nits, dan PWM 3840Hz yang ramah mata
  • Dukungan Bluetooth 6.0, WiFi 7, dan navigasi triple-band (GPS, Galileo, NavIC) yang sangat lengkap
  • Kamera utama 50MP dengan OIS dan ultrawide 8MP, cukup mumpuni untuk fotografi kasual
  • Harga lebih terjangkau dibanding POCO F7 Ultra dengan spesifikasi yang hampir setara
❌ Kekurangan
  • Kamera ultrawide 8MP terasa inferior dibanding kompetitor (resolusi rendah, kurang detail di kondisi minim cahaya)
  • Tidak ada rating IP68, hanya tahan percikan air (IP54) sehingga kurang aman untuk penggunaan outdoor ekstrem
  • Tidak ada wireless charging, padahal sudah jadi standar di kelas flagship
  • Bobot 218 gram terasa berat di tangan untuk penggunaan jangka panjang
  • Port USB Type-C 2.0 (bukan 3.0), sehingga transfer data besar lebih lambat
  • Ketersediaan eSIM hanya di pasar tertentu, kurang fleksibel untuk traveler

POCO F7 Ultra

✅ Kelebihan
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite (3nm) dengan skor Antutu Device 2.931.492, performa GPU terbaik di kelasnya (Adreno 830)
  • Kamera lebih lengkap: 50MP utama (OV50E) + 32MP ultrawide + 50MP telephoto/macro dengan OIS, plus dukungan 8K video
  • Layar AMOLED 6,67 inci WQHD+ (1440x3200) dengan kerapatan 526 ppi, lebih tajam dari kompetitor
  • Sertifikasi IP68 (tahan air dan debu) dan build quality lebih premium dengan material metal
  • Fast charging 120W dan wireless charging (meski tidak disebutkan detail, ada opsi reverse charging)
  • Dukungan software 6 tahun update OS dan security, lebih panjang dari Poco X8 Pro Max
❌ Kekurangan
  • Baterai 5300 mAh lebih kecil dibanding Poco X8 Pro Max (8500 mAh), daya tahan kurang untuk penggunaan berat
  • Harga lebih mahal (€699) dibanding Poco X8 Pro Max, kurang ramah di kantong
  • Tidak ada slot microSD, storage terbatas 256GB tanpa ekspansi
  • Bobot 212 gram hampir sama berat dengan kompetitor, kurang ergonomis
  • Bluetooth 6.0 tapi tidak mendukung aptX HD atau LHDC 5 (hanya aptX Adaptive dan LDAC)
  • Desain kurang agresif untuk gaming dibanding Poco X8 Pro Max (tidak ada tombol gaming khusus)

Rekomendasi

POCO F7 Ultra

POCO F7 Ultra menang karena menawarkan paket lengkap yang lebih seimbang untuk pengguna yang menginginkan performa maksimal tanpa kompromi. Dengan skor Antutu Device 2.931.492 (lebih tinggi 12% dari Poco X8 Pro Max), kamera triple 50MP+32MP+50MP yang jauh lebih serbaguna (termasuk telephoto 2x dan 8K video), serta sertifikasi IP68 yang memberikan ketenangan pikiran, F7 Ultra adalah pilihan tepat untuk konten kreator dan gamer hardcore. Meski baterainya lebih kecil (5300 mAh vs 8500 mAh), pengisian 120W dan efisiensi Snapdragon 8 Elite membuatnya tetap kompetitif. Dukungan update 6 tahun juga menjadi nilai tambah jangka panjang. Skor 88/100 karena masih ada kekurangan seperti harga premium dan storage non-ekspandable.

Skor: 88/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Xiaomi
Xiaomi Poco X8 Pro Max
POCO
POCO F7 Ultra
Type
AMOLED, 68B colors, 120Hz, 3840Hz PWM, Dolby Vision, HDR10+, 2000 nits (HBM), 3500 nits (peak)
AMOLED TCL M9
Diagonal
6.83 inches, 114.5 cm2 (~90.3% screen-to-body ratio)
6.67",
Protection
Corning Gorilla Glass 7i, Mohs level 5
Resolution
1280 x 2772 pixels, 19.5:9 ratio (~447 ppi density)
1440 x 3200 px, WQHD+
Build
Glass front (Gorilla Glass 7i), aluminum frame, glass-fiber reinforced plastic back
Colors
BlackBlueWhite
BlackYellow
Weight
218 g (7.69 oz)
212 g
Dimensions
162.9 x 77.9 x 8.2 mm (6.41 x 3.07 x 0.32 in)
Density
526 ppi, Very high density
Aspect Ratio
20:9
Size
74.9 mm x 160.3 mm x 8.4 mm
Materials
Glass, Metal
Repairability
Class A B C D E
Usable surface
87 %
Drop resistance
Class A B C D E, 45 drops without defects
Resistance certificates
IP68
Others
Hole-punch Notch, 3840 Hz PWM, Refresh rate 120 Hz, Touch sampling rate 480 Hz, Peak brightness - 3200 cd/m², 5000000:1 contrast ratio, Always-On Display, TÜV Rheinland Eye Comfort Certification, HDR10+, Dolby Vision, Scratch resistant, Multi-touch, Frameless, Max brightness HBM - 1800 cd/m², DCI-P3, DC dimming, 12 Bits panel (10-bit +2-bit FRC), Xiaomi Longjing Glass 2, Capacitive