Kelebihan dan Kekurangan
POCO X8 Pro Max
- Performa luar biasa bertenaga dengan MediaTek Dimensity 9500s (skor Antutu v11 menembus 3 juta+)
- Kapasitas penyimpanan ekstra lega 512GB dengan teknologi UFS 4.1 yang sangat cepat
- Kapasitas baterai raksasa 8500 mAh dengan pengisian daya super cepat 100W
- Konektivitas masa depan yang sangat lengkap (WiFi 7, Bluetooth 6.0, eSIM, dan NFC)
- Build quality premium menggunakan frame Aluminium alloy dan fiberglass dengan rating IP68/IP69 serta ketahanan jatuh Kelas A
- Sektor kamera ultrawide hanya 8 MP, terasa jomplang dibanding kamera utama 50 MP Sony LYT-600
- Bobot cukup berat di angka 219 gram, berpotensi membuat pergelangan tangan cepat lelah
- Port USB masih menggunakan standar USB 2.0 yang lambat untuk transfer data kabel di tahun 2026
vivo iQOO Z11 5G
- Baterai monster berkapasitas 9020 mAh, jaminan masa pakai hingga 3 hari
- Layar AMOLED BOE Q10+ dengan tingkat kecerahan puncak ekstrem hingga 5000 nits
- Kamera depan beresolusi tinggi 32 MP untuk hasil selfie yang lebih tajam
- Mendukung fitur Bypass Charging dan Reverse Charging 22.5W yang sangat fungsional untuk gaming
- Sertifikasi ketahanan air dan debu IP68/IP69
- TIDAK memiliki fitur NFC, sebuah keputusan fatal dan tidak masuk akal untuk ponsel kelas menengah di tahun 2026
- Masih menggunakan teknologi memori jadul LPDDR4X RAM dan UFS 3.1
- Chipset Snapdragon 7s Gen4 memiliki performa yang jauh tertinggal dibandingkan kompetitornya
- Kamera sekunder hanya berupa lensa depth 2 MP yang tidak fungsional (hanya kosmetik)
- Material bodi utama masih didominasi oleh bahan plastik
Rekomendasi
Di tahun 2026, merilis ponsel kelas menengah tanpa NFC seperti yang dilakukan vivo pada iQOO Z11 adalah sebuah lelucon teknologi yang sulit dimaafkan, kecuali Anda berniat hidup terisolasi dari peradaban modern. POCO X8 Pro Max mutlak memenangkan duel ini karena menawarkan paket lengkap tanpa kompromi konyol. Performa Dimensity 9500s miliknya hampir 3,5 kali lebih kencang dibandingkan Snapdragon 7s Gen4 pada iQOO (Antutu 3 juta vs 875 ribu). Selain itu, POCO memberikan standar memori modern (UFS 4.1 vs UFS 3.1), konektivitas masa depan (WiFi 7, Bluetooth 6.0, eSIM), serta build quality berbahan aluminium-fiberglass yang jauh lebih kokoh dibanding bodi plastik iQOO. Meskipun iQOO unggul tipis pada kapasitas baterai (9020 mAh vs 8500 mAh) dan kecerahan layar, pengorbanan fitur krusial pada iQOO terlalu besar untuk diabaikan.



