Dalam perbandingan performa, POCO X8 Pro benar-benar berada di liga yang berbeda. Dengan chipset Dimensity 8500 Elite, ia mencatatkan skor AnTuTu sebesar 2.285.536, sementara Infinix Note 50S dan Motorola Edge 60 Fusion yang mengusung Dimensity 7300 hanya mampu mencapai angka 600 ribuan. Implikasinya jelas: POCO siap melahap game berat dan multitasking intensif selama bertahun-tahun, sedangkan dua lainnya akan mulai terengah-engah dalam waktu singkat. Penggunaan UFS 4.1 pada POCO juga memastikan kecepatan baca-tulis data yang jauh lebih superior dibandingkan UFS 2.2 pada Motorola.
Sektor layar menjadi ajang pamer teknologi. POCO X8 Pro menggunakan panel AMOLED 12-bit dengan kecerahan hingga 3500 nits, namun Infinix Note 50S mencoba mencuri perhatian dengan refresh rate 144Hz. Meski demikian, Motorola Edge 60 Fusion hadir dengan panel pOLED yang mencapai 4500 nits, memberikan visibilitas luar biasa di bawah sinar matahari langsung. Dari sisi desain, Infinix adalah yang paling ramping (7.6mm) dan ringan (180g), namun POCO memenangkan kategori durabilitas berkat sertifikasi IP69 yang jarang ditemukan di kelas menengah.
Kapasitas baterai menjadi pembeda yang kontras. POCO X8 Pro memimpin dengan kapasitas masif 6500 mAh yang dipadukan dengan pengisian daya 100W, memberikan keseimbangan antara daya tahan dan kecepatan pengisian. Sebagai perbandingan, Motorola hanya menawarkan 5200 mAh dengan pengisian 68W. Meskipun Motorola unggul dalam penggunaan material kulit yang memberikan kesan mewah dan dukungan eSIM, ini tidak cukup untuk menutupi kelemahan teknisnya dalam hal manajemen daya dan performa komputasi.
Dalam departemen kamera, Motorola Edge 60 Fusion unggul dalam spesifikasi sensor dengan Sony LYT-700C berukuran 1/1.56 inci dan OIS, menjadikannya pilihan terbaik untuk fotografi serius. POCO X8 Pro juga menyertakan OIS pada sensor Sony IMX882 miliknya, namun Infinix Note 50S terlihat seperti 'anak bawang' di sini karena absennya OIS. Jika prioritas Anda adalah hasil foto yang stabil dan tajam, Motorola adalah pemenangnya, namun jika Anda mencari paket lengkap performa dan durabilitas, POCO X8 Pro adalah satu-satunya pilihan yang masuk akal di tahun 2026.
🏆 Pilihan Terbaik
2.3M
POCO X8 Pro
Rp 4.399.000
Launch price
⚡Antutu: 2.3M
💾8GB / 256GB
📷50 MP + 8 MP
Kelebihan dan Kekurangan
POCO X8 Pro
✅ Kelebihan
- Performa buas dengan Dimensity 8500 Elite (skor AnTuTu 2.2M)
- Layar AMOLED 12-bit dengan kecerahan puncak 3500 nits
- Baterai jumbo 6500 mAh dengan charging 100W
- Proteksi IP68/IP69 yang sangat tangguh
❌ Kekurangan
- Tidak ada slot microSD
- Tanpa jack audio 3.5mm
- UI HyperOS yang terkadang penuh bloatware
Infinix Note 50S
✅ Kelebihan
- Layar 144Hz yang sangat mulus
- Desain tipis (7.6mm) dan ringan (180g)
- Sertifikasi militer MIL-STD-810H
- Harga sangat kompetitif untuk layar curved
❌ Kekurangan
- Performa chipset Dimensity 7300 tertinggal jauh
- Penyimpanan masih UFS 4.0 dengan kapasitas terbatas (128GB)
- Kamera minim fitur OIS
Motorola Edge 60 Fusion
✅ Kelebihan
- Build quality premium dengan material kulit
- Kamera Sony LYT-700C dengan OIS
- Dukungan eSIM dan slot SD card independen
- Layar pOLED sangat terang (4500 nits)
❌ Kekurangan
- Chipset sama dengan Infinix, terasa underpowered di kelasnya
- Storage tipe UFS 2.2 yang lambat
- Kecepatan charging paling rendah (68W)
Rekomendasi
POCO X8 Pro
POCO X8 Pro tidak memiliki lawan sepadan dalam hal performa mentah. Skor AnTuTu 2,2 juta poin meninggalkan jauh Infinix dan Motorola yang hanya berkisar di angka 640k-685k. Kombinasi baterai 6500 mAh dan Dimensity 8500 Elite menjadikannya monster efisiensi dan tenaga, menjadikannya pilihan paling logis bagi pengguna yang menginginkan perangkat masa depan.
Skor: 92/100

