
Tecno Pova 7 5G
Kelebihan dan Kekurangan
Tecno Pova 7 5G
- Baterai jumbo 6000 mAh dengan fast charging 45W β kombinasi yang jarang di kelas 3 jutaan, plus klaim wireless charging 30W (meski perlu diverifikasi karena terasa 'terlalu bagus untuk jadi kenyataan' di harga ini)
- Layar 6.78" 144Hz dengan Gorilla Glass 7i dan PWM 2160Hz β refresh rate tinggi dan perlindungan layar mumpuni untuk kelasnya
- Chipset Dimensity 7300 Ultra (4nm) dengan Antutu total 854.837 β performa solid untuk gaming menengah dan multitasking harian
- Fitur lengkap: NFC, IR blaster, stereo speaker Dolby Atmos, dan slot SD β jarang ada IR blaster di HP modern, ini nilai plus tersendiri
- Harga Rp 3.299.000 β salah satu opsi 5G termurah dengan spesifikasi 'gemuk' di kertas
- Layar masih LCD IPS, bukan AMOLED β kontras dan warna kalah dari rival di harga yang sama, meski brightness 900 nits terbilang oke
- Kamera utama 64MP tanpa OIS, aperture tidak jelas ('Unknow'), plus lensa sekunder 0.3MP yang praktis hanya jadi pajangan β jangan berharap foto malam yang memukau
- Tidak ada audio jack 3.5mm dan tidak ada FM radio β dua hal yang masih dicari pengguna entry-level
- Bobot 207 gram dengan body polycarbonate β terasa 'berisi' di tangan, belum lagi tebal 8.8mm
- Software HiOS 15 terkenal dengan bloatware dan iklan bawaan β pengalaman software bisa jadi lebih 'heboh' dari yang diinginkan
Infinix Note 60
- Layar AMOLED 6.78" 144Hz dengan peak brightness 4500 nits dan PWM 2304Hz β kualitas display jauh di atas Tecno, cocok untuk konsumsi konten dan outdoor
- Chipset Dimensity 7400 Ultimate dengan Antutu total 907.438 β performa lebih tinggi dari Tecno, terutama di skor CPU (349.563 vs 319.721)
- Kamera utama 50MP f/1.6 dengan OIS + ultrawide 8MP β OIS adalah keunggulan besar untuk foto malam dan video stabil, sesuatu yang tidak dimiliki Tecno
- Build quality premium: frame aluminium + back aluminium + Gorilla Glass 7i β terasa lebih mahal dari harganya
- Baterai 6500 mAh dengan 45W wired + 30W wireless + bypass charging β kapasitas lebih besar dan fitur charging lebih lengkap
- Software Android 16 dengan komitmen 3 major upgrade β umur pakai lebih panjang dan lebih future-proof
- Harga resmi belum tersedia di data (effectivePrice null) β sulit menilai value for money secara pasti, tapi diprediksi di kisaran Rp 3-4 jutaan berdasarkan positioning
- Tidak ada slot microSD β storage 128GB/256GB terbatas dan tidak bisa diperluas
- Tidak ada audio jack 3.5mm β tren yang menyebalkan, tapi setidaknya ada stereo speaker
- WiFi hanya 802.11ac (WiFi 5), bukan WiFi 6 seperti Tecno β sedikit ketinggalan di konektivitas
- XOS 16 masih membawa bloatware khas Infinix β sama-sama 'heboh' dengan HiOS, hanya beda bungkus
- Bobot 199 gram dan tebal 7.5mm β sebenarnya tipis, tapi tetap terasa berat untuk penggunaan satu tangan lama
Rekomendasi
Infinix Note 60 menang di hampir semua parameter penting: layar AMOLED 144Hz dengan peak brightness 4500 nits (jauh lebih baik dari LCD IPS Tecno), chipset Dimensity 7400 Ultimate yang secara benchmark unggul (Antutu 907.438 vs 854.837, skor CPU 349.563 vs 319.721), kamera utama 50MP dengan OIS + ultrawide 8MP yang jauh lebih serius dari 64MP tanpa OIS + lensa 0.3MP 'pajangan', baterai 6500 mAh dengan kombinasi 45W wired + 30W wireless + bypass charging, build aluminium premium, serta Android 16 dengan 3 major upgrade. Satu-satunya keunggulan Tecno adalah WiFi 6, IR blaster, slot SD, dan harga yang sudah pasti (Rp 3.299.000). Tapi secara keseluruhan paket, Infinix Note 60 adalah HP yang lebih matang, lebih future-proof, dan lebih 'dewasa' β asalkan harganya tidak melambung terlalu tinggi di pasar Indonesia.


