๐Ÿ“‘ Daftar Isi

Samsung Galaxy A18 4G dan Samsung Galaxy A17 4G berdampingan menunjukkan perbedaan desain dan layar

Samsung Galaxy A18 4G vs A17 4G: Mana yang Lebih Layak?

Terbit:
โฑ๏ธ10 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dalam perbandingan Display & Design, kedua ponsel ini nyaris kembar: layar Super AMOLED 6.7 inci, resolusi 1080 x 2340 piksel, rasio 19.5:9, dan densitas ~385 ppi. Refresh rate sama-sama 90Hz. Perbedaan krusial ada di proteksi layar: Galaxy A17 4G menggunakan Corning Gorilla Glass Victus+ (dengan rating Mohs level 5), sementara Galaxy A18 4G hanya Gorilla Glass 3 โ€” generasi yang sudah berusia lebih dari satu dekade. Dalam praktiknya, Victus+ jauh lebih tahan terhadap goresan dan jatuhan. Dari sisi dimensi, A17 sedikit lebih tipis (7.5 mm vs 7.7 mm) dan lebih ringan (190 g vs 196 g), membuatnya lebih nyaman untuk penggunaan jangka panjang. Material build keduanya sama: glass front, plastic back, plastic frame. Jadi, meskipun layarnya identik, A17 menang telak di durability dan ergonomi. Di sektor Performance, Galaxy A18 4G ditenagai Exynos 1610 dengan CPU octa-core (2x2.4 GHz Cortex-A7X + 6x2.0 GHz Cortex-A55) dan GPU Mali-G68. Galaxy A17 4G menggunakan MediaTek Helio G99 (6nm) dengan CPU (2x2.2 GHz Cortex-A76 + 6x2.0 GHz Cortex-A55) dan GPU Mali-G57 MC2. Secara clock, A18 sedikit lebih tinggi, tapi arsitektur Cortex-A76 di A17 lebih efisien dan modern dibanding Cortex-A7X (yang merupakan varian lawas). Benchmark Antutu A17 tercatat 548.631 total (CPU 208.954, GPU 45.246, MEM 143.365, UX 151.066), dengan skor SoC 255.902. Sayangnya, A18 tidak memiliki data benchmark sama sekali โ€” ini adalah blind spot yang serius. Dalam gaming, Mali-G57 MC2 di A17 umumnya setara atau sedikit lebih baik dari Mali-G68 di A18, tergantung optimasi. Yang lebih penting, A17 menawarkan RAM hingga 8 GB, sementara A18 mentok di 4 GB. Untuk multitasking dan penggunaan jangka panjang, 4 GB di 2026 adalah lelucon yang tidak lucu. Baterai kedua ponsel identik: 5000 mAh, fast charging 25W, dengan klaim 50% dalam 30 menit (tertulis di A18, tapi A17 juga 25W wired). Tidak ada wireless charging di keduanya โ€” wajar di kelas ini. Daya tahan aktual akan sangat bergantung pada efisiensi chipset dan software. Helio G99 yang 6nm biasanya lebih efisien dibanding Exynos 1610 yang tidak jelas fabrikasinya. Jadi, meskipun kapasitas sama, A17 berpotensi memiliki screen-on time sedikit lebih baik. Tidak ada perbedaan signifikan di sini, kecuali jika A18 ternyata boros karena optimasi software yang belum matang. Kamera adalah area yang mengecewakan dari keduanya. Spesifikasinya benar-benar identik: triple camera 50 MP (f/1.8, wide, OIS) + 5 MP (ultrawide) + 2 MP (macro), selfie 13 MP (f/2.0), dan video maksimal 1080p@30fps. Tidak ada 4K, tidak ada 60fps, tidak ada fitur AI yang menonjol. Di tahun 2026, kemampuan video 1080p@30fps terasa seperti peninggalan zaman dinosaurus. Samsung sepertinya hanya mendaur ulang modul kamera yang sama untuk kedua ponsel. Tidak ada DxOMark score yang tersedia untuk keduanya, jadi kita hanya bisa berpedoman pada spesifikasi kertas โ€” dan di atas kertas, tidak ada pemenang. Keduanya sama-sama medioker untuk fotografi serius, tapi setidaknya OIS di lensa utama membantu stabilisasi video. Software & Connectivity: Galaxy A18 4G menang di software dengan Android 17 + One UI 9 + 6 major OS updates, sementara A17 4G masih Android 15 + One UI 7 (meski juga 6 major updates). Ini berarti A18 akan menerima pembaruan lebih lama dan fitur terbaru lebih awal. Namun, A17 sudah tersedia dan matang, sedangkan A18 baru rilis September 2026 โ€” potensi bug awal masih ada. Di konektivitas, keduanya sama: 4G LTE (tanpa 5G), Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac dual-band, Bluetooth 5.3, NFC (region dependent), USB Type-C 2.0, dan navigasi GNSS lengkap. A17 memiliki FM radio (region dependent) yang tidak dimiliki A18. Tidak ada audio jack di keduanya. Jadi, A18 unggul di software, tapi A17 unggul di fitur tambahan dan kematangan. Kesimpulannya, Galaxy A17 4G adalah pilihan yang lebih rasional. Ia menawarkan durability layar yang jauh lebih baik (Victus+ vs Gorilla Glass 3), fleksibilitas RAM hingga 8 GB, storage dasar 128 GB, benchmark yang terukur, dan harga yang jelas. Galaxy A18 4G hanya menang di versi software dan sedikit clock CPU, tapi kalah di hampir semua aspek praktis. Kecuali Anda sangat ingin Android 17 out-of-the-box dan tidak keberatan dengan RAM 4 GB serta Gorilla Glass 3 yang rapuh, A17 adalah pemenang yang jelas. Samsung sepertinya sengaja membuat A18 sebagai 'umpan' untuk pengguna yang tergiur angka software, tapi lupa bahwa hardware dan durability tetap yang utama.
Samsung Galaxy A18 4G

Samsung Galaxy A18 4G

๐Ÿ’พ[object Object] / 64GB
๐Ÿ“ท50 MP
๐Ÿ† Pilihan Terbaik
Samsung Galaxy A17 4G

Samsung Galaxy A17 4G

Rp 2.999.000
Harga pasar
๐Ÿ’พ[object Object] / 128GB
๐Ÿ“ท50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Samsung Galaxy A18 4G

โœ… Kelebihan
  • Layar Super AMOLED 6.7 inci 90Hz dengan warna khas Samsung
  • Chipset Exynos 1610 dengan CPU 2x2.4 GHz Cortex-A7X, sedikit lebih tinggi clock-nya dari Helio G99
  • Dukungan software paling panjang: Android 17 + 6 major OS updates + One UI 9 (rilis September 2026)
  • Baterai 5000 mAh dengan fast charging 25W (50% dalam 30 menit)
  • Konektivitas lengkap: Bluetooth 5.3, NFC, Wi-Fi dual-band, navigasi GNSS lengkap
  • Desain tipis 7.7 mm dengan bobot 196 g, build glass front + plastic back
โŒ Kekurangan
  • RAM hanya 4 GB di semua varian โ€” tidak ada opsi 6/8 GB, berisiko untuk multitasking
  • Storage dasar 64 GB, terasa minim untuk HP rilisan 2026
  • GPU Mali-G68 masih kelas menengah ke bawah, gaming berat bakal tersendat
  • Kamera video maksimal hanya 1080p@30fps โ€” tidak ada 4K sama sekali
  • Tidak ada audio jack 3.5mm
  • Proteksi layar hanya Gorilla Glass 3 โ€” generasi lawas, jauh di bawah Victus+
  • Harga pasar belum tersedia (effectivePrice & hargaPasar null), sulit menilai value for money
  • Sensor tidak selengkap A17 (tidak ada gyro di A17, tapi A18 juga minim info benchmark)

Samsung Galaxy A17 4G

โœ… Kelebihan
  • Layar Super AMOLED 6.7 inci 90Hz, sama seperti A18, tapi dilindungi Gorilla Glass Victus+ (jauh lebih tangguh dari Gorilla Glass 3)
  • Chipset MediaTek Helio G99 (6nm) dengan skor Antutu total 548.631 โ€” CPU 208.954, GPU 45.246, cukup solid di kelas entry-mid
  • SoC Antutu: 255.902 (CPU 212.507 + GPU 43.395) โ€” GPU Mali-G57 MC2 lebih baik dari Mali-G68 di A18 dalam beberapa skenario
  • Opsi RAM lebih fleksibel: 4 GB, 6 GB, hingga 8 GB โ€” bisa pilih sesuai kebutuhan multitasking
  • Storage mulai 128 GB, lebih lega dari A18 yang masih 64 GB di varian dasar
  • Harga pasar jelas: Rp 2.999.000 โ€” value for money terukur
  • Bobot lebih ringan 190 g dan lebih tipis 7.5 mm dibanding A18 (196 g, 7.7 mm)
  • Ada FM radio (market/region dependent), fitur yang masih dicari sebagian pengguna
โŒ Kekurangan
  • Software lebih lawas: Android 15 + One UI 7, meski tetap dapat 6 major Android upgrades
  • CPU Cortex-A76 2.2 GHz โ€” clock lebih rendah dari A18 (2.4 GHz), tapi efisiensi 6nm bisa jadi kompensasi
  • Kamera identik dengan A18: 50MP + 5MP + 2MP, video 1080p@30fps โ€” tidak ada peningkatan berarti
  • Tidak ada audio jack 3.5mm
  • Sensor tidak ada gyro โ€” bisa memengaruhi pengalaman gaming dan AR
  • Baterai 5000 mAh 25W โ€” sama saja, tidak ada lompatan
  • Tidak ada varian 5G โ€” murni 4G LTE, di 2026 ini mulai terasa tertinggal

Rekomendasi

Samsung Galaxy A17 4G

Meskipun Galaxy A18 4G menang di sisi software (Android 17 + One UI 9) dan clock CPU sedikit lebih tinggi, Galaxy A17 4G unggul secara keseluruhan sebagai paket yang lebih matang dan terukur. Pertama, perlindungan layar Gorilla Glass Victus+ di A17 jauh lebih superior dibanding Gorilla Glass 3 di A18 โ€” ini bukan sekadar angka, tapi ketahanan nyata terhadap goresan dan benturan. Kedua, fleksibilitas RAM hingga 8 GB dan storage dasar 128 GB membuat A17 jauh lebih siap menghadapi multitasking dan penyimpanan modern, sementara A18 terjebak di 4 GB/64 GB. Ketiga, harga pasar A17 sudah jelas di Rp 2.999.000, memberikan value for money yang terukur, sedangkan A18 belum memiliki harga pasar yang transparan. Keempat, benchmark Antutu A17 yang terdokumentasi (548.631 total) memberikan gambaran performa yang konkret, sementara A18 tidak memiliki data benchmark sama sekali โ€” dalam dunia yang berbasis data, ketidakpastian adalah kerugian. Terakhir, bobot lebih ringan (190 g vs 196 g) dan bodi lebih tipis (7.5 mm vs 7.7 mm) membuat A17 lebih nyaman digenggam. A18 hanya menang di software update dan sedikit clock CPU, tapi itu tidak cukup untuk menutupi keunggulan A17 di aspek build quality, fleksibilitas konfigurasi, dan transparansi harga.

Skor: 82/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Samsung
Samsung Galaxy A18 4G
Samsung
Samsung Galaxy A17 4G
Type
Super AMOLED, 90Hz
Super AMOLED, 90Hz
Diagonal
6.7 inches, 110.2 cm2 (~86.0% screen-to-body ratio)
6.7 inches, 110.2 cm2 (~86.0% screen-to-body ratio)
Protection
Corning Gorilla Glass 3
Corning Gorilla Glass Victus+, Mohs level 5
Resolution
1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~385 ppi density)
1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~385 ppi density)
Build
Glass front (Gorilla Glass 3), plastic back, plastic frame
Glass front (Gorilla Glass Victus+), plastic back, plastic frame
Colors
BlackBlueGray
BlackBlueGray
Weight
196 g (6.91 oz)
190 g (6.70 oz)
Dimensions
164.4 x 77.9 x 7.7 mm (6.47 x 3.07 x 0.30 in)
164.4 x 77.9 x 7.5 mm (6.47 x 3.07 x 0.30 in)