๐Ÿ“‘ Daftar Isi

Perbandingan POCO X8 Pro Max vs Xiaomi 17T menampilkan kedua smartphone dengan spesifikasi layar, kamera, dan baterai

POCO X8 Pro Max vs Xiaomi 17T: Duel Flagship Killer 2026

Terbit:
โฑ๏ธ10 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dari sisi Display & Design, POCO X8 Pro Max membawa layar AMOLED 6.83 inci beresolusi 1280 x 2772 px (QHD, 447 ppi) dengan refresh rate 120 Hz, touch sampling 480 Hz, peak brightness 3500 nits, HDR10+, Dolby Vision, dan PWM dimming 3840 Hz โ€” spesifikasi layar yang benar-benar kelas flagship. Xiaomi 17T menawarkan layar AMOLED 6.59 inci 1268 x 2756 px (~460 ppi) dengan Gorilla Glass 7i, 120Hz, 3840Hz PWM, Dolby Vision, dan HDR10+. Menariknya, Xiaomi 17T punya densitas piksel sedikit lebih tinggi (460 vs 447 ppi) dan proteksi Gorilla Glass 7i yang eksplisit, sementara POCO hanya menyebut 'scratch resistant'. Namun POCO unggul di ukuran layar (6.83 vs 6.59 inci) dan touch sampling 480 Hz yang lebih responsif untuk gaming. Soal bodi, POCO lebih berat (219g vs 200g) dan lebih besar, tapi menawarkan sertifikasi IP68 + IP69 serta klaim drop resistance kelas A (180 drops) โ€” Xiaomi 17T tidak menyebutkan rating IP resmi, yang merupakan kekurangan serius untuk ponsel 2026. Material POCO (aluminium + fiberglass) vs Xiaomi (Gorilla Glass 7i depan-belakang) โ€” Xiaomi terasa lebih premium, tapi POCO lebih tahan banting secara klaim resmi. Di ranah Performance, perbandingannya tidak seimbang. POCO X8 Pro Max ditenagai MediaTek Dimensity 9500s (3nm TSMC N3E) dengan CPU octa-core hingga 3.73 GHz dan GPU Mali G1 Ultra 1612 MHz. Skor Antutu totalnya 2.635.919 dengan rincian CPU 814.951, GPU 871.886, MEM 406.303, dan UX 542.779. Xiaomi 17T memakai Dimensity 8500 Ultra (4nm) dengan CPU 1x3.4 GHz Cortex-A725 + 3x3.2 GHz + 4x2.2 GHz dan GPU Mali-G720 MC8, menghasilkan Antutu total 2.047.329 (CPU 608.427, GPU 627.384, MEM 350.009, UX 461.509). Selisih total ~588.000 poin (22% lebih tinggi untuk POCO), dan di GPU selisihnya lebih ekstrem: 871.886 vs 627.384 (~39% lebih tinggi). Artinya untuk gaming berat seperti Genshin Impact atau Wuthering Waves di setting maksimal, POCO akan jauh lebih stabil dan tinggi frame rate-nya. RAM keduanya 12GB, tapi POCO punya storage 512GB UFS 4.1 (lebih cepat) sementara Xiaomi 17T 256GB (tipe tidak disebutkan, kemungkinan UFS 3.1/4.0). Baterai adalah domain POCO dengan kapasitas 8500 mAh Si-Carbon Li-Ion, fast charging 100W, reverse charging, dan runtime ~80 jam per charge serta klaim 1000 charge cycles. Xiaomi 17T hanya 6500 mAh Si/C Li-Ion dengan 67W wired (50W PPS, PD3.0) dan 22.5W reverse wired. Selisih 2000 mAh sangat signifikan โ€” POCO bisa bertahan hampir 1.5x lebih lama dalam pemakaian intens. Meski Xiaomi punya efisiensi chipset 4nm yang mungkin sedikit lebih baik, kapasitas 8500 mAh tetap tak terkalahkan. Untuk pengguna yang sering traveling atau gaming marathon, POCO adalah juara jelas. Kamera adalah satu-satunya area di mana Xiaomi 17T benar-benar menang telak. Xiaomi 17T membawa triple camera Leica: 50 MP wide (f/1.7, 1/1.55", OIS) + 50 MP periscope telephoto (f/3.0, 1/2.76", OIS, 5x optical zoom) + 12 MP ultrawide (f/2.2, 120ยฐ). Fitur videonya lengkap: 4K@30/60fps, 1080p@960fps slow motion, gyro-EIS, 10-bit Rec. 2020, HDR10+, dan Log profile. Selfie 32 MP dengan video 4K@30fps dan HDR10+. POCO X8 Pro Max hanya punya dual camera: 50 MP Sony LYT-600 (f/1.5, 1/1.95", OIS) + 8 MP ultrawide (f/2.2), tanpa telephoto. Selfie 20 MP tanpa detail sensor. Untuk fotografi serius, zoom, dan videografi profesional, Xiaomi 17T adalah pilihan yang jauh lebih baik. Tapi untuk pengguna kasual yang hanya butuh foto sehari-hari, kamera utama POCO sudah sangat memadai dengan sensor Sony LYT-600 dan OIS. Connectivity dan Software: POCO X8 Pro Max menang di konektivitas dengan Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, eSIM, Infrared, USB OTG, dan navigasi GNSS multi-band lengkap (GPS L1+L5, BeiDou B1/B2, Galileo E1+E5a, NavIC, QZSS L1+L5). Xiaomi 17T hanya Wi-Fi 6e (bukan 7), Bluetooth 6.0, NFC (region dependent), USB Type-C 2.0, tanpa Infrared. Xiaomi unggul di dukungan eSIM ganda (2 eSIM aktif sekaligus) yang lebih fleksibel untuk traveler. Software keduanya Android 16 + HyperOS 3, tapi POCO menjanjikan update 5 tahun OS + 5 tahun security โ€” Xiaomi tidak menyebutkan komitmen update secara eksplisit, yang biasanya berarti lebih pendek. Secara keseluruhan, POCO X8 Pro Max adalah pemenang untuk mayoritas pengguna yang menginginkan performa, baterai, dan durabilitas terbaik di harga kompetitif. Xiaomi 17T hanya unggul jika kamera adalah prioritas utama Anda.
๐Ÿ† Pilihan Terbaik
3.1M
POCO X8 Pro Max

POCO X8 Pro Max

โšกAntutu: 3.1M
๐Ÿ’พ12GB / 512GB
๐Ÿ“ท50 MP + 8 MP
Xiaomi 17T

Xiaomi 17T

๐Ÿ’พ[object Object] / 256GB
๐Ÿ“ท50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

POCO X8 Pro Max

โœ… Kelebihan
  • Layar AMOLED 6.83 inci QHD+ (1280 x 2772 px) dengan refresh rate 120 Hz, touch sampling 480 Hz, peak brightness 3500 nits, HDR10+, Dolby Vision, dan PWM dimming 3840 Hz โ€” salah satu layar paling nyaman di mata di kelasnya
  • Baterai raksasa 8500 mAh Si-Carbon Li-Ion dengan fast charging 100W โ€” daya tahan ~80 jam pemakaian normal, jelas mengalahkan hampir semua flagship 2026
  • Chipset MediaTek Dimensity 9500s (3nm TSMC N3E) dengan skor Antutu total 2.635.919 โ€” performa kelas atas, GPU Mali G1 Ultra 1612 MHz sangat kencang untuk gaming
  • RAM 12GB + storage 512GB UFS 4.1 โ€” kombinasi lega untuk multitasking berat dan penyimpanan game besar
  • Konektivitas paling lengkap: Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, eSIM, Infrared, USB OTG, dan dukungan navigasi GNSS multi-band (L1+L5, B1, E1+E5a, B2, NavIC)
  • Sertifikasi IP68 + IP69 dan klaim drop resistance kelas A (180 drops) โ€” durabilitas di atas rata-rata
  • Dukungan software 5 tahun OS + 5 tahun security update โ€” komitmen update jangka panjang yang serius
  • Harga peluncuran โ‚ฌ470 (~$540) โ€” value for money luar biasa untuk spesifikasi flagship-killer
โŒ Kekurangan
  • Bobot 219 gram dan dimensi 163 x 77.9 x 8.2 mm โ€” cukup berat dan besar, kurang nyaman untuk pemakaian satu tangan dalam waktu lama
  • Kamera utama hanya dual: 50 MP Sony LYT-600 (f/1.5, OIS) + 8 MP ultrawide (f/2.2) โ€” tidak ada telephoto, dan ultrawide 8 MP terasa ketinggalan zaman di 2026
  • Selfie camera 20 MP (f/2.2) tanpa detail sensor jelas โ€” kalah dari kompetitor yang sudah 32 MP
  • Tidak ada jack audio 3.5mm dan tidak ada radio FM โ€” minor tapi tetap minus untuk sebagian pengguna
  • Material fiberglass + aluminium alloy, bukan kaca premium โ€” terasa kurang mewah dibanding kompetitor
  • Software HyperOS 3.X masih sering dikritik karena bloatware dan iklan sistem di beberapa region

Xiaomi 17T

โœ… Kelebihan
  • Kamera triple dengan lensa Leica: 50 MP wide (f/1.7, OIS) + 50 MP periscope telephoto (f/3.0, OIS, 5x optical zoom) + 12 MP ultrawide (f/2.2, 120ยฐ) โ€” jauh lebih fleksibel dan serius untuk fotografi
  • Dukungan video lengkap: 4K@30/60fps, 1080p@960fps slow motion, gyro-EIS, 10-bit Rec. 2020, HDR10+, dan Log profile โ€” fitur videografi kelas profesional
  • Selfie camera 32 MP (f/2.2) dengan video 4K@30fps dan HDR10+ โ€” jelas lebih unggul dari POCO
  • Layar AMOLED 6.59 inci 1268 x 2756 px (~460 ppi) dengan Gorilla Glass 7i, 120Hz, 3840Hz PWM, Dolby Vision, HDR10+, peak 3500 nits โ€” densitas piksel lebih tinggi dan proteksi layar lebih baik
  • Bobot 200 gram dan dimensi 157.6 x 75.2 x 8.2 mm โ€” lebih ringan dan kompak, lebih nyaman digenggam
  • Dukungan eSIM ganda (Nano-SIM + Nano-SIM + eSIM + eSIM) โ€” fleksibilitas jaringan lebih baik untuk traveler
  • Baterai 6500 mAh Si/C dengan 67W wired + 22.5W reverse wired โ€” kapasitas besar dengan pengisian yang memadai
  • Bodi dengan Gorilla Glass 7i di depan dan belakang โ€” terasa lebih premium dari POCO
โŒ Kekurangan
  • Chipset MediaTek Dimensity 8500 Ultra (4nm) dengan Antutu total 2.047.329 โ€” kalah jauh dari POCO X8 Pro Max (2.635.919), selisih ~588.000 poin atau ~22% lebih lambat
  • GPU Mali-G720 MC8 dengan skor GPU 627.384 โ€” hanya ~72% dari skor GPU POCO (871.886), kurang ideal untuk gaming berat di setting maksimal
  • RAM hanya 12GB (tidak ada opsi lebih tinggi) dan storage maksimal 512GB tanpa slot SD
  • Fast charging hanya 67W โ€” kalah dari 100W POCO, meski baterai lebih kecil
  • USB Type-C 2.0 โ€” transfer data lebih lambat dibanding standar 3.x yang mulai umum di 2026
  • Tidak ada Infrared, tidak ada jack audio, tidak ada radio FM
  • Tidak ada rating IP resmi yang disebutkan โ€” kemungkinan hanya splash resistant, kalah dari IP68/IP69 POCO
  • Harga peluncuran tidak disebutkan, tapi mengingat positioning Xiaomi 17T dengan Leica, kemungkinan lebih mahal dari POCO X8 Pro Max

Rekomendasi

POCO X8 Pro Max

Untuk mayoritas pengguna di September 2026, POCO X8 Pro Max menang telak dalam value for money. Dengan harga โ‚ฌ470 (~$540), Anda mendapatkan chipset Dimensity 9500s 3nm yang skor Antutu-nya 2.635.919 (22% lebih tinggi dari Xiaomi 17T), baterai 8500 mAh yang tahan ~80 jam, layar QHD+ 6.83 inci dengan Dolby Vision, Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, IP68/IP69, dan update software 5 tahun. Xiaomi 17T memang unggul di kamera (Leica triple dengan periscope 5x) dan lebih ringan/kompak, tapi performa chipset-nya kalah jauh dan harganya kemungkinan lebih mahal. Kecuali Anda seorang fotografer mobile serius yang butuh zoom optik dan Log video, POCO X8 Pro Max adalah pilihan yang lebih rasional secara keseluruhan.

Skor: 87/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
POCO
POCO X8 Pro Max
Xiaomi
Xiaomi 17T
Type
AMOLED
AMOLED, 68B colors, 120Hz, 3840Hz PWM, Dolby Vision, HDR10+, 3500 nits (peak)
Density
447 ppi, Very high density
โ€”
Diagonal
6.83",
6.59 inches, 106.4 cm2 (~89.8% screen-to-body ratio)
Resolution
1280 x 2772 px, QHD
1268 x 2756 pixels, 19.5:9 ratio (~460 ppi density)
Aspect Ratio
19.5:9
โ€”
Size
77.9 mm x 163.0 mm x 8.2 mm
โ€”
Colors
BlackGreenWhite
BlackBlueVioletWhite
Weight
219 g
200 g (7.05 oz)
Materials
Aluminium alloy, Fiberglass
โ€”
Repairability
Class A B C D E
โ€”
Usable surface
90 %
โ€”
Drop resistance
Class A B C D E, 180 drops without defects
โ€”
Resistance certificates
IP68, IP69
โ€”
Protection
โ€”
Corning Gorilla Glass 7i, Mohs level 5
Build
โ€”
Glass front (Gorilla Glass 7i), plastic frame, glass-fiber reinforced plastic back (Gorilla Glass 7i)
Dimensions
โ€”
157.6 x 75.2 x 8.2 mm (6.20 x 2.96 x 0.32 in)
Others
Hole-punch Notch, TรœV Rheinland Flicker-free Certified, 3840 Hz PWM, Refresh rate 120 Hz, Touch sampling rate 480 Hz, Peak brightness - 3500 cd/mยฒ, 8000000:1 contrast ratio, TรœV Rheinland Eye Comfort Certification, HDR10+, Dolby Vision, Scratch resistant, Multi-touch, Frameless, SGS Certified, TรœV Low Blue Light, DCI-P3, 12 Bits panel (10-bit +2-bit FRC), Capacitive
โ€”