๐Ÿ“‘ Daftar Isi

Perbandingan Infinix Smart 20 vs Samsung Galaxy A07 tampak depan dan belakang

Infinix Smart 20 vs Samsung Galaxy A07: Duel HP 2 Jutaan 2026

Terbit:
โฑ๏ธ11 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Display & Design: Kedua ponsel ini bermain di teritori yang sama โ€” layar LCD 120Hz dengan resolusi HD+ (720p). Infinix Smart 20 menawarkan layar 6.78 inci (720 x 1576, 259 ppi, 700 nits HBM), sementara Samsung Galaxy A07 hadir dengan 6.7 inci (720 x 1600, 262 ppi, 800 nits HBM). Perbedaan ukuran hanya 0.08 inci dan densitas piksel hanya 3 ppi โ€” secara praktis tidak terasa. Tapi Samsung unggul 100 nits dalam kecerahan HBM, yang berarti lebih nyaman di bawah sinar matahari langsung. Dari sisi dimensi, Infinix lebih ramping (7.7mm vs 8.2mm) dan lebih lebar sedikit (78.8mm vs 77.4mm), sementara Samsung lebih berat (199g vs tidak tercantum, tapi kemungkinan Infinix lebih ringan karena baterai lebih kecil). Keduanya menggunakan plastik sepenuhnya โ€” tidak ada kejutan di kelas ini. Infinix menang tipis dalam desain ramping, tapi Samsung menang dalam kecerahan layar. Secara keseluruhan, display & design hampir imbang, dengan keunggulan tipis untuk Samsung berkat kecerahan lebih tinggi. Performance: Ini adalah perbedaan paling mencolok. Samsung Galaxy A07 ditenagai MediaTek Dimensity 6300 (6nm) dengan CPU octa-core (2x2.4 GHz Cortex-A76 + 6x2.0 GHz Cortex-A55) dan GPU Mali-G57 MC2. Infinix Smart 20 menggunakan MediaTek Helio G81 Ultimate (12nm) dengan CPU octa-core (2x2.0 GHz Cortex-A75 + 6x1.7 GHz Cortex-A55) dan GPU Mali-G52 MC2. Perbedaan fabrikasi 6nm vs 12nm adalah jurang generasi โ€” Dimensity 6300 jauh lebih efisien dan powerful. Skor Antutu SoC Dimensity 6300 mencapai 264.289 (CPU 218.143 + GPU 46.146), sementara Helio G81 Ultimate tidak memiliki data benchmark di sini, tapi berdasarkan database publik biasanya berada di kisaran 150.000-180.000 untuk SoC total. Skor Antutu device Samsung Galaxy A07 mencapai 533.135 (CPU 221.188, GPU 43.825, MEM 118.387, UX 149.735) โ€” angka yang solid untuk entry-level. Dalam gaming, Dimensity 6300 dengan Mali-G57 MC2 akan jauh lebih lancar untuk game seperti PUBG Mobile dan Mobile Legends pada setting medium, sementara Helio G81 Ultimate akan struggle bahkan di setting rendah. RAM juga menjadi pembeda: Infinix hanya 4 GB (tidak ada opsi lain), Samsung tersedia hingga 6 GB. Untuk multitasking dan penggunaan jangka panjang, Samsung jelas lebih unggul. Kamera: Samsung Galaxy A07 menang telak. Kamera utama 50 MP f/1.8 dengan PDAF vs 8 MP f/2.0 dengan AF. Resolusi 6x lebih tinggi berarti detail foto jauh lebih kaya, terutama saat crop atau zoom. PDAF (Phase Detection Autofocus) di Samsung juga lebih cepat dan akurat dibanding AF biasa di Infinix. Untuk video, Infinix menawarkan 1440p@30fps (2K) sementara Samsung hanya 1080p@30/60fps โ€” secara teori Infinix unggul di resolusi video, tapi dengan sensor 8 MP, video 1440p akan terlihat soft dan penuh noise. Samsung dengan sensor 50 MP dan video 1080p@60fps akan menghasilkan footage yang jauh lebih tajam dan stabil. Kamera selfie keduanya 8 MP f/2.0 โ€” imbang, tapi Samsung memiliki keunggulan pemrosesan gambar One UI yang biasanya lebih natural. Tidak ada data DxOMark untuk kedua perangkat, tapi secara spesifikasi, Samsung jelas lebih unggul. Fitur tambahan: Infinix punya dual-LED flash dan panorama, Samsung hanya LED flash โ€” tapi ini tidak menutupi gap resolusi yang besar. Baterai & Connectivity: Samsung Galaxy A07 unggul di baterai dengan 6000 mAh Li-Ion vs 5200 mAh di Infinix. Selisih 800 mAh berarti sekitar 1-2 jam tambahan screen-on time. Fast charging juga lebih cepat: 25W vs 15W. Infinix punya reverse wired charging 5W โ€” fitur niche yang jarang dipakai. Dalam konektivitas, Samsung menang besar: dukungan 5G (Sub-6 GHz) vs Infinix yang hanya 4G. Bluetooth 5.3 vs versi tidak spesifik di Infinix. Navigasi Samsung lengkap (GPS, GALILEO, GLONASS, BDS, QZSS) vs Infinix hanya GPS. Tapi Infinix unggul di NFC โ€” Samsung Galaxy A07 tidak memiliki NFC sama sekali. Ini bisa jadi dealbreaker bagi yang butuh pembayaran digital. Infinix juga punya FM radio dan jack audio 3.5mm (Samsung juga kemungkinan punya, tapi tidak tercantum). Slot microSD: Infinix dedicated, Samsung shared dengan SIM kedua. Secara keseluruhan, Samsung unggul di baterai dan konektivitas modern, Infinix unggul di NFC dan slot dedicated. Software: Samsung Galaxy A07 menjalankan Android 16 dengan One UI 8 dan jaminan hingga 6 major Android upgrades. Ini adalah nilai jual yang sangat besar โ€” ponsel ini akan tetap mendapat update keamanan dan fitur hingga sekitar tahun 2032. Infinix Smart 20 menjalankan Android 16 dengan XOS 16, tapi tidak ada informasi berapa lama update akan diberikan. Berdasarkan track record Infinix, biasanya hanya 1-2 major update. One UI juga jauh lebih matang, bersih, dan kaya fitur dibanding XOS yang cenderung bloatware dan iklan. Untuk pengguna yang ingin perangkat tahan lama, Samsung adalah pilihan yang jauh lebih aman. Fitur software seperti Samsung Knox, Secure Folder, dan ekosistem Galaxy juga menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki Infinix. Kesimpulan: Samsung Galaxy A07 adalah pemenang yang jelas dalam perbandingan ini. Dengan selisih harga hanya Rp200.000, Anda mendapatkan chipset 2 generasi lebih baru (6nm vs 12nm), kamera 6x lebih tinggi resolusi (50 MP vs 8 MP), baterai lebih besar (6000 vs 5200 mAh), fast charging lebih cepat (25W vs 15W), dukungan 5G, Bluetooth 5.3, navigasi lengkap, dan jaminan update software hingga 6 tahun. Infinix Smart 20 hanya unggul di NFC, harga lebih murah, desain lebih ramping, dan reverse charging โ€” tapi keunggulan-keunggulan ini tidak cukup untuk menutupi gap spesifikasi yang sangat lebar. Satu-satunya alasan memilih Infinix adalah jika Anda benar-benar butuh NFC dan budget sangat ketat. Di luar itu, Samsung Galaxy A07 adalah pilihan yang jauh lebih rasional dan future-proof.
Infinix Smart 20

Infinix Smart 20

Rp 1.999.000
Harga pasar
๐Ÿ’พ[object Object] / 64GB
๐Ÿ“ท8 MP
๐Ÿ† Pilihan Terbaik
Samsung Galaxy A07

Samsung Galaxy A07

Rp 2.199.000
Harga pasar
๐Ÿ’พ[object Object] / 64GB
๐Ÿ“ท50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Infinix Smart 20

โœ… Kelebihan
  • Layar 6.78 inci dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan 700 nits (HBM) โ€” di kelas harga 2 jutaan, ini termasuk spesifikasi layar yang sangat layak
  • Desain ramping 7.7mm dan bobot tergolong ringan (tidak tercantum, tapi dimensi 167.7 x 78.8 x 7.7 mm menunjukkan profil tipis)
  • Dukungan NFC โ€” fitur yang sering dihilangkan di HP entry-level, sangat berguna untuk pembayaran digital dan akses kartu
  • Memiliki jack audio 3.5mm dan FM radio โ€” kombinasi langka yang masih dicari sebagian pengguna
  • Harga lebih murah Rp200.000 dibanding kompetitor (Rp1.999.000 vs Rp2.199.000)
  • Dual SIM + slot microSD dedicated โ€” tidak mengorbankan slot SIM kedua saat menambah penyimpanan
  • Dukungan reverse wired charging 5W โ€” bisa jadi power bank darurat untuk perangkat lain
โŒ Kekurangan
  • Chipset Mediatek Helio G81 Ultimate (12nm) โ€” proses fabrikasi lawas, efisiensi daya dan performa jauh di bawah kompetitor
  • Kamera utama hanya 8 MP โ€” resolusi sangat rendah untuk standar 2026, detail foto akan terbatas terutama saat zoom/crop
  • Kamera selfie 8 MP โ€” sama-sama minim, video call dan selfie kurang tajam
  • RAM hanya 4 GB tanpa opsi lebih tinggi โ€” multitasking berat akan terasa sesak
  • Tidak ada dukungan 5G โ€” konektivitas masa depan terbatas
  • Resolusi layar 720 x 1576 (259 ppi) โ€” konten teks terlihat kurang tajam dibanding kompetitor
  • Baterai 5200 mAh dengan charging hanya 15W โ€” kombinasi kapasitas standar dan pengisian lambat
  • Tidak ada informasi berat perangkat (kemungkinan bukan keunggulan)
  • Tidak ada data benchmark Antutu โ€” sulit menilai performa secara objektif, tapi chipset 12nm sudah memberi gambaran
  • Bodi plastik sepenuhnya (frame + back) โ€” wajar di kelas ini, tapi tidak ada perlindungan IP rating

Samsung Galaxy A07

โœ… Kelebihan
  • Chipset Mediatek Dimensity 6300 (6nm) โ€” jauh lebih modern dan efisien dibanding Helio G81 Ultimate, dengan skor Antutu SoC ~264.289 (CPU 218.143 + GPU 46.146)
  • Skor Antutu device total 533.135 โ€” performa keseluruhan yang solid untuk kelas entry-level, dengan UX score 149.735 dan MEM score 118.387
  • Kamera utama 50 MP dengan PDAF โ€” resolusi 6x lebih tinggi dari kompetitor, detail foto jauh lebih kaya
  • Baterai 6000 mAh dengan fast charging 25W โ€” kapasitas besar dan pengisian lebih cepat
  • Dukungan 5G lengkap (Sub-6 GHz) โ€” future-proof untuk jaringan masa depan
  • Bluetooth 5.3 dengan A2DP dan LE โ€” versi terbaru, lebih efisien dan stabil
  • Navigasi lengkap: GPS, GALILEO, GLONASS, BDS, QZSS โ€” akurasi lokasi lebih baik
  • Software: Android 16 + One UI 8 dengan jaminan hingga 6 major Android upgrades โ€” support software terpanjang di kelasnya
  • Layar 6.7 inci PLS LCD 120Hz dengan 800 nits (HBM) โ€” lebih terang dari kompetitor
  • Tersedia opsi RAM 6 GB / 128 GB โ€” lebih lega untuk multitasking
  • Sensor gyro hadir โ€” jarang di kelas ini, berguna untuk gaming dan AR
  • Wi-Fi Direct โ€” fitur tambahan untuk transfer file langsung
โŒ Kekurangan
  • Tidak ada NFC โ€” kerugian besar untuk pembayaran digital dan akses kartu
  • Harga lebih mahal Rp200.000 (Rp2.199.000) โ€” tapi sebanding dengan spesifikasi yang jauh lebih baik
  • Bobot 199 gram โ€” tergolong berat untuk ukuran 6.7 inci
  • Slot microSD shared dengan SIM kedua โ€” mengorbankan dual SIM saat menambah storage
  • Tidak ada jack audio 3.5mm? (Tidak tercantum di specs โ€” perlu verifikasi, tapi umumnya Samsung A07 masih ada)
  • Tidak ada informasi DxOMark โ€” kualitas kamera tidak terverifikasi secara independen
  • Tidak ada reverse charging โ€” fitur yang dimiliki kompetitor
  • Resolusi layar masih 720 x 1600 (262 ppi) โ€” sama-sama HD+, teks kurang tajam
  • Bodi plastik sepenuhnya โ€” wajar di kelas ini, tanpa IP rating

Rekomendasi

Samsung Galaxy A07

Samsung Galaxy A07 menang telak di hampir semua parameter penting. Chipset Dimensity 6300 (6nm) vs Helio G81 Ultimate (12nm) adalah perbedaan generasi โ€” skor Antutu SoC 264.289 vs tidak ada data (tapi G81 Ultimate biasanya di kisaran 150-180 ribu). Kamera 50 MP vs 8 MP bukan perbandingan yang adil; A07 menang 6x lipat dalam resolusi. Baterai 6000 mAh + 25W vs 5200 mAh + 15W juga jelas lebih unggul. Dukungan software 6 tahun One UI 8 adalah nilai jual masif yang tidak dimiliki Infinix. Satu-satunya keunggulan Infinix adalah NFC dan harga lebih murah Rp200.000 โ€” tapi Rp200.000 ekstra untuk chipset 2 generasi lebih baru, kamera 6x lebih baik, baterai lebih besar, 5G, dan update 6 tahun adalah investasi yang sangat masuk akal. Kecuali Anda benar-benar butuh NFC dan budget sangat ketat, A07 adalah pilihan yang jauh lebih bijak.

Skor: 82/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Infinix
Infinix Smart 20
Samsung
Samsung Galaxy A07
Type
IPS LCD, 120Hz, 700 nits (HBM)
PLS LCD, 120Hz, 650 nits (typ), 800 nits (HBM)
Diagonal
6.78 inches, 109.5 cm2 (~82.9% screen-to-body ratio)
6.7 inches, 108.4 cm2 (~83.6% screen-to-body ratio)
Resolution
720 x 1576 pixels, 19.5:9 ratio (~259 ppi density)
720 x 1600 pixels, 20:9 ratio (~262 ppi density)
Build
Glass front, plastic back, plastic frame
Glass front, plastic back, plastic frame
Colors
BlackBlueOrangeTitanium
BlackViolet
Weight
-
199 g (7.02 oz)
Dimensions
167.7 x 78.8 x 7.7 mm (6.60 x 3.10 x 0.30 in)
167.4 x 77.4 x 8.2 mm (6.59 x 3.05 x 0.32 in)