Membandingkan kedua monster ini menunjukkan inkonsistensi taktik POCO yang cukup menggelitik. Di sektor Display & Design, POCO F7 Ultra memimpin dalam hal ketajaman visual berkat layar 6.67 inci AMOLED TCL M9 beresolusi WQHD+ (1440 x 3200 px, 526 ppi). Namun, POCO F8 Pro yang lebih murah justru menawarkan layar 6.59 inci FHD+ (1156 x 2510 px, 419 ppi) dengan kecerahan puncak yang lebih tinggi mencapai 3500 nits dibanding 3200 nits milik Ultra. Dari segi ergonomi, F8 Pro jauh lebih bersahabat dengan ketebalan hanya 8.0 mm dan bobot 199 gram, sementara F7 Ultra terasa seperti batu bata premium dengan ketebalan 8.4 mm dan bobot 212 gram. Menariknya, F8 Pro dilengkapi sertifikasi IP69 yang tahan semprotan air panas bertekanan tinggi, melompati IP68 milik F7 Ultra.
Beralih ke sektor Performa dan Software, kedua perangkat ini ditenagai oleh chipset 3nm terbaik di kelasnya, Qualcomm Snapdragon 8 Elite dengan GPU Adreno 830. Di atas kertas, F7 Ultra lebih unggul dengan RAM 16GB LPDDR5X dibanding 12GB milik F8 Pro. Namun, dalam pengujian nyata, F8 Pro mencatatkan skor AnTuTu v10 yang sedikit lebih tinggi yaitu 2.920.000 poin, berbanding 2.843.461 milik F7 Ultra. Ini mengindikasikan manajemen termal dan optimasi software yang lebih matang pada F8 Pro yang dirilis belakangan (November 2025 vs Maret 2025). Untuk urusan software, keduanya menjalankan Android 16 berselimut HyperOS 3.X, tetapi F7 Ultra dimanjakan dengan komitmen update selama 6 tahun, unggul satu tahun dari F8 Pro.
Sektor kamera adalah tempat di mana POCO melakukan 'sunat massal' pada F8 Pro demi menekan harga. POCO F7 Ultra dibekali konfigurasi kamera yang sangat kompeten: sensor utama Omnivision OV50E 50 Mpx (f/1.6), ultra-wide Samsung 32 Mpx, dan telephoto-macro Samsung 50 Mpx. Sebaliknya, F8 Pro mengusung sensor utama Omnivision OV50 Light Fusion 800 (f/1.88) dan telephoto 50 Mpx yang bagus, tetapi didampingi oleh kamera ultra-wide 8 Mpx murahan yang kualitasnya akan membuat Anda menangis di kondisi low-light. Kamera selfie F7 Ultra (32 Mpx) juga jauh lebih tajam dalam menangkap detail pori-pori wajah Anda dibandingkan sensor 20 Mpx milik F8 Pro.
Untuk urusan daya, POCO F8 Pro adalah rajanya tanpa debat. Ponsel ini berhasil menjejalkan baterai Si-Carbon raksasa berkapasitas 6210 mAh ke dalam bodi tipisnya, yang dengan mudah mengalahkan baterai 5300 mAh milik F7 Ultra. Meskipun F7 Ultra memiliki pengisian daya 120W yang sedikit lebih cepat dari 100W milik F8 Pro, serta memiliki kemewahan berupa wireless charging, daya tahan baterai F8 Pro yang luar biasa akan membuat Anda jarang mencari colokan listrik.
Terakhir, di departemen Konektivitas, ada satu lelucon industri yang konsisten dipertahankan: kedua ponsel berkinerja tinggi ini masih menggunakan protokol USB 2.0 kuno pada port Type-C mereka. Memindahkan file video 4K hasil rekaman Anda ke PC akan membutuhkan kesabaran setingkat biksu. F7 Ultra sedikit lebih unggul dengan teknologi Bluetooth 6.0 terbaru dibanding Bluetooth 5.4 pada F8 Pro, namun F8 Pro menebusnya dengan menyediakan slot eSIM dan Infrared blaster yang sangat berguna untuk mengontrol AC tetangga Anda.
Kelebihan dan Kekurangan
POCO F7 Ultra
✅ Kelebihan
- Layar TCL M9 WQHD+ (1440 x 3200 px) dengan densitas sangat tajam 526 ppi
- Kombinasi kamera belakang jauh lebih seimbang dengan ultra-wide 32 Mpx dan telephoto-macro 50 Mpx
- Mendukung pengisian daya nirkabel (wireless charging) dan reverse wireless charging
- RAM raksasa 16GB LPDDR5X untuk multitasking tanpa batas
- Dukungan pembaruan OS dan keamanan yang lebih panjang hingga 6 tahun
- Konektivitas masa depan dengan Bluetooth 6.0
❌ Kekurangan
- Bobot cukup berat di genggaman (212 gram) dan bodi agak tebal (8.4 mm)
- Kapasitas baterai (5300 mAh) jauh lebih kecil dibanding adiknya, F8 Pro
- Masih menggunakan port dengan kecepatan USB 2.0 di kelas Ultra
- Harga peluncuran lebih mahal (€749.99)
POCO F8 Pro
✅ Kelebihan
- Kapasitas baterai monster 6210 mAh dalam bodi yang lebih tipis (8.0 mm) dan ringan (199 g)
- Sertifikasi ketahanan ekstrem IP68 dan IP69 (tahan semprotan air jet suhu tinggi)
- Kecerahan puncak layar luar biasa hingga 3500 nits
- Skor performa AnTuTu v10 sedikit lebih tinggi (2.920.000) berkat optimasi termal yang matang
- Harga jauh lebih ramah kantong (€550.00) dengan value-for-money sangat tinggi
- Dilengkapi fitur eSIM dan Infrared blaster yang absen di versi Ultra
❌ Kekurangan
- Kamera ultra-wide 8 Mpx yang sangat menyedihkan untuk standar ponsel 'Pro' tahun 2026
- Resolusi layar dipangkas menjadi FHD+ (1156 x 2510 px) dengan densitas 419 ppi
- Tidak ada dukungan wireless charging sama sekali
- Dukungan update OS lebih pendek 1 tahun (hanya 5 tahun) dibanding F7 Ultra
- Kecepatan transfer data kabel masih terjebak di zaman purba USB 2.0
Rekomendasi
POCO F8 Pro
Meskipun POCO F7 Ultra memenangkan sektor layar dan kelengkapan kamera, POCO F8 Pro adalah pemenang mutlak untuk mayoritas pengguna yang mencari esensi utama POCO: performa brutal dengan efisiensi biaya maksimal. Dengan selisih harga mencapai €200 lebih murah, F8 Pro menawarkan baterai raksasa 6210 mAh yang bertahan jauh lebih lama, bodi yang lebih tipis dan ringan, serta sertifikasi IP69 yang siap diajak mandi air panas. Kehilangan wireless charging dan dipangkasnya kamera ultra-wide menjadi 8 Mpx memang menyakitkan, namun performa Snapdragon 8 Elite yang dioptimalkan dengan skor AnTuTu lebih tinggi membuat F8 Pro menjadi 'flagship killer' yang sesungguhnya di pertengahan tahun 2026.
Skor: 88/100



