๐Ÿ“‘ Daftar Isi

Perbandingan Samsung Galaxy A57 5G dan vivo iQOO Neo 10 tampak depan dan belakang

Samsung Galaxy A57 5G vs vivo iQOO Neo 10: Duel Chipset 2026

Terbit:
โฑ๏ธ8 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dari sisi Display & Design, kedua ponsel sama-sama mengusung panel AMOLED, tapi eksekusinya berbeda kelas. Samsung Galaxy A57 5G memiliki layar 6.7 inci FHD+ (1080 x 2340 px, 385 ppi) dengan refresh rate 120Hz, peak brightness 1900 nits, HDR10+, dan proteksi Gorilla Glass Victus+. Bobotnya hanya 179g dengan ketebalan 6.9mm โ€” salah satu yang tertipis di kelasnya โ€” plus sertifikasi IP68. Sebaliknya, vivo iQOO Neo 10 membawa layar 6.78 inci 1260 x 2800 px (453 ppi) dengan refresh rate 144Hz, peak brightness 4400 nits, dan PWM dimming 4320Hz yang jauh lebih ramah mata. Tapi bodinya plastik (back & frame) tanpa IP rating, bobot 206g, dan tebal 8.1mm. Jadi: Samsung menang di build quality & portabilitas, iQOO menang di ketajaman, kecerahan, dan refresh rate. Di ranah Performance, ini bukan pertandingan yang seimbang. Samsung Galaxy A57 5G ditenagai Exynos 1680 (4nm, octa-core 2.9GHz) dengan GPU Xclipse 550, RAM 8GB LPDDR5X, storage 128GB UFS 3.1. Skor Antutu device-nya 1.360.038 (CPU 499.218, GPU 371.353). vivo iQOO Neo 10 membawa Snapdragon 8s Gen 4 (4nm, Cortex-X4 3.21GHz) dengan GPU Adreno 825. Antutu SoC-nya 1.416.433 (CPU 650.093, GPU 766.340) โ€” GPU-nya saja lebih dari dua kali lipat skor GPU Exynos. Untuk gaming berat seperti Genshin Impact atau Wuthering Waves di setting tinggi, iQOO Neo 10 jelas superior. Samsung hanya cocok untuk penggunaan harian dan game casual. Baterai adalah titik di mana iQOO Neo 10 benar-benar menghancurkan lawannya. Kapasitas 7000 mAh Si/C Li-Ion dengan charging 120W (100W PD/PPS) mampu mengisi 50% dalam 15 menit dan 100% dalam 36 menit, plus reverse wired charging dan bypass charging. Samsung Galaxy A57 5G hanya 5000 mAh Li-Ion dengan 45W fast charging โ€” tidak ada wireless charging. Dalam penggunaan nyata, iQOO Neo 10 bisa bertahan 1.5-2 hari untuk penggunaan normal, sementara Galaxy A57 mungkin 1 hari. Ini bukan kompetisi; ini pembantaian. Kamera: Samsung Galaxy A57 5G memiliki triple camera 50MP f/1.8 OIS + 8MP ultrawide f/2.2 + 5MP macro f/2.4, selfie 12MP f/2.2, video 4K dengan OIS dan fitur AI seperti Night Mode, Super HDR, dan AutoFraming. vivo iQOO Neo 10 hanya dual camera 50MP f/1.8 OIS + 8MP ultrawide, tapi selfie-nya 32MP dan video mendukung 4K@60fps dengan gyro-EIS. Secara fleksibilitas, Samsung lebih kaya lensa (ada macro), tapi secara kualitas selfie dan video frame rate, iQOO unggul. Tidak ada data DxOMark untuk keduanya, jadi penilaian ini berdasarkan spesifikasi sensor dan fitur. Connectivity: Samsung Galaxy A57 5G menang tipis dengan Bluetooth 6.0 (vs 5.4), WiFi 6 (vs WiFi 7 โ€” di sini iQOO unggul), NFC, MST, eSIM, dan dukungan band 5G yang sangat luas. iQOO Neo 10 memiliki WiFi 7 dan navigasi multi-band L1+L5 + NavIC, tapi USB-nya masih 2.0 (Samsung juga 2.0). Untuk pengguna yang butuh eSIM dan MST (Samsung Pay), Galaxy A57 lebih fleksibel. Untuk WiFi 7 dan navigasi presisi, iQOO unggul. Software: Samsung Galaxy A57 5G menjalankan Android 16 dengan komitmen 6 tahun update OS dan security โ€” terbaik di kelasnya. vivo iQOO Neo 10 hanya Android 15 dengan 3 major update (hingga Android 18) dan Funtouch 15. Jika umur pakai panjang adalah prioritas, Samsung jelas pemenang. Tapi jika Anda mengganti ponsel setiap 2-3 tahun, perbedaan ini tidak terlalu relevan. Kesimpulannya: Galaxy A57 5G adalah pilihan tepat untuk pengguna yang ingin ponsel tahan lama, tahan air, dan ekosistem Samsung. vivo iQOO Neo 10 adalah pilihan untuk pemburu performa, gamer, dan pengguna yang tidak mau repot charging โ€” asalkan siap dengan garansi grey market dan build plastik.
1.1M
Samsung Galaxy A57 5G

Samsung Galaxy A57 5G

Rp 7.299.000
Harga pasar
โšกAntutu: 1.1M
๐Ÿ’พ8GB / 128GB
๐Ÿ“ท50 MP + 8 MP + 5 MP
๐Ÿ† Pilihan Terbaik
vivo iQOO Neo 10

vivo iQOO Neo 10

๐Ÿ’พ[object Object] / 128GB
๐Ÿ“ท50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Samsung Galaxy A57 5G

โœ… Kelebihan
  • Layar Super AMOLED 6.7 inci FHD+ 120Hz dengan Gorilla Glass Victus+ dan IP68 โ€” kelas tahan air di segmen menengah yang jarang ditemui
  • Dukungan software terbaik di kelasnya: Android 16 + 6 tahun update OS & security
  • Desain tipis 6.9mm dan ringan 179g, nyaman digenggam
  • Konektivitas lengkap: Bluetooth 6.0, WiFi 6, NFC, MST, eSIM, dan dukungan band 5G luas
  • Fitur kamera kaya: OIS, 4K video, Night Mode, Super HDR, AI Engine NPU
  • Harga resmi Rp7.299.000 dengan ekosistem Samsung yang matang
โŒ Kekurangan
  • Chipset Exynos 1680 hanya mencetak Antutu ~1.36 juta โ€” kalah jauh dari Snapdragon 8s Gen 4
  • RAM 8GB LPDDR5X dan storage 128GB UFS 3.1 tanpa slot microSD
  • Baterai 5000 mAh + charging 45W terasa ketinggalan zaman di 2026
  • Tidak ada jack audio 3.5mm dan tidak ada FM Radio
  • Sensor fingerprint tidak terdaftar di specs (kemungkinan ada di bawah layar, tapi tidak dikonfirmasi)
  • Kamera ultrawide hanya 8MP dan macro 5MP โ€” minim detail

vivo iQOO Neo 10

โœ… Kelebihan
  • Snapdragon 8s Gen 4 dengan Antutu SoC ~1.42 juta (CPU 650K + GPU 766K) โ€” kelas flagship killer
  • Baterai raksasa 7000 mAh Si/C dengan charging 120W โ€” 50% dalam 15 menit
  • Layar AMOLED 6.78 inci 144Hz, peak brightness 4400 nits, 4320Hz PWM โ€” nyaman untuk mata
  • Kamera utama 50MP OIS + ultrawide 8MP, selfie 32MP, video 4K@60fps gyro-EIS
  • WiFi 7, Bluetooth 5.4, NFC, dan navigasi multi-band (L1+L5, NavIC)
  • Harga pasar (grey market) jauh lebih kompetitif untuk spesifikasi flagship
โŒ Kekurangan
  • Build material plastik (back & frame) โ€” tidak ada IP rating resmi
  • Hanya 3 major Android update (Android 15 โ†’ 18), kalah dari Samsung 6 tahun
  • Bobot 206g dan tebal 8.1mm โ€” berat dan tebal
  • Tidak ada slot microSD, tidak ada jack audio, tidak ada FM Radio
  • USB Type-C 2.0 (bukan 3.x) โ€” transfer data lambat
  • Ketersediaan resmi di Indonesia terbatas, garansi sering grey market

Rekomendasi

vivo iQOO Neo 10

Untuk pengguna yang mengutamakan performa, baterai, dan layar, iQOO Neo 10 adalah pemenang telak. Snapdragon 8s Gen 4 mencetak Antutu SoC ~1.42 juta (63% lebih tinggi dari Exynos 1680 di Galaxy A57), GPU Adreno 825 unggul jauh untuk gaming, baterai 7000 mAh + 120W charging mengalahkan 5000 mAh + 45W, dan layar 144Hz 4400 nits lebih superior. Samsung A57 unggul di software support (6 tahun vs 3 tahun), IP68, dan ekosistem โ€” tapi untuk value performa per rupiah, iQOO Neo 10 jauh lebih unggul. Pilih Galaxy A57 hanya jika Anda prioritaskan garansi resmi, tahan air, dan update jangka panjang.

Skor: 82/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Samsung
Samsung Galaxy A57 5G
vivo
vivo iQOO Neo 10
Type
AMOLED
AMOLED, 1B colors, 144Hz, 4320Hz PWM, HDR, 2000 nits (HBM), 4400 nits (peak)
Density
385 ppi, High Density
โ€”
Diagonal
6.7",
6.78 inches, 111.0 cm2 (~89.3% screen-to-body ratio)
Resolution
1080 x 2340 px, FHD+
1260 x 2800 pixels, 20:9 ratio (~453 ppi density)
Aspect Ratio
19.5:9
โ€”
Size
76.8 mm x 161.5 mm x 6.9 mm
โ€”
Colors
BlackBlueGrayViolet
BlackOrangeRedTitanium
Weight
179 g
206 g (7.27 oz)
Materials
Plastic, Corning Gorilla Glass Victus
โ€”
Usable surface
89 %
โ€”
Resistance certificates
IP68
โ€”
Protection
โ€”
Shield Glass
Build
โ€”
Glass front, plastic back, plastic frame
Dimensions
โ€”
163.7 x 75.9 x 8.1 mm (6.44 x 2.99 x 0.32 in)
Others
Hole-punch Notch, Refresh rate 120 Hz, Peak brightness - 1900 cd/mยฒ, Always-On Display, HDR10+, Scratch resistant, Corning Gorilla Glass Victus+, Multi-touch, Frameless, Max brightness HBM - 1200 cd/mยฒ, 2.5D curved glass screen, Capacitive
โ€”