Kelebihan dan Kekurangan
Infinix Note 60 Pro
- Layar AMOLED 6.78 inci 144Hz dengan peak brightness 4500 nits dan PWM 2304Hz β kombinasi langka di kelas menengah, sangat nyaman untuk gaming dan outdoor
- Chipset Snapdragon 7s Gen 4 (4nm) dengan skor AnTuTu ~996.010 β jauh mengalahkan rival di segmen yang sama
- Kamera utama 50MP OIS + ultrawide 8MP, mendukung video 4K@30fps (belakang & depan) β fitur yang biasanya hanya ada di flagship
- Baterai 6500 mAh dengan fast charging 90W (100% hanya 41 menit) plus wireless charging 30W dan reverse wireless β paket lengkap yang jarang ditemui
- Build premium: frame aluminium + back aluminium + Gorilla Glass 7i, plus sensor heart rate & SpO2
- Stereo speaker, NFC, eSIM, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4 β konektivitas modern lengkap
- Bobot 201.7 gram terasa berat untuk penggunaan satu tangan dalam waktu lama
- USB Type-C 2.0 β transfer data lambat, tidak ada DisplayPort/HDMI out
- Tidak ada slot microSD, jadi varian 128GB terasa sempit untuk pengguna berat
- Harga dan ketersediaan pasar Indonesia belum jelas (effectivePrice & hargaPasar null)
- Dukungan update 'hanya' 3 major Android upgrades β kompetitor seperti Samsung menawarkan lebih lama
- XOS 16 masih terkenal dengan bloatware dan iklan sistem, meski sudah membaik
realme 16
- Baterai jumbo 7000 mAh Si/C β kapasitas terbesar di kelasnya, daya tahan bisa 2 hari pemakaian normal
- Bobot hanya 183 gram meski baterai 7000 mAh β engineering yang mengesankan
- Selfie camera 50MP f/2.4 β jauh lebih tinggi resolusi dibanding rival di harga sama
- Harga rilis lebih awal (Januari 2025) dan ketersediaan pasar lebih stabil
- Dukungan microSDXC (shared slot) β fleksibilitas storage
- Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.3 dengan aptX HD & LHDC β codec audio berkualitas
- Layar AMOLED 120Hz dengan peak 4500 nits dan PWM 2160Hz β nyaman di mata
- Chipset MediaTek Dimensity 6400 Turbo (6nm) β performa jauh di bawah Snapdragon 7s Gen 4, skor AnTuTu tidak tersedia tapi diprediksi ~450.000-500.000
- GPU Mali-G57 MC2 β gaming berat seperti Genshin Impact harus setting medium-low
- Kamera utama 50MP TANPA OIS dan hanya 1080p@30fps untuk video β tidak ada 4K sama sekali
- Build plastik (frame + back) dengan proteksi AGC DT-Star D+ β terasa murah dibanding rival
- Tidak ada wireless charging, tidak ada reverse wireless
- USB Type-C 2.0, tidak ada FM Radio yang jelas, NFC bergantung region
- Realme UI 7.0 masih membawa bloatware dan iklan sistem
Rekomendasi
Dalam perbandingan head-to-head, Infinix Note 60 Pro menang telak di hampir semua parameter krusial. Chipset Snapdragon 7s Gen 4 (4nm) dengan skor AnTuTu ~996.010 memberikan performa hampir 2x lipat dibanding Dimensity 6400 Turbo di realme 16. Layar 144Hz dengan PWM 2304Hz lebih nyaman untuk mata, kamera utama sudah dilengkapi OIS dan mampu rekam 4K@30fps (realme 16 mentok di 1080p@30fps β memalukan untuk 2026). Meski baterai realme 16 lebih besar (7000 mAh vs 6500 mAh), Infinix menang di charging 90W + wireless 30W yang tidak dimiliki realme. Build aluminium vs plastik juga bukan debat yang seimbang. Satu-satunya keunggulan realme 16 adalah bobot lebih ringan (183g vs 201.7g) dan selfie 50MP. Tapi untuk pengguna yang mencari HP all-round dengan performa, kamera, dan fitur lengkap, Infinix Note 60 Pro adalah pilihan yang jauh lebih rasional β asalkan harganya masuk akal saat masuk pasar Indonesia.



